MerahPutih.com – Tragedi menimpa seorang balita berinisial I (4) yang tewas setelah terperosok ke dalam lubang proyek pembangunan lapangan multifungsi di kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan.
Kapolsek Tebet AKP Ischak menjelaskan kasus ini kini telah diambil alih ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Selatan (Polres Jaksel) untuk mendalami dugaan kelalaian dalam tragedi tersebut.
“Kejadian tersebut ditindaklanjuti oleh Polres Jakarta Selatan, yaitu di fungsi PPA,” kata Ischak, saat dikonfirmasi awak media, Selasa (30/6).
Baca juga:
Lubang TKP Balita Tewas di Tebet Bagian dari Proyek CSR Lapangan Futsal
Saksi dan Kontraktor Proyek Diperiksa
Menurut dia, lubang proyek yang rencananya dijadikan pondasi lapangan futsal telah ditutup kembali untuk mencegah insiden serupa. Polisi juga menutup tempat kejadian perkara (TKP) guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Kapolsek menambahkan tim kepolisian juga telah memeriksa sejumlah saksi serta pihak proyek terkait lubang yang menyebabkan korban meninggal dunia.
Pada saat kejadian ada pihak-pihak yang sudah kita panggil, baik proyek maupun saksi lainnya,
Kapolsek Tebet AKP Ischak
Korban Balita Terjebak 4 Jam Dalam Lubang
Insiden dilaporkan terjadi pada Sabtu (27/6) sekitar pukul 23.40 WIB. Korban balita berinisial I itu jatuh ke lubang pondasi sedalam 3,5–4 meter saat bermain bersama teman-temannya di sekitar lokasi proyek.
Baca juga:
Kronologi Balita Jatuh ke Lubang di Tebet Tewas, Polisi Dalami Dugaan Kelalaian Proyek
Balita itu sempat terjebak selama 4 jam di dalam lubang sebelum akhirnya berhasil dievakuasi pukul 03.55 WIB. Meski saat dievakuasi masih bernyawa, korban dinyatakan meninggal saat dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta Pusat. (*)