Kebakaran Los Angeles belum Padam, Grammy dan Oscar Jalan Terus, Kasi Perhatian Khusus buat Petugas Penanggulangan Bencana

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 14 Januari 2025
  Kebakaran Los Angeles belum Padam, Grammy dan Oscar Jalan Terus, Kasi Perhatian Khusus buat Petugas Penanggulangan Bencana

Grammy siap digelar pada Februari mendatang. (foto: dok/Recording Academy)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - SEPERTI ungkapan di dunia hiburan, ‘the show must go on’, begitulah yang berlaku untuk Grammy dan Oscar tahun ini. Meski api masih berkecamuk di Los Angeles, du ajang penghargaan besar di dunia hiburan itu tetap digelar.

Grammy Awards maupun Academy Awards (Oscars) akan tetap digelar sesuai jadwal, yakni pada 2 Februari dan 2 Maret mendatang. Demikian diungkapkan pada Senin (13/1). Keputusan ini menjawab pertanyaan yang telah lama dibahas di balik layar oleh para pengambil keputusan yang tengah mempertimbangkan bagaimana melanjutkan musim penghargaan di tengah kebakaran hutan dahsyat yang melanda Los Angeles.

Beberapa selebritas, seperti Jean Smart dan Patricia Arquette, telah menyerukan pembatalan acara penghargaan atau dialihkan menjadi acara amal untuk menggalang dana bagi korban kebakaran.

Musim penghargaan, yang meliputi Golden Globes, Grammys, SAG Awards, dan Oscars, memang selalu menjadi sorotan glamour di Hollywood. Namun, melihat bintang-bintang ternama yang bergelimang harta menerima penghargaan, di saat ribuan keluarga di LA kehilangan rumah dan terpaksa mengungsi, tentu bisa menimbulkan kesan tidak sensitif. Di sisi lain, acara-acara ini juga memberikan pendapatan bagi ribuan pekerja industri hiburan, mulai dari katering hingga sopir dan para profesional di bidang pencahayaan, yang merupakan bagian integral dari sektor ini.

Baca juga:

Grammy Awards 2025 Persembahkan Penghargaan Khusus untuk 11 Tokoh Besar Dunia Musik



Grammy Awards yang pertama kali mengumumkan akan tetap digelar meski kebakaran masih melanda. Tahun ini, Grammy akan memiliki format yang sedikit berbeda. Selain menampilkan pencapaian para musisi, acara ini juga akan memberi sorotan kepada petugas penanggulangan bencana yang berjuang di garis depan serta menambahkan elemen amal untuk mendukung upaya pemulihan kebakaran hutan.

"Di masa yang penuh tantangan ini, musik memiliki kekuatan untuk menyembuhkan, memberikan kenyamanan, dan menyatukan seperti halnya tidak ada yang lain," ujar CEO of Recording Academy Harvey Mason Jr dan Ketua Dewan Pimpinan Recording Company Tammy Hurt dalam surat kepada anggota, dikutip CNN.

Ia menyebut Grammy tidak hanya akan menghormati seni dan pencapaian komunitas musik, tetapi juga menjadi platform untuk memperkuat semangat ketahanan yang menjadi ciri khas Kota Los Angeles. Surat tersebut juga menyatakan acara akan tetap dilaksanakan sesuai jadwal dengan koordinasi ketat bersama otoritas lokal untuk memastikan keselamatan publik dan penggunaan sumber daya yang bertanggung jawab.

Selain itu, upaya penggalangan dana untuk korban kebakaran juga akan menjadi bagian dari acara, sekaligus menghormati keberanian para petugas yang mempertaruhkan nyawa untuk melindungi masyarakat. Pada minggu lalu, Recording Academy bersama dengan MusiCares, lembaga amalnya, meluncurkan Los Angeles Fire Relief Effort dengan donasi awal sebesar USD 1 juta atau sekira Rp 15,5 miliar untuk mendukung musisi dan profesional musik yang terdampak kebakaran. Hingga kini, dana tersebut telah mengumpulkan lebih dari USD 2 juta (sekitar Rp 31 miliar) untuk bantuan darurat dan akan terus melanjutkan upayanya.

Sementara itu, untuk acara penghargaan lainnya, beberapa di antaranya terpaksa ditunda. Pengumuman nominasi Critics Choice Awards yang sedianya akan dipandu Chelsea Handler pada 12 Januari di Santa Monica, sebuah wilayah yang dekat dengan kebakaran Palisades, ditunda dan dijadwalkan ulang pada akhir Januari.

Oscars, yang dijadwalkan pada 2 Maret, memiliki waktu lebih lama untuk menentukan langkah-langkah selanjutnya. Pemungutan suara untuk nominasi juga diperpanjang hingga 17 Januari, sedangkan pengumuman nominasi yang awalnya dijadwalkan untuk 23 Januari kini akan dilakukan secara virtual. Pihak Academy juga mengumumkan pembatalan makan siang nominasi tahun ini.

“Kami semua sangat terpukul oleh dampak kebakaran ini dan kerugian mendalam yang dialami banyak orang di komunitas kami,” ujar CEO of Academy Bill Kramer dan President of Academy Janet Yang.

Mereka menyebut Academy selalu menjadi kekuatan pemersatu di dalam industri film. “Kami berkomitmen untuk berdiri bersama menghadapi kesulitan ini,” tutup mereka.(dwi)

Baca juga:

Bersimpati pada Kebakaran Los Angeles, The Weeknd Tunda Perilisan Album hingga Konser 'Hurry Up Tomorrow'

#Musik #Grammy Awards #Oscar #Kebakaran #Los Angeles
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
NODA Entertainment Punya Cara Berbeda Mengembangkan Kolaborasi Musik dan Talenta Independen
NODA Entertainment memperluas kolaborasi dengan musisi dan talenta independen Indonesia melalui berbagai proyek, termasuk Room Service.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 04 Oktober 2026
NODA Entertainment Punya Cara Berbeda Mengembangkan Kolaborasi Musik dan Talenta Independen
ShowBiz
TENHOLES Rilis Album SATYA, Merangkum Janji, Kehilangan, Perlawanan hingga Kemanusiaan
TENHOLES merilis album terbaru SATYA yang berisi delapan lagu tentang keluarga, janji, kehilangan, kehidupan kelas pekerja, perlawanan, dan kemanusiaan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
TENHOLES Rilis Album SATYA, Merangkum Janji, Kehilangan, Perlawanan hingga Kemanusiaan
ShowBiz
Devano Danendra Rilis 'Ingat', Kisah Seseorang yang Belum Selesai dengan Luka Masa Lalu
Devano Danendra merilis 'Ingat'. Mengisahkan seseorang yang masih berusaha berdamai dengan luka masa lalu dan kesulitan kembali membuka hati.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
Devano Danendra Rilis 'Ingat', Kisah Seseorang yang Belum Selesai dengan Luka Masa Lalu
ShowBiz
Tama Yuri Rilis Album Perdana ‘Biar Aku Dianggap Beruntung’, Potret Perjalanan dari Cinta hingga Penerimaan
Tama Yuri merilis album perdana Biar Aku Dianggap Beruntung. Berisi 11 lagu, album ini merangkum fase cegil, terpuruk, hingga menerima.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
Tama Yuri Rilis Album Perdana ‘Biar Aku Dianggap Beruntung’, Potret Perjalanan dari Cinta hingga Penerimaan
ShowBiz
BTS Tak Ajukan 'ARIRANG' ke Grammy 2027, Kategori Asian Pop Tetap Dipertahankan
The Recording Academy memastikan kategori Asian Pop Music Performance tetap hadir di Grammy Awards 2027 meski BTS tak mengajukan album ARIRANG.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
BTS Tak Ajukan 'ARIRANG' ke Grammy 2027, Kategori Asian Pop Tetap Dipertahankan
ShowBiz
The Brandals Kembali dengan Album 'Oposisi', dari Musik Elektronik hingga Cerita Pekerja Urban
The Brandals bersiap merilis album studio keenam, 'Oposisi'. Membawa eksplorasi musik sekaligus cerita tentang pekerja, lingkungan, dan situasi sosial-politik.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
The Brandals Kembali dengan Album 'Oposisi', dari Musik Elektronik hingga Cerita Pekerja Urban
ShowBiz
Salma Salsabil Rilis 'maha benar', Cerita soal Rekan Kerja yang Selalu Merasa Paling Tahu
Salma Salsabil merilis single 'maha benar' yang mengangkat cerita tentang rekan kerja yang selalu merasa paling tahu dan drama kecil di kantor.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
Salma Salsabil Rilis 'maha benar', Cerita soal Rekan Kerja yang Selalu Merasa Paling Tahu
ShowBiz
Cerita di Balik 'Ajariku Jadi Berani', Lagu Banda Neira yang Lahir dari Pengalaman Ananda Badudu
Banda Neira merilis video musik 'Ajariku Jadi Berani'. Lagu ini membawa pesan tentang keberanian dan pengalaman personal.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
Cerita di Balik 'Ajariku Jadi Berani', Lagu Banda Neira yang Lahir dari Pengalaman Ananda Badudu
ShowBiz
Zhafari Mengabadikan Riuh Pikiran di Pengujung Malam lewat Album Debut Sisa Malam
Zhafari merangkum serpihan pemikiran, pengalaman pribadi, serta cerita di sekelilingnya yang kemudian diterjemahkan ke dalam berbagai bentuk musikal.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Zhafari Mengabadikan Riuh Pikiran di Pengujung Malam lewat Album Debut Sisa Malam
ShowBiz
'Arah Pulang', Kisah Tentang Jalan yang Selalu Membawa Kembali kepada Seseorang
Secara cerita, lagu ini mengikuti seorang perempuan yang telah mencoba berbagai cara untuk meninggalkan masa lalu.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
'Arah Pulang', Kisah Tentang Jalan yang Selalu Membawa Kembali kepada Seseorang
Bagikan