Kelompok Penerbang Roket Kembali Sentil Isu Sosial Lewat Single 'TIGOR'

Soffi AmiraSoffi Amira - Sabtu, 20 September 2025
Kelompok Penerbang Roket Kembali Sentil Isu Sosial Lewat Single 'TIGOR'

Kelompok Penerbang Roket baru saja merilis single TIGOR. Foto: Dok. Kelompok Penerbang Roket

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kelompok Penerbang Roket (KPR) tak perlu menunggu lama untuk kembali menyapa para pendengarnya.

Trio yang digawangi I Gusti Viki Vikranta (drum), John Paul Patton (bas dan vokal), serta Rey Marshall (gitar dan vokal) ini, merilis single terbaru berjudul “TIGOR." Hal itu menandai babak baru dalam perjalanan musik mereka.

Seperti karya-karya sebelumnya, KPR masih mengangkat isu sosial-politik yang lekat dengan kehidupan sehari-hari dan menjadi cermin keresahan kolektif.

TIGOR sendiri merupakan singkatan dari “Tikus Gorong-Gorong,” yang menurut KPR melambangkan sosok yang hidup di kegelapan, bergerak diam-diam, kemudian perlahan naik ke permukaan untuk menggerogoti simbol kerakusan.

Baca juga:

Kolaborasi Manis The Cottons dan Sari White Shoes Hadirkan Single 'Gundah'

Lebih jauh, penggambaran itu juga mencerminkan perilaku segelintir orang yang ketika sudah memegang kekuasaan atau jabatan, justru berubah menjadi versi terburuk dari dirinya.

“Orang-orang kayak gini nggak pantas hidup di tengah kita. Buang aja ke hutan, biar nggak ngotori,” tegas Rey Marshall.

Secara musikal, TIGOR tetap menghadirkan ciri khas KPR, yakni rock bertenaga, penuh amarah, distorsi saling bersahutan, dan lirik tajam yang disampaikan tanpa basa-basi.

Lewat lagu ini, mereka berharap pendengarnya tidak mudah terlena dengan janji-janji manis dari para pemegang kekuasaan.

Baca juga:

Slank Rilis Album 'The Greatest Hits Live', Berisi Kompilasi Konser Era 2002-2025

“Omongannya manis, tapi itu cuma umpan. Kita semua tahu ujung-ujungnya apa, jadi jangan gampang percaya,” tambah John Paul Patton.

Proses pembuatan single ini berlangsung relatif cepat, yaitu hanya sekitar tiga bulan sejak Juni 2025 lalu, kemudian dikerjakan di Dexter Studios.

Ide awal datang dari John Paul Patton, yang dilanjutkan dengan proses mixing oleh Viki Vikranta. Sementara itu, tahap mastering dipercayakan kepada Abbey Road Studio.

Baca juga:

Qodir dan Arya Novanda Luncurkan Single 'LOGILA!, Suara untuk Mereka yang Tertindas

TIGOR sekaligus menjadi penanda perjalanan KPR bersama label asal Jakarta, PLP Records.

“Ini lagu yang lahir dari rasa muak. Kita muak lihat negeri ini digerogoti, muak lihat orang-orang yang rakus terus dikasih panggung. Jadi kita lawan dengan cara kita pakai musik,” tutup Viki Vikranta. (far)

#Musik #Grup Band #Single Baru
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
CHVRCHES Comeback dengan 'Roses', Bawa Nuansa Rock dan Kritik Sosial
CHVRCHES kembali lewat single 'Roses'. Lauren Mayberry, Martin Doherty, dan Iain Cook membawa nuansa rock lebih tajam sekaligus kritik sosial.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
CHVRCHES Comeback dengan 'Roses', Bawa Nuansa Rock dan Kritik Sosial
ShowBiz
'Rumah', Tempat Angel Pieters Merawat Luka dan Menemukan Pulang
Bagi Angel, rumah tidak berhenti pada definisi sebuah tempat atau bangunan.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
'Rumah', Tempat Angel Pieters Merawat Luka dan Menemukan Pulang
ShowBiz
Daftar 10 Lagu Teratas Spotify Indonesia September 2026, Raim Laode Dominasi Chart
Simak 10 lagu paling banyak diputar di Spotify Indonesia pada 28 September 2026. Sesi Potret eńau dan Ari Lesmana memimpin chart, disusul Tulus dan Raim Laode.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
Daftar 10 Lagu Teratas Spotify Indonesia September 2026, Raim Laode Dominasi Chart
ShowBiz
Synchronize Fest 2026 Siapkan Deretan Special Show, Bawa Cerita Lintas Generasi Musik Indonesia
Synchronize Fest 2026 menghadirkan special show Geisha, Project Pop, Warkop DKI, Emo Revival, Reggae Gang hingga Timur Basudara.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
Synchronize Fest 2026 Siapkan Deretan Special Show, Bawa Cerita Lintas Generasi Musik Indonesia
ShowBiz
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
Dialog Dini Hari menghadirkan album terbaru 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi' berisi delapan lagu, lahir dari perubahan, kehilangan, dan pencarian rasa rumah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
ShowBiz
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
D’MASIV kembali dengan single terbaru 'Till We’re Old', yang mengangkat kisah cinta, komitmen, dan keinginan untuk terus bersama hingga usia senja.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
ShowBiz
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
Joyland Sessions 2026 digelar 28–29 November di GBK City Park, Jakarta. Ada 16 penampil dari 7 negara, termasuk Slowdive dan Caribou.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
ShowBiz
8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026
Synchronize Fest 2026 memasuki tahun ke-11 dengan delapan panggung, kurasi musik beragam, serta penampil lintas genre dan generasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026
ShowBiz
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Tove Lo merilis album studio keenam, ESTRUS. Berisi 13 lagu electro-pop, album ini mengeksplorasi hasrat, keraguan, kebebasan, dan emosi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Dunia
Oasis Ambil Jalur Hukum Hentikan Penjualan Rekaman yang belum Pernah Didengar
Rekaman tersebut dikumpulkan teknisi suara Oasis, Huw Richards, yang bekerja bersama band ini sejak perilisan album debut mereka 'Definitely, Maybe
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Oasis Ambil Jalur Hukum Hentikan Penjualan Rekaman yang belum Pernah Didengar
Bagikan