Kena Comeback PSM, Persis Solo Berharap Ganti Poin yang Hilang di Kandang Dewa United
Pemain Persis mendapatkan pengawalan ketat dari pemain PSM pada laga Super League di Stadion Manahan, Sabtu (29/11). (Merahputih.com/Ismail)
MerahPutih.com - Persis Solo harus menelan pil pahit setelah kena comeback PSM Makassar 3-4 pada laga lanjutan Super Lague musim 2025/2026 di Manahan Solo, Sabtu (29/11) malam.
Caretaker pelatih Persis Solo, Tithan Wulung Suryata menyatakan kekecewaannya terhadap keputusan-keputusan yang diambil wasit di lapangan dalam laga melawan PSM Makassar.
“Saya pikir hasil ini, hasil yang tidak pantas untuk kita. Kita bermain sangat baik. Apa pun yang terjadi, gol-gol pun yang terjadi sudah sesuai dengan skema yang kita siapkan,” ujar Tithan, Minggu (30/11).
Dia menyebut keputusan-keputusan di lapangan cukup merugikan Laskar Sambernya termasuk hasil VAR.
Keputusan-keputusan yang diambil wasit di lapangan, lanjut Thitan, dinilainya memberi tekanan kepada pemain sehingga mempengaruhi konsentrasi yang berimbas pada tempo permainan.
Baca juga:
Super League 2025: Persija Jakarta Kalahkan PSIM Yogyakarta dengan Skor 2-0
“Baik itu tentang konsentrasi kita ataupun tentang tempo permainan sehingga kita sangat dirugikan dalam hal itu,” imbuhnya.
Meski demikian, Thitan mengatakan kekalahan melawan PSM Makassar pastinya akan menjadi catatan bagi Persis Solo untuk menyusun rencana selanjutnya melawan Dewa United.
Ia menegaskan Laskar Sambernyawa harus bekerja lebih keras lagi dan harus menyiapkan diri lebih baik lagi di kandang Dewa United pada pekan 15 Super League, 20 Desember.
“Yang pasti kita harus menyiapkan bagaimana kita di perencanaan berikutnya. Kita harus kerja lebih keras lagi dan harus menyiapkan lebih baik lagi,” ucapnya.
Pemain Persis Gervane Kastaneer mengatakan keberuntungan tidak berada di Persis Solo kali ini. Meski ia mencetak dua gol dalam laga melawan PSM Makassar namun ia tetap menyayangkan tim gagal mendapatkan tiga poin. Ia juga menyoroti penggunaan VAR yang dinilainya tidak maksimal.
“Ada beberapa insiden yang harusnya VAR bisa lebih baik lagi. Tapi ini bukan sebuah alasan. Kami harus lebih keras lagi berlatih dan segera kembali untuk menyatukan tim lagi supaya bisa membayar kesalahan ini di pertandingan selanjutnya,” tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah).
Bagikan
Frengky Aruan
Berita Terkait
Datang dari Malut United, Vinicius “Vico” Duarte Siap Bantu Dewa United Banten Penuhi Ambisi
Dewa United Banten Tutup Putaran Pertama dengan 3 Poin, Pelatih Jan Olde: Hasil Penting, tetapi Bagaimana Bermain Paling Penting
Fokus Berbenah di Jeda Paruh Musim, Madura United Ingin Bangkit di Putaran Kedua Mulai dari Laga Vs Persija
Persita Ingin Ramaikan Persaingan Papan Atas Super League yang Libatkan Persib, Borneo FC, Persija
Sempatkan Diri Nonton Persib Vs Persija, Pelatih Timnas John Herdman: Sangat Sengit, Penuh Gairah
Kekalahan dari Persib Menyakitkan, Jordi Amat dan Maxwell Souza Sepakat Tim Persija Akan Lebih Kuat
Persib Juara Paruh Musim seperti Musim Sebelumnya, Kakang Rudianto Berharap Kembali Diikuti Gelar di Akhir Super League
Apresiasi Dukungan Bobotoh saat Persib Vs Persija, Bojan Hodak: Bisa Jadi Contoh
Ketertarikan Persija pada Ricky Kambuaya dan Jaja, Presiden Dewa United Banten: Kabar Simpang Siur
Soal Rumor Fajar Faturahman, Ricky Kambuaya, Ivar Jenner ke Persija, Mauricio Souza: Ada Beberapa Hal Akan Terjadi