Kecelakaan Purworejo dan Padang Panjang Tewaskan Banyak Korban Jiwa, Kakorlantas Peringatkan Anak Buahnya Lebih Sering Patroli
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryo Nugroho. (Dok. Humas Polri )
MerahPutih.com - Indonesia dikejutkan dengan dua kecelakaan tragis yang memicu banyak korban jiwa. Seperti di di Padang Panjang, Sumatera Barat (Sumbar) dan Desa Kalijambe, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah (Jateng).
Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho menyebut sebagai langkah awal pihaknya telah menginstruksikan Dirlantas Polda untuk melakukan investigasi menyeluruh terhadap faktor penyebab kecelakaan.
“Kemudian (aparat) mesti meningkatkan patroli dan penjagaan di titik-titik rawan kecelakaan (blackspot), berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan pemerintah daerah,” ungkap Agus dalam keteranganya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (8/5).
Baca juga:
Detik-detik Kecelakaan Tragis di Purworejo, Truk ‘Maut’ Oleng hingga Sebabkan 11 Orang Tewas
Selain itu, Agus juga meminta untuk adanya penindakan tegas terhadap pelanggaran lalu lintas. “Terutama mereka yang melanggar kecepatan berlebih dan kelalaian pengemudi,“ tutur Agus.
Dia juga mendorong perkuat kampanye edukasi keselamatan secara intensif melalui media sosial dan media massa. “Termasuk kampanye kegiatan langsung ke masyarakat,” jelas Agus.
Masyarakat juga diminta untuk segera melapor kepada petugas apabila menemukan kondisi jalan yang membahayakan atau perilaku pengendara yang ugal-ugalan.
“Kami segera mengambil langkah cepat untuk menangani dan mencegah terjadinya kecelakaan serupa seperti di Padang Panjang dan Purworejo,” tutur Agus.
Baca juga:
Mayoritas Korban Tewas Kecelakaan Bus Maut ALS Meninggal Akibat Trauma Tumpul
Diberitakan sebelumnya, Bus ALS (Antar Lintas Sumatera) mengalami kecelakaan tunggal di dekat Terminal Bukit Surungan, Kota Padang Panjang, Sumatera Barat. Kecelakaan maut itu menyebabkan 12 orang penumpang tewas.
Di waktu yang hampir bersamaan, kecelakaan tragis melibatkan sebuah truk tronton dan mobil angkot terjadi di Jalan Provinsi Magelang-Purworejo, tepatnya di Desa Kalijambe, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, pada Rabu (7/5) sekitar pukul 11.00 WIB.
Kecelakaan Purworejo hari ini menewaskan 11 orang yang merupakan rombongan guru asal Magelang. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
6 Jenazah Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Ditemukan 250 Meter dari Puncak Gunung Bulusaraung
Jenazah Pramugari ATR 42-500 Florencia Lolita Teridentifikasi, Dikenali dari Sidik Jari dan Gigi
Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Pesawat ATR 42-500 dari Tebing Curam Bulusaraung
Tim SAR Evakuasi Korban Jatuhnya Pesawat ATR-42-500 di Sulsel Hari ini, Identitas belum Diketahui
Korban Tewas Kecelakaan di Spanyol Capai 42 Orang, Bentuk Tim Khusus Penyelidikan
Aspal Berdarah Kalideres: Nenek 73 Tahun Tewas Usai Senggolan Maut Dekat Pabrik Kaleng
Anggota Keluarga Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Datangi RS Polri Polda Sulsel, Serahkan Sampel DNA
Bus AKAP PO Rosalia Indah Terbakar di Tol Solo–Ngawi, Diduga Korsleting
Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Sulsel, DPR : Peringatan Keras untuk Industri Penerbangan Indonesia
Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 21 Orang, Jumlah Korban Bisa Bertambah dengan 300 Orang Mengalami Luka Serius