Kebangkitan Mercedes Tak Pengaruhi Pencarian Pengganti Lewis Hamilton
Mercedes sebut kebangkitan performa tak pengaruhi pencarian pembalap musim 2025. (Foto: F1)
MerahPutih.com - Bos Mercedes, Toto Wolff menegaskan, peningkatan performa tim dalam dua balapan terakhir tidak akan mempengaruhi keputusan mereka dalam memilih pengganti Lewis Hamilton.
Tim yang berbasis di Brackley ini mengalami kesulitan di awal musim, atau tertinggal dari Red Bull, McLaren, dan Ferrari.
Namun, perbaikan penting, termasuk sayap depan baru di Grand Prix Monaco, telah membantu Mercedes melampaui Ferrari dan bersaing dengan Red Bull serta McLaren. Hal itu dimulai dengan posisi terdepan dan podium yang diraih George Russell di Kanada.
Kemenangan pertama sejak Brazil 2022 diraih pembalap Inggris itu di F1 GP Austria 2024, setelah memanfaatkan perselisihan antara Max Verstappen dan Lando Norris.
Baca juga:
Kemenangan Hamilton di Silverstone pekan lalu juga signifikan, setelah tim mengunci barisan terdepan di kualifikasi, lapor Motorsport, Kamis (11/7).
Hamilton akan bergabung dengan Ferrari di akhir musim, tetapi Wolff tidak terburu-buru dalam memilih pengganti juara tujuh kali itu.
Andrea Kimi Antonelli mungkin akan dipromosikan setelah hanya satu musim di F2. Namun, ketika ditanya bila dua kemenangan beruntun akan memengaruhi keputusan mereka, Wolff menjawab, "Itu tidak mempengaruhi pemikiran kami."
Wolff juga menekankan, fokus utamanya adalah memiliki mobil yang cepat dan menarik bagi banyak pembalap. Beberapa nama tersedia untuk mengisi posisi tersebut, seperti Carlos Sainz yang muncul sebagai kandidat potensial baru-baru ini.
Baca juga:
Daniel Ricciardo Sebut RB Butuh Tingkatkan Performa jelang F1 GP Hungaria 2024
Kemudian, Antonelli juga belum menunjukkan performa yang konsisten selama musim rookie F2-nya setelah melewati F3. Namun, Wolff tetap percaya pada potensi Antonelli.
Sebelum Grand Prix Inggris, Wolff menyarankan Antonelli untuk 'belajar berenang' dan tampil di kondisi sulit. Antonelli merespons dengan baik, memenangi Sprint Race F2 dalam kondisi basah.
Wolff juga menjelaskan, hasil tersebut sangat penting, mengingat tantangan yang dihadapi Antonelli dan tim Prema. Melihat performa Antonelli pada Sabtu, Wolff mengakui bakat dan potensinya. (waf)
Bagikan
Andrew Francois
Berita Terkait
Punya Status Juara Bertahan, Timnas U-22 Malah tak Ditarget Emas di SEA Games 2025
Kirim 996 Atlet ke SEA Games 2025 , Erick Thohir Pede Indonesia Raih 3 Besar di Asia Tenggara
Final Putra DBL 2025 Jakarta, SMA Jubilee Tebar ‘Psywar’, SMA Bukit Sion Bawa Ambisi Pertahankan Gelar Juara
Hari ini Partai Klasik Final Putri DBL Jakarta 2025, SMA Jubilee Berambisi Akhiri ‘Kutukan’ saat Hadapi SMAN 70
Final DBL 2025 Jakarta Pertemukan Tim Basket SMA Terbaik, Sentuhan Sportstainment Siap Bikin Penonton Terkesan
Gamification dan Play-to-Earn Bukan Sekadar Fitur di DRX SPORTNET, Bawa Pengguna Merasakan Keseruan di Dunia Virtual
Timnas Cricket Indonesia Pecahkan 2 Rekor Dunia di Bali, Raih 8 Kemenangan Sempurna di Rising East Asia Triseries 2025
Turunkan 'Tim Lapis Kedua' di ISG Riyadh 2025, Indonesia Yakin Bisa Bikin Kejutan
David Beckham Resmi Dianugerahi Gelar Ksatria, Diakui atas Jasanya bagi Dunia Sepak Bola dan Masyarakat Inggris
Indonesia Amankan 3 Emas di Para Badminton International 2025, Siap Buru Gelar Juara Umum