Selebrita

Beri Makan Buaya, Ed Sheeran Malah Pose Eksentrik

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 22 Maret 2018
Beri Makan Buaya, Ed Sheeran Malah Pose Eksentrik

Ed Sheeran. (foto: Stuff.co.nz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SAAT berhadapan sama buaya berukuran besar, semua orang pasti ciut nyali. Namun, enggak dengan Ed Sheeran.

Pelantun Thinking Out Loud itu terlihat tengah menikmati waktu di Benua Kangguru saat menjalani rangkaian tur di sana. Sheean mengunjungi Australia Zoo yang tersohor itu. Dulunya, almarhum Steve Irwin bekerja di kebun binatang itu untuk memastikan fasilitas konservasi yang layak bagi hewan.

Dalam kunjungannya itu, Sheeran mencoba menjajal kemampuannya sebagai pawang buaya. Berdiri di sebuah platform, Sheeran memberi makan sebuah buaya berukuran besar. Namun, alih-alih terlihat gagah, gaya Sheeran malah terlihat eksentrik.

Pasalnya, pada momen itu, tunangan Cheery Seaborn itu malah terlihat seperti menirukan gaya Salt Bae. Nama Salt Bae terkenal setelah foto chef tersebut menjadi viral di 2017.

salt bae
Chef Salt Bae dengan gaya eksentrik. (foto: eaterlondon)

"Buaya Salt Bae," ujar Sheeran pada unggahan tersebut dengan sengaja menyebut nama sang chef.

Crocodile salt bae @australiazoo

A post shared by Ed Sheeran (@teddysphotos) on

Mana yang lebih keren, Sheeran atau Salt Bae?(dwi)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan