KAI Resmi Operasikan KRL Baru CLI-125, Pengguna Mengaku Berasa Naik MRT Jakarta

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Senin, 02 Juni 2025
KAI Resmi Operasikan KRL Baru CLI-125, Pengguna Mengaku Berasa Naik MRT Jakarta

KRL baru dari China yang mulai beroperasi secara resmi sejak 1 Juni 2025. (Foto: YouTube/Alif Putra Banyuaji)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui KAI Commuter resmi meluncurkan tiga rangkaian KRL terbaru seri CLI-125 mulai 1 Juni 2025.

Dua rangkaian langsung dialokasikan ke lintas Bogor dan satu ke lintas Cikarang—dua jalur dengan kepadatan penumpang tertinggi di Jabodetabek.

Pengguna KRL menyambut antusias dan mengaku puas dengan pengooperasian armada baru ini. Banyak penumpang mengambil foto atau video saat keretanya datang sampai mereka naik di dalam.

"Keretanya udah terasa berbeda ketika dia datang. Suara klaksonnya beda, dan secara umum ukurannya kelihatan lebih beda dari kereta yang biasanya," kata Rahadian Rundjan, penumpang yang naik dari stasiun Bojonggede ke Cawang kepada MerahPutih.com, Senin (2/6).

Menurut Raha, pendingin udara KRL baru lebih sejuk daripada KRL lama. Gerbongnya lebih kedap suara dari luar, dan guncangannya lebih ringan.

"Bisa dibilang, naik kereta ini serasa naik MRT di Jakarta," tambah Raha.

Baca juga:

KAI Pesan 8 Rangkaian KRL Baru Lagi dari China

Raha berharap armada baru ini bisa terawat dengan baik dan pengoperasiannya terus lancar.

"Dan jika memungkinkan ditambah jumlahnya untuk kenyamanan penumpang, terutama di jam-jam rush hour," tutur Raha.

Lili Romli, penumpang lainnya, mengatakan senang akhirnya KRL baru yang ditunggu-tunggu ini akhirnya beroperasi. Sebagai pengguna tetap KRL, ia merasakan kesan berbeda antara KRL baru dan lama.

Menurut Romli, kereta terasa lebih besar dan canggih.

"Papan informasinya sudah elektronik. Tidak ada pintu antar gerbong," kata Lili.

Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, mengatakan bahwa pembaruan armada ini jadi bagian dari komitmen KAI Group dalam memperkuat layanan transportasi perkotaan yang inklusif dan terjangkau.

“Ini juga bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus meningkat,” ujar Anne, seperti dikutip Antara, Senin (2/6).

Total, ada 8 rangkaian CLI-125 yang sudah hadir: 7 hasil impor dan 1 produksi lokal PT INKA. Semua telah lulus uji dan mendapat sertifikasi dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA). (dru)

Baca juga:

KAI Minta Tambahan Modal PMN Rp 2 Triliun untuk Pengadaan KRL Baru

#Penumpang KRL #Commuter Line #PT KAI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
PT KAI Gelontorkan Rp 11 Triliun Buat Reaktivasi Jalur KA di Sumatera Barat
Saat ini jalur kereta api aktif di Pulau Jawa telah mencapai 7.000 kilometer sedangkan rel moda transportasi darat tersebut di luar Jawa masih kurang dari 1.000 kilometer padahal populasinya 50:50 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
PT KAI Gelontorkan Rp 11 Triliun Buat Reaktivasi Jalur KA di Sumatera Barat
Indonesia
Ada Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran, Stasiun Gambir Beroperasi Normal
penyampaian pendapat dilaksanakan hari ini mulai pukul 10.00 WIB dengan titik kegiatan berada di sekitar kawasan Monas, Tugu Tani, gedung DPR/MPR, UKI Cawang, Bundaran Senayan, dan Rawamangun.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Ada Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran, Stasiun Gambir Beroperasi Normal
Indonesia
LRT Jakarta Terhubung Sampai Manggarai, KAI Dukung Penyelesaian Akses Langsung ke Stasiun
Penyelesaian fasilitas penghubung langsung antarkeduanya masih dilakukan agar perpindahan pelanggan antarmoda di masa depan dapat semakin mudah.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
LRT Jakarta Terhubung Sampai Manggarai, KAI Dukung Penyelesaian Akses Langsung ke Stasiun
Indonesia
2 Warga Tewas Tertemper Kereta Api Parahyangan di Karawang
Peristiwa itu terjadi pada Minggu siang di perlintasan sebidang liar KM 67+400–500, antara Stasiun Karawang dan Stasiun Klari.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
2 Warga Tewas Tertemper Kereta Api Parahyangan di Karawang
Indonesia
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Pelanggan Kereta Panoramic mencapai 140.583 orang sepanjang Januari-Agustus 2026, tumbuh 62,86 persen dibandingkan periode yang sama 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Indonesia
7 Trainset KRL Kembali Beroperasi di Bogor, Kapasitas Layanan Bertambah
Sebanyak tujuh trainset KRL kembali beroperasi di Bogor. Kini, kapasitas layanannya sudah bertambah.
Soffi Amira - Selasa, 06 Oktober 2026
7 Trainset KRL Kembali Beroperasi di Bogor, Kapasitas Layanan Bertambah
Indonesia
Danantara Belum Pastikan Bakal Kucurkan Dana Buat Impor Kereta Bekas Dari Jepang
Terkait kebutuhan pendanaan rencana impor KRL bekas dari Jepang tersebut, Dony belum dapat memastikan terkait keterlibatan Danantara,
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2026
Danantara Belum Pastikan Bakal Kucurkan Dana Buat Impor Kereta Bekas Dari Jepang
Indonesia
172 Perlintasan Ditutup, KAI masih Kejar Pengamanan 190 Titik Rawan
Perusahaan kini memusatkan perhatian pada 190 titik lainnya yang dinilai membutuhkan peningkatan fasilitas keselamatan.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
172 Perlintasan Ditutup, KAI masih Kejar Pengamanan 190 Titik Rawan
Indonesia
Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT, KAI Tutup 172 Perlintasan
KAI menerbitkan instruksi penutupan 172 titik perlintasan sebidang dan per 23 Juli 2026 seluruh target tersebut telah terealisasi.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT, KAI Tutup 172 Perlintasan
Indonesia
KA Argo Muria, KA Argo Sindoro dan KA Argo Merbabu Dilebur Jadi KA Muria
Perubahan tersebut merupakan penyederhanaan identitas layanan untuk menghadirkan nama yang lebih ringkas, konsisten, dan mudah dikenali pelanggan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
KA Argo Muria, KA Argo Sindoro dan KA Argo Merbabu  Dilebur Jadi KA Muria
Bagikan