Kalau Warga Masih Nekat Daki Gunung Agung, TNI Bakal Bertindak
Gunung Agung. (ANTARA FOTO/Wira Suryantala)
MerahPutih.com - Pemerintah melalui Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak meminta warga jangan lagi mendaki Gunung Agung atau berada dalam zona kawasan rawan bencana (KRB) III.
Menurut Komaruddin, gunung yang memiliki ketinggian 3.142 meter di atas permukaan laut itu masih dalam keadaan berbahaya dan dapat mengancam keselamatan warga.
"Saya minta warga jangan lagi ada yang mendaki Gunung Agung atau berada di KRB III. Sebaiknya mematuhi arahan pemerintah guna menjaga keselamatan bersama," kata Komaruddin di Posko Unit Pelayanan Teknis Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura, Desa Rendang, Karangasem, Bali, Jumat (15/12).
Ia pun meminta pihaknya dan anggota kepolisian beserta Basarnas untuk menyisir lokasi-lokasi yang menjadi peluang warga untuk mendaki.
"Padahal warga sudah mengetahui bahaya itu melalui media televisi dan sosial. Namun, masih juga ada yang melanggar. Kami akan paksa keluar dari KRB," katanya.
"Tindakan tegas yang bisa dilakukan, apabila ada warga yang tetap nekat mendaki Gunung Agung atau masuk zona KRB III, kami akan bawa mereka ke kantor polisi untuk diberikan pembinaan," ucap Komaruddin.
Selain itu, terkait keberadan Galian C yang masuk zona kawasan rawan bencana tiga (KRB III), apabila masih menemukan ada yang melakukan kegiatan penambangan, pihaknya tetap mengimbau agar meninggalkan lokasi itu karena sangat berbahaya.
"Karena banyak sekali jalur tikus menuju kawasan KRB III ini, saya meminta anggota untuk lebih intensif melakukan penyisiran," katanya.
Komaruddin juga mengakui, meskipun pihaknya mengerahkan 14.000 personel anggota cadangan untuk mengimbau warga tidak masuk KRB III ini, tetapi masih banyak warga yang masih bersikeras menuju yang sangat berbahaya itu.
"Ini yang terkadang tidak terpantau dan ini tugas semua pihak baik itu TNI, polisi, dan Basarnas. Namun juga dukungan dari warga untuk mengimbau kerabatnya agar menjauhi lokasi berbahaya," tegas dia.
Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengimbau para penambang pasir agar tidak masuk KRB III ini dan harus betul-betul streril dari aktivitas di dekat Gunung Agung.
Personel dari TNI juga telah berupaya untuk berjaga disetiap titik yang terjauh dari KRB sudah dilakukan upaya pencegatan agar tidak masuk ke kawasan rawan bencana, demi menjaga keselamatan bersama. (*)
Bagikan
Berita Terkait
Cuaca Panas, 75 Ha Hutan di Gunung Agung Bali Terbakar
Pendaki Gunung Agung Diminta Waspada Potensi Bahaya Gas Beracun