Kecoa Cyborg Penyelamat Manusia Di Bawah Reruntuhan

Fadhli Fadhli - Senin, 24 November 2014
Kecoa Cyborg Penyelamat Manusia Di Bawah Reruntuhan

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Teknologi- Pencarian dan penyelamatan yang anjing lakukan pada saat bencana memang keren, karena hewan yang biasa dijadikan kata umpatan ini mampu menyelamatkan manusia. Namun anjing masih memiliki keterbatasan, yaitu ketidakmampuan mereka untuk masuk ke dalam celah kecil. Sebuah tim peneliti telah menemukan solusi, yaitu memanfaatkan kecoa hidup yang dimodifikasi menjadi sebuah kecoa cyborg. Kecoa ini dilengkapi dengan ransel berteknologi tinggi di punggungnya yang menjadi pusat kontrol tubuhnya.

Kecoa cyborg atau biobots ini, adalah gagasan dari para peneliti di North Carolina State University. Perangkat canggih seperti ransel yang hampir seukuran badan kecoa ini ditempatkan di punggung kecoa dan disambungkan ke antena kecoa untuk pengendaliannya. Ransel ini menjadi transmiter sinyal dari pusat kontrol untuk mengarahkan kecoa. Ransel ini juga dilengkapi dengan mikrofon untuk mengambil suara resolusi tinggi. Versi pertama alat pengendali kecoa ini memiliki satu mikrofon untuk mengambil suara dari segala arah, yang dikirim secara nirkabel ke pusat pengendali. Versi keduanya memiliki pengaturan mikrofon tiga arah untuk mengidentifikasi arah suara.

Biobots ini rencananya akan dipergunakan di daerah bencana sebagai respon awal untuk mencari korban yang terkubur di bawah puing-puing bangunan atau tumpukan tanah. Kedepannya mungkin akan dapat digunakan untuk hal lain.

"Tujuannya adalah untuk menggunakan biobots yang dilengkapi mikrofon beresolusi tinggi untuk membedakan antara suara yang penting, seperti orang-orang meminta bantuan, dari suara yang tidak penting, seperti pipa bocor," kata Dr Alper Bozkurt, asisten profesor teknik listrik dan komputer di NC State. "Setelah kami berhasil mengidentifikasi suara-suara ini, kita dapat menggunakan biobots yang dilengkapi dengan array mikrofon untuk membidik pada dari mana suara-suara berasal." tambahnya seperti dikutip dari digitaltrends.

Para peneliti juga telah mengembangkan teknologi "pagar tak terlihat", yang membuat kecoa-kecoa ini terus berada dalam radius yang ditetapkan. Menjaga biobots dalam daerah bencana dan tetap dekat satu sama lain memungkinkan mereka bertindak sebagai kumpulan jaringan mobile wireless. Teknologi ini juga dapat digunakan untuk mengarahkan kecoa ke tempat-tempat yang disinari matahari, sehingga ransel mereka dapat mengisi ulang tenaga.

#Teknologi #Tekno
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Tekno
iPhone 18 Pro Max Tembus Skor 3,55 Juta di AnTuTu, Chip A20 Pro Unjuk Gigi!
iPhone 18 Pro Max mencetak skor tinggi di AnTuTu. HP tersebut meraih skor 3,55 juta di platform tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
iPhone 18 Pro Max Tembus Skor 3,55 Juta di AnTuTu, Chip A20 Pro Unjuk Gigi!
Tekno
Xiaomi 18 Muncul di Sertifikasi NCC, Isyaratkan Jadwal Peluncuran Global Lebih Cepat
Xiaomi 18 kini muncul di database NCC. HP tersebut kabarnya dijadwalkan meluncur lebih cepat.
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
Xiaomi 18 Muncul di Sertifikasi NCC, Isyaratkan Jadwal Peluncuran Global Lebih Cepat
Tekno
OPPO Find X10 Dipastikan Bawa 2 Kamera 200MP dan Baterai Jumbo 8.000 mAh
OPPO Find X10 dipastikan membawa dua kamera 200MP. Lalu, ada baterai jumbo 8.000mAh yang jadi andalan.
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
OPPO Find X10 Dipastikan Bawa 2 Kamera 200MP dan Baterai Jumbo 8.000 mAh
Tekno
iPhone 18 Pro dan Pro Max Resmi Meluncur, Cek Spesifikasi hingga Harganya
iPhone 18 Pro dan Pro Max resmi meluncur. Kedua HP ini membawa banyak perubahan dibanding generasi sebelumnya.
Soffi Amira - Kamis, 10 September 2026
iPhone 18 Pro dan Pro Max Resmi Meluncur, Cek Spesifikasi hingga Harganya
Indonesia
5 Mahasiswa ITB Integrasikan Drone dan Kitbox Sensor Untuk Ukur Kualitas Udara dan AI Buat Mitigasi Banjir
Salah satu inovasi yang mendapat perhatian khusus Wapres adalah Eaglesense, sebuah teknologi yang berpotensi dikembangkan sebagai instrumen pemantauan lingkungan, termasuk untuk mendeteksi perubahan kualitas udara
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 September 2026
5 Mahasiswa ITB Integrasikan Drone dan Kitbox Sensor Untuk Ukur Kualitas Udara dan AI Buat Mitigasi Banjir
Tekno
Robot Humanoid Kini Bisa Dibeli Langsung di Indonesia, Tokonya di Jakarta Pusat!
Perusahaan robotika Chery, AiMOGA, resmi membuka Experience Store pertamanya di Agora Mall, Jakarta Pusat. Intip kecanggihan robot Mornine dan Argos di sini!
Wisnu Cipto - Kamis, 10 September 2026
Robot Humanoid Kini Bisa Dibeli Langsung di Indonesia, Tokonya di Jakarta Pusat!
Tekno
iPhone Duo Segera Hadir? Bocoran Harga dan Spesifikasinya Terungkap
iPhone Duo segera meluncur. Kini, bocoran harga dan spesifikasinya sudah terungkap. Harganya mencapai Rp 34 jutaan.
Soffi Amira - Rabu, 09 September 2026
iPhone Duo Segera Hadir? Bocoran Harga dan Spesifikasinya Terungkap
ShowBiz
Xiaomi 18 Fold Laris Manis di China, Penjualan Perdana Melonjak 310 Persen!
Xiaomi 18 Fold resmi rilis di China. HP ini mencatatkan penjualan mengesankan, yakni 310 persen.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
Xiaomi 18 Fold Laris Manis di China, Penjualan Perdana Melonjak 310 Persen!
Tekno
Vivo X500 Resmi Meluncur 21 September 2026, Bawa Sensor BluePrint LightGuard 900
Vivo X500 dipastikan meluncur 21 September 2026. HP ini membawa teknologi kamera canggih di kelasnya.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
Vivo X500 Resmi Meluncur 21 September 2026, Bawa Sensor BluePrint LightGuard 900
Tekno
Exynos 2700 Mulai Terungkap, Skor Geekbench Bikin Samsung Galaxy S27 Makin Menjanjikan
Exynos 2700 kemungkinan bakal debut di Samsung Galaxy S27. Chip tersebut meraih skor tinggi di Geekbench.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
Exynos 2700 Mulai Terungkap, Skor Geekbench Bikin Samsung Galaxy S27 Makin Menjanjikan
Bagikan