MerahPutih.com - Musisi sekaligus produser KELJO kembali merilis karya terbaru bertajuk Cinta/Candu. Melalui single ini, KELJO kembali menunjukkan sisi eksperimental dalam bermusik sekaligus mengangkat cerita mengenai dinamika hubungan asmara yang dekat dengan kehidupan pendengar muda.
Cinta/Candu mengangkat realitas sebuah hubungan yang tidak sehat atau toxic relationship. Lagu ini menggambarkan kondisi ketika pertengkaran terus terjadi dan berulang hingga menciptakan rasa tidak nyaman di antara pasangan.
Namun, perjalanan waktu dan rasa terbiasa satu sama lain justru membuat keduanya sulit mengambil keputusan untuk berpisah.
Hubungan tersebut akhirnya terus berjalan dalam siklus yang sama. Pertengkaran yang seharusnya menjadi alasan untuk pergi justru terasa seperti sesuatu yang membuat mereka ketagihan.
Di titik tersebut, 'cinta' dan 'candu' seolah menjadi dua hal yang tidak lagi dapat dipisahkan.
Baca juga:
Padukan R&B, Hiphop, dan Dangdut
Dari sisi musik, KELJO menawarkan perpaduan warna yang segar dengan menggabungkan R&B, hiphop, dan dangdut.
Beat hiphop yang dinamis bertemu dengan karakter R&B yang lembut serta sentuhan ritme dangdut yang khas.
Perpaduan ketiga elemen tersebut menghasilkan aransemen yang enerjik sekaligus memberikan identitas tersendiri bagi Cinta/Candu.
Eksplorasi tersebut menjadi bagian dari pendekatan KELJO dalam menghadirkan karya yang tidak hanya membawa cerita personal, tetapi juga memiliki warna musikal yang berbeda.
Baca juga:
Kolaborasi dengan Xerikho dan Devin Adamn
Proses produksi lagu ini dikerjakan secara mandiri oleh KELJO sebagai produser utama.
Ia kembali berkolaborasi dengan Xerikho dan Devin Adamn yang bertindak sebagai co-producer. Keduanya sebelumnya juga terlibat dalam proses penggarapan single KELJO, Putri Iklan.
Kolaborasi tersebut kembali menghasilkan komposisi yang memadukan karakter masing-masing dengan kuat.
Bagi KELJO, Cinta/Candu menjadi ruang untuk menggambarkan sisi lain dari hubungan yang tidak sehat, terutama ketika rasa terbiasa justru membuat seseorang semakin sulit melepaskan diri.
Banyak orang terjebak dalam hubungan yang tidak sehat bukan karena mereka tidak tahu itu beracun, tapi karena mereka sudah terlalu biasa dan tidak tahu lagi cara untuk memulainya tanpa satu sama lain. Rasa terbiasa itu terkadang berubah jadi candu,
KELJO.
(Far)