Kedua Paslon Klaim Kemenangan, Pengamat: Kalau Satu Kubu Gila, Kubu yang Lainnya Harus Waras

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 25 April 2019
Kedua Paslon Klaim Kemenangan, Pengamat: Kalau Satu Kubu Gila, Kubu yang Lainnya Harus Waras

Ilustrasi Pilpres 2019 (Foto: antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Direktur Movement Circle, Abdullah Kelrey menilai, situasi setelah pemungutan suara terlihat semakin panas. Hal ini tak lepas dari adanya sejumlah tuduhan miring seperti kecurangan.

Kelrey mengatakan, kedua kubu saling mengklaim kemenangan. Hal ini berarti mereka tidak siap dalam menghadapi hasil Pilpres yang akan di putuskan oleh KPU.

"Seharusnya kedua belah pihak menahan diri dan menunggu hasil akhir dari KPU," kata Kelrey kepada Merahputih.com di Jakarta, Kamis (25/4).

Kelrey melanjutkan, jika kedua kubuh saling klaim, sudah seharusnya ada yang menahan diri. "Kalau satu kubu sudah gila yang satunya harus waras dan menahan diri, bukan sebaliknya," jelas Kelrey.

Jokowi-Ma'ruf Amin
Paslon 01 Jokowi-Ma'ruf Amin. Foto: ANTARA

Kalau kedua pihak saling menghasut dan tidak menahan diri, dikhawatirkan bisa terjadi konflik horizontal. "Yang rugi adalah rakyat Indonesia bukan elit politik dari kedua kubu yang bertarung," jelas dia.

Atau ikut saja arahan dari Ketua Bawaslu. "Ini kalau orang kaya menggoreng gerakan politik tidak mau kalah dan tidak bisa menahan diri. Karena tidak siap, menghadapi kenyataan jadi susah. Kasihan nanti rakyat yang di korban lagi," jelas Kelrey.

Prabowo-Sandiaga

Sebelumnya Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Djoko Santoso, mengklaim paslon 02 bisa menang telak jika tak dicurangi. Dia mengklaim angka kemenangan bisa di angka 80%.

Sementara, Sekjen PSI Raja Juli Antoni menyoroti soal sikap elite-elite politik yang dinilai tidak memperhatikan psikologis masyarakat saat ini. Menurutnya, narasi elite yang tidak bijaksana membuat masyarakat kini terbelah. (Knu)

#Jokowi-Ma'ruf Amin #Prabowo-Sandiaga #Pilpres 2019
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Bagikan