Kena Tuduhan Pelecehan, Horner Tepis Rumor Perpecahan di Red Bull

Soffi AmiraSoffi Amira - Minggu, 10 Maret 2024
Kena Tuduhan Pelecehan, Horner Tepis Rumor Perpecahan di Red Bull

Bos Red Bull, Christian Horner. Foto: Dok/Formula 1

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Bos Tim Red Bull, Christian Horner, menepis rumor perpecahan di tim dan pembalapnya. Hal itu menyusul skandal dan tuduhan pelecehan terhadap wanita yang mencuat beberapa waktu terakhir.

“Kami adalah satu tim dan tidak ada yang lebih besar dari hal itu,” kata Horner, dikutip dari AFP, Minggu (10/3).

“Tim ini terdiri dari lebih 1.400 orang dari berbagai entitas. Setiap orang punya peran yang harus dimainkan, dan itu dimulai dari tingkat paling bawah hingga atas. Tanpa kinerja mereka, kita tidak akan mencapai hasil seperti ini,” ujarnya.

Baca juga:

Jelang F1 2024, Bos Red Bull Bebas dari Hukuman

Sementara itu, penasihat senior Red Bull, Helmut Marko, sebelumnya dikabarkan menghadapi kemungkinan skorsing.

Masa depan Marko menjadi spekulasi pada akhir pekan ini, di mana ada laporan yang menyatakan, bahwa pria Austria berusia 80 tahun itu mungkin menjadi sumber kebocoran ke media atas keluhan seorang anggota tim wanita tentang perilaku Horner.

Juara dunia tiga kali, Max Verstappen juga mengatakan, bahwa ia akan mempertimbangkan untuk meninggalkan Red Bull jika tim berpisah dengan Marko, yang merupakan mentor lamanya. Hal itu ia sampaikan pada Jumat (8/3) lalu.

“Helmut Marko adalah konsultan Red Bull GmbH dan bukan tim. Max adalah anggota berharga tim ini dan pembalap yang luar biasa. Kami adalah tim, dan tidak ada satu individu pun yang lebih besar dari tim,” kata Horner, menanggapi isu terkait Marko.

Baca juga:

Verstappen Awali F1 2024 dengan Kemenangan di GP Bahrain

Christian Horner (kiri) kini sedang mengembalikan reputasinya
Christian Horner (kiri) kini sedang mengembalikan reputasinya. Foto: Dok/Formula 1

Horner sendiri selama beberapa waktu ke belakang, terlihat mencoba untuk memegang kendali narasi dan mengembalikan reputasinya setelah mendapat publisitas negatif, karena tuduhan pelecehan terhadap staf wanita.

Upaya Horner ini pun mendapat sorotan dari ayah Max Verstappen, Jos, yang menyatakan pekan lalu, bahwa Red Bull bisa “meledak” jika Horner tetap bertahan di tim.

Staf wanita yang melaporkan tindakan pelecehan Horner pun diskorsing dari tim pada Kamis (7/3). Horner lagi-lagi membantah klaim tersebut dan dibebaskan oleh Red Bull setelah penyelidikan internal.

Max Verstappen, yang sudah membukukan dua kemenangan grand prix musim ini, memilih untuk tetap fokus pada balapan daripada masa depannya bersama tim. (*)

Baca juga:

Norris dan Piastri Sebut Ferrari Bisa Jadi Pesaing Red Bull

#Olahraga #Formula 1 #Red Bull
Bagikan
Ditulis Oleh

Soffi Amira

Berita Terkait

Olahraga
NOC Terima Kunjungan KSOC, Perkuat Kerja Sama Olahraga Indonesia-Korea Selatan
KSOC mengunjungi NOC Indonesia pada Jumat (9/1). Pertemuan ini memperkuat kerja sama dan pengembangan olahraga di kedua negara.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
NOC Terima Kunjungan KSOC, Perkuat Kerja Sama Olahraga Indonesia-Korea Selatan
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Atlet Dihargai secara Nyata, jangan hanya Diberi Terima Kasih,
Sebagai bentuk penghargaan kepada para atlet, pemerintah memberikan sejumlah bonus yang berkisar Rp 157 juta hingga Rp 1 miliar.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Presiden Prabowo Minta Atlet Dihargai secara Nyata, jangan hanya Diberi Terima Kasih,
Indonesia
Indonesia Sukses Raih 91 Emas di SEA Games 2025, CdM Puji Dedikasi dan Semangat Juang para Atlet
Bayu menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet dan ofisial yang telah berjuang sepanjang SEA Games Thailand 2025.
Dwi Astarini - Minggu, 21 Desember 2025
Indonesia Sukses Raih 91 Emas di SEA Games 2025, CdM Puji Dedikasi dan Semangat Juang para Atlet
Olahraga
Indonesia Raih 91 Emas, Lampaui Target di SEA Games 2025
Kemenpora RI sebelumnya hanya menargetkan kontingen Indonesia mampu mengamankan sekitar 80 medali emas.
Dwi Astarini - Sabtu, 20 Desember 2025
Indonesia Raih 91 Emas, Lampaui Target di SEA Games 2025
Olahraga
Tim Indonesia Raih Posisi Kedua SEA Games Thailand 2025, Ukir Sejarah 30 Tahun
Tim Indonesia mengoleksi 91 medali emas, 112 perak dan 130 perunggu dan total 333 medali.
Dwi Astarini - Sabtu, 20 Desember 2025
Tim Indonesia Raih Posisi Kedua SEA Games Thailand 2025, Ukir Sejarah 30 Tahun
Olahraga
Berjaya di SEA Games 2025, Tim Indonesia Pertegas Posisi 'Raja' Panahan Asia Tenggara
Prestasi ini merupakan hasil kerja keras, disiplin, dan kepercayaan para atlet, pelatih, ofisial dan semua pihak yang mendukung kami.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Berjaya di SEA Games 2025, Tim Indonesia Pertegas Posisi 'Raja' Panahan Asia Tenggara
Olahraga
Tim Cycling Indonesia Andalkan Mental Juara dan Dukungan Penuh Federasi, Kunci Kesuksesan Capai Target Medali SEA Games 2025
Ditambah latihan konsisten dan penguasaan medan pertandingan yang dilakukan sejak lama.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Tim Cycling Indonesia Andalkan Mental Juara dan Dukungan Penuh Federasi, Kunci Kesuksesan Capai Target Medali SEA Games 2025
Olahraga
Aksi Basral saat Pulang Bawa Medali Emas SEA Games 2025, Tunjukkan Trik Skateboard Loncati Motor
saat bertarung di SEA Games, Basral sebenarnya tidak dalam kondisi baik-baik saja karena punya cedera pergelangan kaki yang dialaminya sejak lama.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Aksi Basral saat Pulang Bawa Medali Emas SEA Games 2025, Tunjukkan Trik Skateboard Loncati Motor
Indonesia
Martina Ayu Tercepat di Triathlon Putri, Raihan Emas Tim Indonesia di SEA Games 2025 Thailand Tembus 81
Emas hari ini menjadi sumbangan emas yang kelima di SEA Games 2025.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Martina Ayu Tercepat di Triathlon Putri, Raihan Emas Tim Indonesia di SEA Games 2025 Thailand Tembus 81
Olahraga
FIFA Rilis Tiket Lebih Murah untuk Piala Dunia 2026, hanya Rp 1 Jutaan
FIFA mengatakan harga tiket baru ini akan tersedia bagi sejumlah suporter setia dari negara-negara yang lolos ke Piala Dunia.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Desember 2025
 FIFA Rilis Tiket Lebih Murah untuk Piala Dunia 2026, hanya Rp 1 Jutaan
Bagikan