Film

Kaiju Kembali di Trailer 'Godzilla Minus One'

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 05 September 2023
Kaiju Kembali di Trailer 'Godzilla Minus One'

'Godzilla Minus One' rilis trailer. (foto: screenrant.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KEPANIKAN melanda sebuah kota di Jepang. orang-orang berlarian menghindar. Gerbong kereta dilempar ke tengah kota, menghancurkan gedung-gedung. Sesosok monster mengaum, menggigit sebuah gerbong kereta lalu melemparkannya. "Apakah itu Godzilla?" Kata seorang perempuan dalam kereta.

Demikianlah adegan pembuka dalam trailer terbaru film Godzilla Minus One. Film yang ditulis dan disutradarai Takashi Yamazaki, yang juga memimpin tim efek visual, ini akan menjadi film Godzilla berbahasa Jepang ke-33 dan film Godzilla ke-37 secara keseluruhan.

Film ini juga akan menjadi film live-action Jepang pertama yang menampilkan kaiju ikonis sejak Shin Godzilla pada 2016. Film itu tercatat sebagai film nonbahasa Inggris dengan pendapatan tertinggi dalam waralaba Godzilla. Film tersebut bahkan mendapatkan skor Rotten Tomatoes tertinggi keempat dari keseluruhan waralaba.

BACA JUGA:

Film Terbaru Godzilla Tayang 2023

Trailer yang diluncurkan Toho tersebut menggambarkan Godzilla yang kembali dengan gaya epik. Monster laut itu muncul ke tengah kota membuat kehancuran, termasuk meledakkan jalan kota.

Cuplikan ini juga menjelaskan pemilihan judul lewat serangkaian kutipan yang merujuk pada fakta bahwa Jepang telah kehilangan segalanya setelah perang, dan bahwa kehadiran Godzilla membawa negara itu ke titik 'minus'. Film Godzilla Minus One akan tayang pada 3 November di Jepang dan 1 Desember di Amerika Serikat.

godzila
Monster raksasa penunggu laut kini muncul lagi ke permukaan untuk kembali mengamuk di hadapan manusia.(foto: youtube_TOHO)

Elemen yang paling penting dan membuat penasaran penggemar pada trailer ini yakni latar belakang Jepang pasca-Perang Dunia II. Meskipun beberapa sinopsis menyatakan ini berarti film ini berlatar belakang pada akhir 1940-an, saat ini belum jelas bagaimana hal itu bisa terjadi.

Salah satu momen penting dalam trailer ini yaitu ketika seorang karakter mengenali Godzilla, padahal itu tidak mungkin terjadi dalam garis waktu asli waralaba ini. Jika diingat kembali, serangan pertama Godzilla terjadi pada 1954. Amat mungkin, rincian tentang periode waktu dan kesinambungan akan menjadi lebih jelas ketika trailer yang lebih baru untuk film ini dirilis.

BACA JUGA:

Petualangan Dua Monster Berlanjut di 'Godzilla X Kong: The New Empire'

Meski demikian, latar yang ditampilkan sesuai dengan nuansa film yang lebih serius dalam waralaba Godzilla. Godzilla selalu terkait erat dengan Perang Dunia II, dan kedatangan monster ini dalam film orisinil pada 1954 secara luas diyakini sebagai metafora bagi Jepang dalam menghadapi dampak bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki pada 1945.

Trailer Godzilla Minus One juga menggambarkan bahwa umat manusia akan melawan Godzilla di darat dan laut.

godzilla minus one
Timeline film ini akan dibuat pasca-Perang Dunia II.(foto: youtube_TOHO)

Meskipun film ini akan mengambil latar waktu jauh sebelum peristiwa Shin Godzilla, tampaknya film ini tetap mempertahankan rasa keputusasaan dan bencana yang menakjubkan dari film tersebut.(aqb)

BACA JUGA:

Plex Rilis Figurin Gabungan Neon Genesis Evangelion dan Godzilla

#Film
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
'Mononoke: The Curse of the Serpent' Jadi Penutup Trilogi, Tayang di Netflix 29 September
Mononoke: The Curse of the Serpent menjadi film ketiga sekaligus penutup trilogi Mononoke. Film ini tayang di Netflix 29 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
'Mononoke: The Curse of the Serpent' Jadi Penutup Trilogi, Tayang di Netflix 29 September
ShowBiz
Liam dan Noel Gallagher Datang Telat ke Pemutara Perdana 'Oasis: Don’t Look Back in Anger' di London
Saat duo bersaudara tersebut tiba, karpet hitam sudah hampir kosong.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Liam dan Noel Gallagher Datang Telat ke Pemutara Perdana 'Oasis: Don’t Look Back in Anger' di London
ShowBiz
Film Dokumenter 'Musk' Siap Bongkar Ambisi, Kontroversi, dan Sisi Gelap Elon Musk
Trailer terbaru film dokumenter Musk karya Alex Gibney menyoroti sisi kontroversial Elon Musk, dari ambisi hingga berbagai penilaian keras terhadap karakternya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Film Dokumenter 'Musk' Siap Bongkar Ambisi, Kontroversi, dan Sisi Gelap Elon Musk
ShowBiz
Bukan Sekadar Film Pemberontakan, Andrew Garfield Ungkap Pesan di 'The Uprising'
Andrew Garfield berharap film The Uprising yang tayang 11 September 2026, dapat menggugah masyarakat dan membuat para miliarder merasa ketakutan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Bukan Sekadar Film Pemberontakan, Andrew Garfield Ungkap Pesan di 'The Uprising'
ShowBiz
'The Whisper Man' Ditonton 23,2 Juta Kali di Netflix, Langsung Masuk 10 Besar
The Whisper Man mencetak debut fantastis di Netflix. Film thriller psikologis itu sudah ditonton 23,2 juta kali.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
'The Whisper Man' Ditonton 23,2 Juta Kali di Netflix, Langsung Masuk 10 Besar
ShowBiz
Nathan Fielder Diam-Diam Bikin Dokumenter 'You Can See Everything', Ikuti Hidup Elizabeth Holmes hingga ke Penjara
Nathan Fielder membuat film dokumenter 'You Can See Everything' tentang Elizabeth Holmes. Film ini mengikuti kehidupan Holmes hingga ke penjara.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Nathan Fielder Diam-Diam Bikin Dokumenter 'You Can See Everything', Ikuti Hidup Elizabeth Holmes hingga ke Penjara
ShowBiz
Dari Toronto dan Busan, 'Empat Musim Pertiwi' Kini Melaju ke Tokyo International Film Festival
Film 'Empat Musim Pertiwi' karya Kamila Andini akan tayang di Tokyo International Film Festival setelah perjalanan internasionalnya dari Toronto dan Busan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Dari Toronto dan Busan, 'Empat Musim Pertiwi' Kini Melaju ke Tokyo International Film Festival
ShowBiz
'Descendants of the Sun' Jadi Film Indonesia, Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo Siap Bawa Kisah Yoo Shi-jin dan Kang Mo-yeon ke Layar Lebar
Film adaptasi Indonesia 'Descendants of the Sun' dibintangi Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo, disutradarai Hanung Bramantyo.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
'Descendants of the Sun' Jadi Film Indonesia, Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo Siap Bawa Kisah Yoo Shi-jin dan Kang Mo-yeon ke Layar Lebar
ShowBiz
FFI 2026 Umumkan 25 Film yang Lolos Seleksi Awal Tahap 1, Ada 'Agak Laen Menyala Pantiku!' hingga 'Tukar Takdir'
FFI 2026 mengumumkan 25 film yang lolos Seleksi Awal Tahap 1 kategori Film Cerita Panjang, dari 'Agak Laen Menyala Pantiku!' hingga 'Tukar Takdir'.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
FFI 2026 Umumkan 25 Film yang Lolos Seleksi Awal Tahap 1, Ada 'Agak Laen Menyala Pantiku!' hingga 'Tukar Takdir'
ShowBiz
Faktor Usia Mulai Terasa, Robert Pattinson Curhat Tantangan Fisik Syuting 'The Batman Part II'
Robert Pattinson mulai merasakan dampak usia saat melakoni adegan perkelahian di The Batman Part II. Simak pengakuan lengkapnya mengenai proses syuting!
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 04 September 2026
Faktor Usia Mulai Terasa, Robert Pattinson Curhat Tantangan Fisik Syuting 'The Batman Part II'
Bagikan