Kerugian Kebakaran Los Angeles Capai USD 164 Miliar

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 07 Februari 2025
Kerugian Kebakaran Los Angeles Capai USD 164 Miliar

Kebakaran Los Angeles. (Foto: Instagram @mradrianrodriguez)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - KERUGIAN properti dan modal akibat dua kebakaran hutan dan lahan di Los Angeles County disebut mencapai USD 164 miliar.

Laporan yang dipublikasikan pada Selasa (4/2) oleh Universitas California Los Angeles (UCLA) itu menunjukkan total kerugian properti dan modal yang disebabkan kebakaran Palisades dan Eaton berkisar USD 95 miliar hingga USD 164 miliar. Dari total itu, kerugian yang diasuransikan diperkirakan mencapai USD 75 miliar.

Laporan itu ditulis ekonom Anderson Forecast UCLA Zhiyun Li dan William Yu. Laporan tersebut memprediksi kerugian sebesar 0,48 persen dalam produk domestik bruto (PDB) tingkat county untuk 2025, yang jumlahnya tercatat sekitar USD 4,6 miliar, dan total kerugian upah sebesar USD 297 juta bagi bisnis dan karyawan lokal di area-area terdampak.

"Tanpa investasi dan upaya mitigasi kebakaran yang substansial dan efektif, warga California akan menghadapi premi asuransi yang semakin tinggi dan meningkatnya risiko kesehatan akibat polusi terkait dengan kebakaran,” kata ekonom dalam laporan itu.

Baca juga:

Kebakaran Los Angeles Tewaskan 29 Orang hingga Senin, 27 Januari



Laporan menambahkan bahwa pasar perumahan di Los Angeles, terutama unit-unit sewaan, akan semakin tidak terjangkau.

Bulan lalu, Los Angeles County, county terpadat di AS, mengalami kebakaran hutan dan lahan yang paling dahsyat dalam sejarah. Dua kebkaran besar yang mematikan itu menewaskan sedikitnya 28 orang dan meluluhlantakkan lebih dari 16.000 bangunan.

Kebakaran Palisades dan Eaton menghanguskan lahan seluas lebih dari 95,9 kilometer persegi dan 56,7 kilometer persegi.(*)

Baca juga:

Kisah Haru dari Kebakaran Los Angeles, Kucing Hilang Bertemu Lagi dengan Pemiliknya

#Los Angeles #Kebakaran Hutan #Amerika Serikat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Iran Siapkan Serangan Taktis Anyar Jika AS dan Israel Kembali Gempur Taheran
Pendekatan taktis baru tersebut "dapat mengejutkan" dunia dan para pakar militer, sebagaimana Iran sebelumnya mengejutkan dunia dengan kemampuan rudalnya.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Iran Siapkan Serangan Taktis Anyar Jika AS dan Israel Kembali Gempur Taheran
Indonesia
Asap Karhutla Meluas, Ganguan Penerbangan Sampai ke Ambon dan Papua
Asap mengurangi jarak pandang di sekitar bandar udara. Kondisi ini mempengaruhi proses lepas landas, pendaratan, dan pergerakan pesawat
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Asap Karhutla Meluas, Ganguan Penerbangan Sampai ke Ambon dan Papua
Indonesia
Iran Bakal Kembali Digempur Usai Pemilu Paruh Waktu AS
Trump berulang kali menolak rencana kembali melancarkan operasi tempur besar tahun ini.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Oktober 2026
Iran Bakal Kembali Digempur Usai Pemilu Paruh Waktu AS
Indonesia
Dugaan Serangan Hewan Buas Gunung Lawu, BKSDA Turun Lakukan Penyelidikan
Hasil pemeriksaan sementara belum cukup untuk memastikan jenis satwa yang menyebabkan kematian kambing tersebut.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
Dugaan Serangan Hewan Buas Gunung Lawu, BKSDA Turun Lakukan Penyelidikan
Indonesia
Gunung Lawu Terbakar, Hewan Buas Diduga Memangsa 4 Kambing Warga
Hewan tersebut diduga mati diterkam hewan buas Gunung Lawu.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Gunung Lawu Terbakar, Hewan Buas Diduga Memangsa 4 Kambing Warga
Dunia
AS Blokir DeepSeek Dengan Alasan Ancaman Spionase, China Protes
Arahan itu mewajibkan badan-badan di bawah cabang eksekutif sipil untuk segera menghapus perangkat lunak DeepSeek yang ada, perangkat terkait, serta aplikasi pihak ketiga yang dibangun di atas kerangka kerjanya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
AS Blokir DeepSeek Dengan Alasan Ancaman Spionase, China Protes
Indonesia
Pemerintah Fokus OMC di 4 Provinsi Buat Padamkan Karhutla
Volume curah hujan total yang telah dihasilkan mencapai 222,67 juta meter kubik selama kegiatan OMC.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Pemerintah Fokus OMC di 4 Provinsi Buat Padamkan Karhutla
Indonesia
Prabowo Panggil Beberapa Menteri ke Istana Bahas Karhutla
Pemanggilan para pejabat tersebut untuk mengikuti rapat terbatas yang akan membahas mengenai perkembangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah di Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Prabowo Panggil Beberapa Menteri ke Istana Bahas Karhutla
Indonesia
Karhutla Meluas, 2.458 Penerbangan Domestik dan Internasional Alami Delay dan Pembatalan
Selama 13–17 Oktober 2026, dampak kabut asap meluas hingga Sulawesi, Maluku, dan Maluku Utara, selain di Kalimantan, Papua, dan Sumatera
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Karhutla Meluas, 2.458 Penerbangan Domestik dan Internasional Alami Delay dan Pembatalan
Indonesia
Cak Imin Perintahkan Relawan PKB Turun Beri Bantuan Tangani Karhutla
Para relawan PKB telah mendistribusikan berbagai kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak karhutla, seperti masker dan perlengkapan pendukung evakuasi lainnya.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Cak Imin Perintahkan Relawan PKB Turun Beri Bantuan Tangani Karhutla
Bagikan