Kecelakaan Maut di Gerbang Tol Ciawi, Olah TKP Polisi: Truk Pengakut Galon Tak Melakukan Pengereman
Lokasi kecelakaan truk di gerbang tol Ciawi. (Foto: Tangkapan Layar/Media Sosial)
MerahPutih.com - Korlantas Polri melakukan olah TKP terkait kecelakaan maut yang menewaskan delapan orang di Gerbang Tol Ciawi, Kabupaten Bogor.
Kasubdit Audit Korlantas Polri Kombes Dodi Daryanto mengungkap hasil pengamatan di lokasi kecelakaan yang melibatkan truk pengangkut galon itu.
Dia menyebut, penyidik tidak menemukan sama sekali bekas pengereman dari ban truk yang dikemudikan BW (31) itu.
“Ini menunjukkan bahwa kendaraan tidak melakukan upaya pengereman sebelum kecelakaan terjadi,” kata Dodi di Jakarta dikutip Kamis (6/2).
Baca juga:
2 Korban ‘Tragedi’ Gerbang Tol Ciawi Sulit Diidentifikasi, Polisi: Luka Bakar 100 Persen
Menurut Dodi, temuan tersebut mengindikasikan adanya kemungkinan kerusakan pada sistem pengereman kendaraan yang terlibat kecelakaan.
“Ini menjadi bahan pemeriksaan lebih lanjut, terutama untuk memverifikasi apakah sistem pengereman kendaraan bermasalah, yang berpotensi menyebabkan kecelakaan,” lanjutnya.
Dia mengatakan, dalam penyelidikan ini, tim menggunakan teknologi 3D Laser Scanner untuk merekam dan memetakan situasi kecelakaan di TKP secara tiga dimensi. Teknologi ini memungkinkan tim untuk membuat rekonstruksi kejadian secara akurat.
Baca juga:
Selesai Jalani Perawatan, Sopir Truk Galon Pemicu ‘Tragedi’ Gerbang Tol Ciawi Langsung Diperiksa
Penggunaan alat 3D Laser Scanner ini sangat penting karena memberikan gambaran visual yang lebih jelas mengenai kondisi jalan, posisi kendaraan, dan dinamika kecelakaan.
“Dengan demikian, kami bisa menyimpulkan apakah ada faktor lain yang mempengaruhi kejadian ini dan bagaimana kejadian serupa bisa dihindari di masa depan,” jelas Dodi.
Dia mengingatkan bahwa proses olah TKP dan analisis masih berlangsung, dan hasil yang lebih mendalam akan segera diumumkan setelah seluruh pemeriksaan selesai dilakukan.
“Kami berkomitmen untuk memastikan kasus ini bisa dituntaskan,” tutup Dodi. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
6 Jenazah Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Ditemukan 250 Meter dari Puncak Gunung Bulusaraung
Jenazah Pramugari ATR 42-500 Florencia Lolita Teridentifikasi, Dikenali dari Sidik Jari dan Gigi
Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Pesawat ATR 42-500 dari Tebing Curam Bulusaraung
Tim SAR Evakuasi Korban Jatuhnya Pesawat ATR-42-500 di Sulsel Hari ini, Identitas belum Diketahui
Korban Tewas Kecelakaan di Spanyol Capai 42 Orang, Bentuk Tim Khusus Penyelidikan
Antisipasi Mudik 2026, Korlantas Polri Gencar Razia Angkutan Ilegal
Aspal Berdarah Kalideres: Nenek 73 Tahun Tewas Usai Senggolan Maut Dekat Pabrik Kaleng
Anggota Keluarga Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Datangi RS Polri Polda Sulsel, Serahkan Sampel DNA
Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Sulsel, DPR : Peringatan Keras untuk Industri Penerbangan Indonesia
Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 21 Orang, Jumlah Korban Bisa Bertambah dengan 300 Orang Mengalami Luka Serius