KAI Antisipasi Titik Rawan Selama Lebaran

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Selasa, 23 Mei 2017
KAI Antisipasi Titik Rawan Selama Lebaran

Ilustrasi. (MP/Mauritz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengantisipasi titik-titik rawan, baik yang bersifat alam dan non-alam selama penyelenggaraan masa angkutan Lebaran 2017.

"Kami tadi berangkat dari Jakarta ngecek satu-persatu dan berhenti di Cirebon," kata Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro di sela memantau kesiapan lintas jelang Lebaran di Semarang, Senin (22/5).

Edi, beserta rombongan dari PT KAI dan jajaran Kementerian Perhubungan tiba di Stasiun Tawang, Semarang, sekitar pukul 18.30 WIB dengan menggunakan kereta khusus inspeksi.

Pengecekan, kata dia, dilakukan di stasiun-stasiun besar yang nantinya akan menerima penumpang masa angkutan Lebaran dan secara prinsip KAI sudah siap untuk masa angkutan Lebaran.

"Namun, kami harus tetap mengantisipasi banyak hal. Sebagai contoh, antisipasi kerawanan yang bersifat alam. Di Cirebon ada daerah yang sering longsor. Paling tidak, ada tiga titik," katanya.

Kemudian, kata dia, di wilayah Daops III dan IV juga ada daerah yang rawan longsor, demikian pula banjir sehingga harus diantisipasi untuk memperlancar arus selama masa angkutan Lebaran.

"Kedua, kerawanan yang sifatnya bukan alam. Misalnya, ada titik yang berulang terjadi pelemparan, peletakan balok, atau mungkin saja ada anak-anak menaruh batu," katanya.

Untuk mengantisipasi kerawanan itu, pihaknya akan mengerahkan tim untuk melakukan penjagaan, termasuk di perlintasan-perlintasan sebidang yang rawan terjadi kecelakaan.

"Salah satu yang kami perhatikan sekarang ini adalah perlintasan sebidang. Sangat membahayakan manakala ada saudara-saudara mau pulang kampung karena pasti trafik padat," katanya.

Dengan adanya penjagaan petugas, terutama di perlintasan sebidang selama masa angkutan Lebaran 2017, lanjut dia, diharapkan bisa mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

"Di perlintasan-perlintasan sebidang itu akan dijaga. Di Daops IV kurang lebih ada 170 titik, di Daops III kurang lebih sama. Makanya, kami kerahkan tim untuk menjaga," katanya.

Jadi, kata Edi, semua personel PT KAI akan disiagakan untuk turun ke lapangan selama masa angkutan Lebaran, baik di atas kereta api (KA), di stasiun-stasiun, dan di perlintasan sebidang.

Sumber: ANTARA

#PT KAI #Arus Mudik #Lebaran 2017
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
KAI Tambah 8.466 Kursi Kereta Antarkota per Hari, GAPEKA 2026 Berlaku 1 Desember
KAI menambah 8.466 kursi kereta antarkota per hari dan 39 perjalanan melalui GAPEKA 2026 yang mulai berlaku pada 1 Desember.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 November 2026
KAI Tambah 8.466 Kursi Kereta Antarkota per Hari, GAPEKA 2026 Berlaku 1 Desember
Indonesia
PT KAI Gelontorkan Rp 11 Triliun Buat Reaktivasi Jalur KA di Sumatera Barat
Saat ini jalur kereta api aktif di Pulau Jawa telah mencapai 7.000 kilometer sedangkan rel moda transportasi darat tersebut di luar Jawa masih kurang dari 1.000 kilometer padahal populasinya 50:50 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
PT KAI Gelontorkan Rp 11 Triliun Buat Reaktivasi Jalur KA di Sumatera Barat
Indonesia
Ada Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran, Stasiun Gambir Beroperasi Normal
penyampaian pendapat dilaksanakan hari ini mulai pukul 10.00 WIB dengan titik kegiatan berada di sekitar kawasan Monas, Tugu Tani, gedung DPR/MPR, UKI Cawang, Bundaran Senayan, dan Rawamangun.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Ada Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran, Stasiun Gambir Beroperasi Normal
Indonesia
LRT Jakarta Terhubung Sampai Manggarai, KAI Dukung Penyelesaian Akses Langsung ke Stasiun
Penyelesaian fasilitas penghubung langsung antarkeduanya masih dilakukan agar perpindahan pelanggan antarmoda di masa depan dapat semakin mudah.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
LRT Jakarta Terhubung Sampai Manggarai, KAI Dukung Penyelesaian Akses Langsung ke Stasiun
Indonesia
2 Warga Tewas Tertemper Kereta Api Parahyangan di Karawang
Peristiwa itu terjadi pada Minggu siang di perlintasan sebidang liar KM 67+400–500, antara Stasiun Karawang dan Stasiun Klari.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
2 Warga Tewas Tertemper Kereta Api Parahyangan di Karawang
Indonesia
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Pelanggan Kereta Panoramic mencapai 140.583 orang sepanjang Januari-Agustus 2026, tumbuh 62,86 persen dibandingkan periode yang sama 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Indonesia
7 Trainset KRL Kembali Beroperasi di Bogor, Kapasitas Layanan Bertambah
Sebanyak tujuh trainset KRL kembali beroperasi di Bogor. Kini, kapasitas layanannya sudah bertambah.
Soffi Amira - Selasa, 06 Oktober 2026
7 Trainset KRL Kembali Beroperasi di Bogor, Kapasitas Layanan Bertambah
Indonesia
Danantara Belum Pastikan Bakal Kucurkan Dana Buat Impor Kereta Bekas Dari Jepang
Terkait kebutuhan pendanaan rencana impor KRL bekas dari Jepang tersebut, Dony belum dapat memastikan terkait keterlibatan Danantara,
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2026
Danantara Belum Pastikan Bakal Kucurkan Dana Buat Impor Kereta Bekas Dari Jepang
Indonesia
172 Perlintasan Ditutup, KAI masih Kejar Pengamanan 190 Titik Rawan
Perusahaan kini memusatkan perhatian pada 190 titik lainnya yang dinilai membutuhkan peningkatan fasilitas keselamatan.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
172 Perlintasan Ditutup, KAI masih Kejar Pengamanan 190 Titik Rawan
Indonesia
Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT, KAI Tutup 172 Perlintasan
KAI menerbitkan instruksi penutupan 172 titik perlintasan sebidang dan per 23 Juli 2026 seluruh target tersebut telah terealisasi.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT, KAI Tutup 172 Perlintasan
Bagikan