Kecerdasan Buatan Bisa Lampaui Kemampuan Otak Manusia

Soffi AmiraSoffi Amira - Jumat, 13 September 2024
Kecerdasan Buatan Bisa Lampaui Kemampuan Otak Manusia

Kecerdasan buatan bisa melampaui kemampuan otak manusia. Foto: Unsplash/Igor Omilaev

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kecerdasan buatan kini dirancang untuk melampaui kemampuan otak manusia. Namun, kemajuan tersebut harus dibayar mahal.

Seorang analis teknologi AI, Eitan Michael Azoff mengatakan, kita tinggal selangkah lagi untuk memecahkan “kode saraf” yang memungkinkan mesin belajar secara sadar seperti manusia.

Ia pun meyakini, bahwa kita berada di jalur untuk menciptakan kecerdasan unggul yang memiliki kapasitas dan kecepatan lebih besar. Spesialis AI itu mengungkapkan kasus ini dalam buku barunya, Towards Human-Level Artificial Intelligence: How Neuroscience can Inform the Pursuit of Artificial General Intelligence.

Menurut Azoff, salah satu langkah kunci untuk membuka “AI tingkat manusia” adalah memahami “kode saraf.” Istilah ini menggambarkan cara otak kita menyandikan informasi sensorik, kemudian melakukan tugas kognitif seperti berpikir dan memecahkan masalah.

Baca juga:

Kecerdasan Buatan Prediksi Tanggal Rilis PS6, Siap Meluncur 2027?

Azoff juga menambahkan, bahwa salah satu langkah penting dalam membangun ‘AI tingkat manusia’ adalah dengan meniru kesadaran di komputer, yang kemungkinan besar tanpa kesadaran diri, atau mirip dengan apa yang dialami manusia saat fokus pada suatu tugas.

Saat ini, AI tidak “berpikir” secara visual. Model bahasa besar seperti GPT-4 dapat memproses dan menghasilkan teks mirip manusia.

Dikarenakan pemikiran visual muncul sebelum bahasa manusia, Azoff percaya, bahwa memahami proses ini dan kemudian memodelkan pemrosesan visual akan menjadi langkah penting.

“Setelah kami memecahkan kode saraf, kami akan merekayasa otak yang lebih cepat dan unggul dengan kapasitas, kecepatan, dan teknologi pendukung yang lebih besar yang akan melampaui otak manusia,” jelas Azoff dikutip dari The Sun.

Baca juga:

Elon Musk Sebut Manusia Bisa Mendarat di Mars dalam 4 Tahun

Model pembelajaran AI tidak akan ada tanpa keterlibatan manusia
Model pembelajaran AI tidak akan ada tanpa keterlibatan manusia. Foto: Unsplash/Igor Omilaev

“Kami akan melakukannya terlebih dahulu dengan memodelkan pemrosesan visual, yang akan memungkinkan kami meniru pemikiran visual.”

Namun, analis tidak percaya bahwa suatu sistem harus hidup untuk memiliki kesadaran. Logikanya mempertanyakan cara kerja kecerdasan buatan.

Model pembelajaran mesin saat ini tidak akan ada tanpa keterlibatan manusia pada tingkat tertentu, karena model tersebut harus terus-menerus diberi data yang segar dan akurat.

Perkawinan sedarah ini semakin banyak ditemui ketika konten buatan AI membanjiri internet dan menemukan jalannya kembali ke dalam kumpulan data. Sementara di luar kendala-kendala ini, Azoff dengan sigap mengakui potensi penyalahgunaan teknologi.

Baca juga:

AS Gunakan Robot Polisi untuk Berpatroli di Jalanan

“Sampai kita lebih yakin pada mesin yang kita buat, kita harus memastikan dua poin berikut selalu diikuti,” kata Azoff.

“Pertama, kita harus memastikan manusia mempunyai kendali tunggal atas tombol mati. Kedua, kita harus membangun sistem AI dengan menerapkan aturan keselamatan perilaku.”

Namun, masih ada satu pertanyaan yang tersisa, apakah ini tantangan yang harus kita hadapi?

Kecerdasan buatan sudah terbukti tidak populer di kalangan konsumen, karena perusahaan-perusahaan besar seperti Google dan Meta, terus memasukkan fungsi AI ke layanannya,

Bahkan, kekhawatiran terus bermunculan. Di tengah tuntutan hukum yang sedang berlangsung, OpenAI mengajukan kasus pencurian materi hak cipta. Mereka beralasan, bahwa modelnya memerlukannya agar dapat berfungsi.

Risiko-risiko ini diperkirakan akan semakin meningkat seiring berkembangnya AI. Lalu, seiring dengan berkembangnya kecerdasan manusia super, hal ini tidak dapat disangkal akan menimbulkan masalah baru. (sof)

#Kecerdasan Buatan #Teknologi #Otak #Penelitian
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Soffi Amira

Content editor, jurnalis digital, content writer yang terbiasa menulis artikel Search Engine Optimization (SEO). Ilmu Komunikasi (Jurnalistik) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) 2012-2017. Aktif menulis, mengedit, dan mengembangkan berbagai jenis konten, mulai dari sepak bola, teknologi, hingga isu-isu yang sedang tren.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Xiaomi 18 Fold Laris Manis di China, Penjualan Perdana Melonjak 310 Persen!
Xiaomi 18 Fold resmi rilis di China. HP ini mencatatkan penjualan mengesankan, yakni 310 persen.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
Xiaomi 18 Fold Laris Manis di China, Penjualan Perdana Melonjak 310 Persen!
Tekno
Vivo X500 Resmi Meluncur 21 September 2026, Bawa Sensor BluePrint LightGuard 900
Vivo X500 dipastikan meluncur 21 September 2026. HP ini membawa teknologi kamera canggih di kelasnya.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
Vivo X500 Resmi Meluncur 21 September 2026, Bawa Sensor BluePrint LightGuard 900
Tekno
Exynos 2700 Mulai Terungkap, Skor Geekbench Bikin Samsung Galaxy S27 Makin Menjanjikan
Exynos 2700 kemungkinan bakal debut di Samsung Galaxy S27. Chip tersebut meraih skor tinggi di Geekbench.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
Exynos 2700 Mulai Terungkap, Skor Geekbench Bikin Samsung Galaxy S27 Makin Menjanjikan
Tekno
OPPO Find X10 Ungkap Kamera 200MP Hasselblad, Siap Bikin Foto Jadi Lebih Natural
OPPO Find X10 akhirnya mengungkap kamera 200MP dari Hasselblad. Kamera itu bisa membuat foto lebih natural.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
OPPO Find X10 Ungkap Kamera 200MP Hasselblad, Siap Bikin Foto Jadi Lebih Natural
Fashion
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Lewat inisiatif ‘With Gemini, In Craft’, Google menjadikan akal imitasi sebagai mitra kreatif pendukung bagi rumah mode, studio kreatif, serta pelaku usaha di Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Tekno
Sony Rilis DualSense Edisi GTA 6, Bawa Desain Nuansa Vice City
Sony meluncurkan DualSense edisi GTA 6. Harga kontroler ini dibanderol Rp 1,4 juta. Lalu, ada nuansa Vice City.
Soffi Amira - Jumat, 04 September 2026
Sony Rilis DualSense Edisi GTA 6, Bawa Desain Nuansa Vice City
Fun
TikTok Tambah Fitur Baru di Kolom Komentar, Hadirkan Survei Interaktif
TikTok kembali berinovasi dengan menghadirkan sederet fitur baru di kolom komentar. Mulai dari Voice Comments, Polling, hingga Photo Carousel Comments dan Live Photo Comments.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
TikTok Tambah Fitur Baru di Kolom Komentar, Hadirkan Survei Interaktif
Tekno
Harga Xiaomi 18 Fold Dikabarkan Tembus Rp 31 Juta, Bakal Pecahkan Rekor?
Harga Xiaomi 18 Fold diprediksi menembus Rp 31 juta. HP ini membawa chip Xring O3 serta tiga kamera 200MP.
Soffi Amira - Jumat, 04 September 2026
Harga Xiaomi 18 Fold Dikabarkan Tembus Rp 31 Juta, Bakal Pecahkan Rekor?
Tekno
Xiaomi 18 Fold Bawa Baterai 6.000 mAh, HP Lipat Tipis dengan Kamera 200MP
Xiaomi 18 Fold dipastikan membawa baterai 6.000 mAh. HP lipat tipis ini juga dilengkapi kamera 200MP.
Soffi Amira - Jumat, 04 September 2026
Xiaomi 18 Fold Bawa Baterai 6.000 mAh, HP Lipat Tipis dengan Kamera 200MP
Tekno
OPPO Find X10 Kantongi Sertifikasi TKDN, Sinyal Segera Meluncur di Indonesia
OPPO Find X10 dan Find X10 Pro Max sudah meraih sertifikasi TKDN. HP tersebut segera meluncur di Indonesia.
Soffi Amira - Kamis, 03 September 2026
OPPO Find X10 Kantongi Sertifikasi TKDN, Sinyal Segera Meluncur di Indonesia
Bagikan