Merahputih.com - Kepemilikan Manchester United kembali menjadi sorotan. Keluarga Glazer dilaporkan tengah mempertimbangkan kemungkinan menjual sebagian atau bahkan seluruh saham mereka.
Seperti dikabarkan Bloomberg, pembicaraan disebut telah berlangsung di internal keluarga. Sejumlah anggota Glazer dikabarkan tertarik untuk melepas kepemilikan mereka dan berupaya meyakinkan anggota keluarga lainnya.
Baca juga:
Plot Twist Deadline Day: Manchester United Nekat Bajak Rayan Ait-Nouri dari Manchester City
Namun, belum ada keputusan final. Tidak ada pula indikasi bahwa keluarga Glazer secara resmi telah memulai proses penjualan Manchester United. Isu serupa sebenarnya sudah muncul pada awal musim panas 2026.
Struktur Saham Jadi Faktor Penting

Jika benar terjadi perubahan kepemilikan, prosesnya tidak akan sederhana. Keluarga Glazer masih menguasai mayoritas hak suara Manchester United melalui saham Kelas B.
Berdasarkan laporan keuangan terbaru klub, entitas yang dikendalikan enam anggota keluarga Glazer memegang 71,04 persen saham Kelas B. Kepemilikan tersebut memberikan mereka sekitar 67,91 persen dari total hak suara di Manchester United.
Baca juga:
Harga Kemahalan, Transfer Alejandro Balde ke Manchester United Terancam Batal
Sementara itu, INEOS yang dipimpin Sir Jim Ratcliffe menguasai kurang dari 29 persen hak suara.
Ratcliffe menjadi pemilik minoritas Manchester United setelah mengakuisisi saham pada 2024. INEOS juga mengambil kendali operasional sektor sepak bola klub dan menggambarkan posisinya sebagai bagian dari kepemilikan bersama dengan tanggung jawab olahraga.
Investor Timur Tengah Mulai Disebut
Di tengah isu tersebut, muncul pula spekulasi mengenai potensi ketertarikan investor dari Timur Tengah. Salah satu nama yang mencuat adalah Hussain Sajwani, pengusaha asal Dubai sekaligus pemilik DAMAC Properties.
Baca juga:
Kekuatan finansial Sajwani membuatnya dinilai sebagai salah satu investor swasta yang secara teori mampu mempertimbangkan akuisisi klub sebesar Manchester United.
Namun, sejauh ini belum ada konfirmasi publik mengenai tawaran resmi. Tidak ada pula indikasi bahwa Sajwani telah mengajukan proposal untuk membeli Manchester United.