MerahPutih Nasional- Tragedi memilukan jatuhnya pesawat AirAsia QZ8501 di Laut Jawa pada Minggu, 28/12 meninggalkan luka mendalam bagi para keluarga, dan krabat para penumpang atau pun kru pesawat.
Pesawat AirAsia type Airbus A320-200 yang berangkat dari Bandara Internasional Juanda Surabaya pukul 05.20 WIB itu seharusnya tiba di Bandara Internasional Changi, Singapura pukul 08.30 WIB, tapi hilang kontak pada pukul 06.17 WIB.
Ketika itu pesawat dipiloti oleh Kapten Iriyanto dan Remi Emmanuel Plesel, ada juga awak kabin Khairunisa Haidar Fauzi, Wanti Setawati, Oscar Desano, Wismayo Ari Prambudi.
Adalah Wanti Setawati, kepala kabin dalam penerbangan QZ8501 pada Minggu,28/12 itu. Perempuan 30 tahun ini merupakan warga Desa Sariwangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat.
Wanti memang sudah malang-melintang di dunia penerbangan nasional maupun internasional, enam tahun berkerja sebagai pramugari di maskapai AirAsia membuat dirinya dipercayai untuk menjadi kepala kabin pesawat.