Kalah Main Game, Si ‘Noob’ Mulai Banyak Alasan

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Rabu, 01 Desember 2021
Kalah Main Game, Si ‘Noob’ Mulai Banyak Alasan

Bermain game online harus siap kalah dan menang. (Foto: Instagram/nak.warnet)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

“ADUH, ngelag nih!!” Ujar si noob atau anak baru menyalahkan koneksi pas lagi main game bareng teman-teman pas lagi kalah. Biasanya orang enggak jago-jago amat memang banyak alasan. Biar terkesan kalah bukan karena skill bermain melainkan hal-hal teknis.

Main game di malam hari dan party berlima dengan teman-teman memang asyik, apalagi semuanya gabung ke Discord biar komunikasi makin lancar. Mau mode game apa pun langsung sikat aja asal seru. Namun, patur diingat, main game pasti harus siap menang dan kalah. Kedengarannya sederhana, tapi pas kalah ada banyak alasan mulai disiapkan.

Sedikit kilas balik, anak generasi 90-an pasti pernah datang ke rental PS setiap minggu atau pas pulang sekolah. Isi tas sekolahnya pasti mayoritas perlengkapan tempur untuk main di rental, seperti baju ganti, uang lebih, remote TV, universal, dan stik PS cadangan biar makin jago. Stik PS sengaja dibeli karena biasanya di rental tombolnya kurang presisi sehingga megganggu kenyaman bermain.

Ujung-ujungnya pas kalah, malah menyalahkan stik PS mereka sendiri. Lah, gimana? Berikut alasan-alasan si noob pas kalah main game.

Baca juga:

Puasa Main Game Sebulan, Kenapa Tidak?

1. Lag

Kalah Main Game, Si ‘Noob’ Mulai Banyak Alasan
Pastikan koneksi internet aman. (Foto: Unsplash/Onur Binay)

Rata-rata jenis game dimainkan game online menggunakan koneksi internet. Enggak usah malu-malu, alasan klasik ini pasti sering dilontarkan untuk menutupi kegagalan saat bermain game online. Semua gamers pasti pernah merasakan betapa menjengkelkan jika lag terjadi. Lagi asyik-asyik war di game, eh malah patah-patah karena koneksi.

Menggunakan lag sebagai alasan kegagalan seakan menjadi cara paling mudah agar tidak terlihat payah. Namun, kita tidak pernah tahu, bisa saja pemain tersebut benar-benar mengalami lag dan kebetulan terjadi di tiap kali terjadi pertempuran.

2. Udah lama enggak main

Kalah Main Game, Si ‘Noob’ Mulai Banyak
Alasan klasik. (Foto: Unsplash/Sammy Williams)


“Sorry udah lama enggak main, jadi kaku”. Pret! Yang namanya jago sih mau di mana dan kapan saja tetap jago. Memang sih gamers juga punya kehidupan seperti bekerja, sekolah, atau kuliah mengharuskan mereka meninggalkan dunia game sejenak. Namun, ucapan pamungkas ‘udah lama enggak main’ terkadang sulit untuk diterima, kenapa ya?

Kalau memang benar sudah lama enggak main, coba lihat profil mereka dan kapan terakhir kali main. Jika memang baru kembali bermain lagi, mungkin bisa dimengerti. Namun, kebanyakan mereka bersembunyi di balik kata tersebut, padahal terakhir kali main kemarin. Nice try, but not good enough.

3. Masalah di keyboard, mouse, stik, atau monitor

Kalah Main Game, Si ‘Noob’ Mulai Banyak Alasan
Alasannya bisa ke perangkat yang dimiliki. (Foto: Unsplash/Ryan Putra)

Masih ingat dengan zaman mouse masih menggunakan bola di bagian bawah? Pasti kamu sering menemukan gamers memakai kalimat ‘mouse gue bolanya macet’ sebagai alasan saat kalah.

Di zaman sekarang begitu mouse sudah wireless, alasan baru muncul ‘baterai mouse gue habis’. Tunggu saja nanti sampai tiba-tiba bilang ‘aduh mouse gue tiba-tiba hilang’.

Enggak cuma mouse, perangkat pendukung bermain game seperti stik, keyboard, dan monitor juga sering dijadikan alasan kalah.

Baca juga:

Main Game Bisa Menyebabkan Kejang-Kejang? Ini Kata Dokter

4. Menyalahkan tim

Kalah Main Game, Si ‘Noob’ Mulai Banyak Alasan
Menyalahkan tim. (Foto: Reddit)


“Tim gue noob, banyak feeder-nya”. Terkadang salah satu pemain menggunakan rekan timnya sebagai alasan di balik kekalahan karena tidak tahu siapa saja rekan tim mereka.

Di momen tersebut lahirnya budaya toxic dari bermain game multiplayer online, seperti Dota 2, Mobile Legends: Bang Bang, League of Legends, dan lain sebagainya. Apalagi di mode Ranked Match, para pemainnya jago-jago. Kalau ada satu jadi beban, bisa kalah gamenya.

5. Musuhnya nge-cheat

Kalah Main Game, Si ‘Noob’ Mulai Banyak Alasan
Cheater memang jadi musuh gamers sejati. (Foto: Hot Shot Gamers)


Alasan seperti ini mungkin ada benarnya jika memang player lain menggunakan cheat. Cheater menjadi masalah serius dan membuat jengkel para pemain.

Namun, keberadaannya bisa dibedakan antara memang jago dengan menggunakan program bantuan. Apabila gamers tersebut enggak terbukti menggunakan program apa pun, siap-siap saja kamu menjadi bahan ejekan dari pemain tersebut. (and)

Baca juga:

Begadang Main Game Padahal Besok Pagi Ada Kelas? Gas Terus

#Desember Akal-Akalan Negeri Aing #Game
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
Perusahaan Gim Indonesia Mulai Kembangkan Premium PC, Gim Benuansa Nyaman Paling Diminati Pasar
Ada sejumlah alasan mengapa prospek industri gim di Indonesia mempunyai masa depan yang cerah dan dapat memimpin di masa depan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Oktober 2026
Perusahaan Gim Indonesia Mulai Kembangkan Premium PC, Gim Benuansa Nyaman  Paling Diminati Pasar
Fun
GTA 6 Rilis November, ini nih Karakter Utamanya
Alur cerita akan mengikuti petualangan pasangan ala Bonnie dan Clyde ini melintasi dunia kejahatan Amerika Serikat yang kelam.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
GTA 6 Rilis November, ini nih Karakter Utamanya
Fun
GTA 6 Versi PC Diperkirakan Rilis Awal 2027, Mode Online Masih Misterius
GTA 6 versi PC diperkirakan hadir awal 2027 setelah rilis konsol pada 19 November 2026. Simak perbandingannya dengan GTA 5 dan kabar mode online.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
GTA 6 Versi PC Diperkirakan Rilis Awal 2027, Mode Online Masih Misterius
ShowBiz
Andrew Koji Sempat Tak Percaya Diri Perankan Ryu di Film Live-Action 'Street Fighter'
Andrew Koji mengaku sempat ragu memerankan Ryu di film Street Fighter. Simak tantangan mendalami karakter, kisah turnamen, dan 14 adegan pertarungan utama.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Andrew Koji Sempat Tak Percaya Diri Perankan Ryu di Film Live-Action 'Street Fighter'
ShowBiz
Bukan Cuma Adu Jurus, Film Live-Action 'Street Fighter' Juga Sajikan Komedi yang Menggelitik
Film Street Fighter tayang 14 Oktober 2026 di bioskop Indonesia. Simak sinopsis Ryu dan Ken, 14 adegan pertarungan, serta daftar pemainnya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Bukan Cuma Adu Jurus, Film Live-Action 'Street Fighter' Juga Sajikan Komedi yang Menggelitik
ShowBiz
Game 'Battlefield' Segera Diangkat ke Layar Lebar, Michael B. Jordan dan Christopher McQuarrie Bakal Terlibat
Battlefield dari Electronic Arts segera diadaptasi menjadi film. Michael B. Jordan dan Christopher McQuarrie terlibat dalam pengembangan proyek.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
Game 'Battlefield' Segera Diangkat ke Layar Lebar, Michael B. Jordan dan Christopher McQuarrie Bakal Terlibat
ShowBiz
20th Century Studios Siap Adaptasi Game Roblox '99 Nights in the Forest' ke Layar Lebar
20th Century Studios dikabarkan mengadaptasi gim Roblox 99 Nights in the Forest menjadi film live-action. Josh Cooley ditunjuk menulis skenario.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
20th Century Studios Siap Adaptasi Game Roblox '99 Nights in the Forest' ke Layar Lebar
Fun
10 Musisi Diduga Terlibat Soundtrack 'GTA VI', dari Travis Scott hingga Fred again..
Sejumlah musisi mengunggah visual bernuansa GTA VI. Travis Scott hingga Fred again.. kini ramai dikaitkan dengan musik dan radio dalam game.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
10 Musisi Diduga Terlibat Soundtrack 'GTA VI', dari Travis Scott hingga Fred again..
ShowBiz
'Crazy Taxi' Diadaptasi Jadi Film Live-Action, Bawa Kembali Kekacauan dari Era Game
Crazy Taxi akan diadaptasi menjadi film live-action komedi oleh Netflix. Film ini melibatkan tim Sonic the Hedgehog dan penulis The Naked Gun.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 September 2026
'Crazy Taxi' Diadaptasi Jadi Film Live-Action, Bawa Kembali Kekacauan dari Era Game
Tekno
Sony Rilis DualSense Edisi GTA 6, Bawa Desain Nuansa Vice City
Sony meluncurkan DualSense edisi GTA 6. Harga kontroler ini dibanderol Rp 1,4 juta. Lalu, ada nuansa Vice City.
Soffi Amira - Jumat, 04 September 2026
Sony Rilis DualSense Edisi GTA 6, Bawa Desain Nuansa Vice City
Bagikan