MerahPutih.com - Chelsea telah dikenakan denda besar setelah menyetujui kesepakatan dengan Premier League terkait transaksi transfer yang mencurigakan.
The Blues didenda sekitar 10,75 juta poundsterling (Rp 242 miliar) dan dikenai larangan transfer selama dua tahun yang ditangguhkan. Lalu, mereka juga dikenai larangan transfer akademi selama sembilan bulan.
Pemilik Chelsea yang berasal dari Amerika Serikat (AS), melaporkan sendiri pembayaran rahasia yang dilakukan kepada agen selama era Roman Abramovich dengan harapan dapat mengurangi sanksi.
Baca juga:
Prediksi Superkomputer Opta: Arsenal Favorit Kedua Juara Liga Champions 2025/26
Chelsea Diduga Terlibat Transfer Mencurigakan di Era Roman Abramovich
Investigasi tersebut berpusat pada pembayaran yang berkaitan dengan kesepakatan untuk merekrut Samuel Eto'o dan Willian pada 2013, kemudian Eden Hazard setahun sebelumnya.
Ketiga mantan pemain Chelsea tersebut tidak dianggap bersalah atau melakukan kesalahan apa pun.
Hazard bergabung dengan The Blues dari Lille dengan harga 32 juta poundsterling (Rp 721 miliar) pada 2012, hanya beberapa minggu setelah Chelsea memenangkan Liga Champions untuk pertama kalinya.
Tahun berikutnya, Chelsea merekrut Willian yang sebelumnya dikaitkan dengan Tottenham. Ia didatangkan dengan nilai transfer 30 juta poundsterling (Rp 676 miliar), sementara Eto’o bergabung dengan harga 2 juta poundsterling (Rp 45 miliar).
Baca juga:
Sandro Tonali Jadi Incaran Arsenal dan Manchester United, Newcastle Pasang Harga Rp 1,9 Triliun
Dugaan pelanggaran yang terkait dengan kesepakatan tersebut diduga ditemukan oleh pemilik baru The Blues, Todd Boehly, Behdad Egbali, dan konsorsium Clearlake Capital di tengah pengambilalihan klub pada 2022.
Pelanggaran tersebut dilaporkan kepada FA, UEFA, dan Premier League pada saat itu. (sof)