Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Kemenpora Tetapkan Organisasi Kepemudaan Berprestasi 2016

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Selasa, 25 Oktober 2016
Kemenpora Tetapkan Organisasi Kepemudaan Berprestasi 2016

Pengumuman organisasi kepemudaan (OKP) berprestasi tahun 2016 di kantor Kemenpora, Jakarta, Senin (24/10). (Foto Ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) telah menetapkan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) sebagai organisasi kepemudaan (OKP) berprestasi tahun 2016. IPPNU, yang bernaung di bawah NU, menyingkirkan 25 OKP yang mendaftar program pemilihan OKB Tingkat Nasional 2016.

IPPNU dinyatakan sebagai pemenang tahun ini setelah mengumpulkan 285 poin. Sedangkan peringkat kedua diraih PMKRI (280 poin), lalu posisi ketiga IPM (277 poin). Untuk juara harapan I dan harapan II direbut Kopri PMII (270 poin) dan CIMSA (266 poin).

"Selamat kepada IPPNU yang telah menjadi juara. Hadiah untuk para pemenang akan dilaksanakan pada peringatan Hari Sumpah Pemuda di Palangkaraya, Kalimantan Tengah," ujar ketua juri penilai yang juga menjabat sebagai anggota DPR RI, MY Esti Wijayanti usai pemilihan OKP Berprestasi Tingkat Nasional 2016 di Kantor Kemenpora, Jakarta, Senin (24/10).

Memang, jumlah peserta yang mendaftar pada program ini bisa dikatakan cukup minim. Sebab, di Indonesia jumlah OKP bisa mencapai ratusan. 

"Proses pendaftaran lomba ini dilakukan secar terbuka. Bahkan, OKP yang sudah terdaftar di Kemenpora juga dihubungi supaya mengikuti pemilihan. Lalu kenapa yang daftar hanya 26, kemungkinan ada syarat yang belum bisa dipenuhi seperti organisasi terkait harus punya cabang di provinsi, kabupaten/kota. Juga usia kepengurusan sesuai UU kepemudaan (maksimal 30 tahun)," jelasnya.

Sementara itu, Rachmat HS selaku juri penilai lainnya mengatakan, program pemilihan OKP berprestasi ini digelar untuk membangun karakter pemuda di Indonesia. Program yang sudah memasuki tahun ketiga ini diharapkan bisa dilaksanakan setiap tahun karena mampu membangkitkan semangat organisasi kepemudaan untuk menjadi lebih baik. 

"Semua peserta melakukan presentasi dengan cukup baik, bisa dibilang cukup ketat. Tapi kami harus menentukan mana-mana yang terbaik dari mereka," ujar Rachmat.

BACA JUGA:

  1. Kemenpora dan Kemendes PDTT Dorong Potensi Pemuda di Daerah Tertinggal
  2. Erick Thohir: Stadion Gelora Bung Karno Diharapkan Jadi Kebangaan Indonesia
  3. Menpora Optimistis Renovasi Stadion Gelora Bung Karno Rampung Tahun Depan
  4. Evaluasi PON 2016, Kemenpora Soroti Masalah Ketertiban
  5. Pertandingan Gulat PON Jabar 2016 Ricuh, Wasit Asal Iran Dianiaya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me
Bagikan