‘Kadet 1947’, Gambaran Perjuangan Anak Muda Melawan Belanda di 1947
Marthino Lio dan Omara Esteghlal di film Kadet 1947. (Foto: Instagram/marthinolio)
FILM dibuka dengan para kadet (calon siswa TNI Angkatan Udara) yang sedang sibuk di hanggar, mulai dari mengecat, bersih-bersih, sampai mengecek kondisi pesawat. Tak lama berselang, semua personel langsung membuat barisan ketika Soekarno (Ario Bayu) datang untuk melihat kondisi pesawat.
Empat orang kadet yakni Mulyono (Kevin Julio), Sutardjo Sigit (Bisma Karisma), Suharnoko Harbani (Omara Esteghlal), dan Bambang Saptoadji (Marthino Lio) sedang menimba ilmu di Pangkalan Udara Maguwo, Yogyakarta, pada 1947. Masing-masing memiliki tekad yang kuat untuk bisa menerbangkan pesawat, terlebih Bambang Saptoadji dengan rencana cerdiknya.
Keempat kadet ini dipercaya oleh Agustinus Adisoejipto (Andri Mashadi) untuk membangun pesawat menggunakan perlengkapan yang tersedia. Namun, Bambang Saptoadji selalu mengeluh karena itu bukanlah tujuan utamanya, melainkan menerbangkan pesawat. Sampai akhirnya ia mengajak dua rekannya, Suharnoko Harbani dan Sutardjo Sigit, untuk mencuri kesempatan melihat anggota lain belajar menerbangkan pesawat.
Baca juga:
Berbeda dengan Mulyono yang enggan diajak dan mau menuruti perintah atasannya itu. Meski begitu, ia tetap membantu tiga rekannya untuk tetap aman dari pantauan Adisoejipto.
Singkat cerita, keempat kadet ini menjalankan misi berbahaya, yakni menghancurkan markas Belanda di Semarang, Ambarawa, dan Salatiga. Sebelum berangkat, mereka diberikan strategi oleh Halim Perdanakusuma (Ibnu Jamil) dan berharap kembali sebelum matahari terbit.
Impian mereka untuk menerbangkan pesawat akhirnya tercapai. Sayangnya saat ingin berangkat, pesawat Bambang Saptoadji mengalami kendala sehingga tidak diizinkan mengudara. Ada pun yang disorot dari aksi ini adalah bagaimana para kadet yang saat itu belum piawai dalam membawa pesawat, punya semangat dan rasa cinta yang besar untuk Indonesia.
Baca juga:
Film Kadet 1947 merupakan film yang mengajak penontonnya membangkitkan rasa nasionalisme dan cinta Tanah Air. Meski begitu, sang sutradara Rahabi Mandra dan Aldo Swastia mampu mengemasnya dengan unsur komedi agar bisa relevan dengan anak muda.
Selama menonton, kamu juga dijamin tidak bosan karena efek senjata, bom, dan latar tempat yang ditampilkan seolah-olah membawa kita kembali ke masa itu. Film ini juga mengajarkan kita pentingnya saling mendukung antar sahabat, membantu sama lain, dan pentingnya keluarga saat kita bertugas.
Buat yang penasaran, kamu bisa menyaksikan Kadet 1947 di bioskop mulai 25 November 2021. Khusus bagi pelajar dan mahasiswa, film Kadet 1947 menggelar program nobar gratis di 11 kota, termasuk Jakarta, Bandung, Jogja, Surabaya, dan Makassar pada 25-28 November 2021. (and)
Baca juga:
Bagikan
Andreas Pranatalta
Berita Terkait
10 Film Indonesia Terlaris di Tahun 2025, 'Jumbo' Tembus 10 Juta Penonton
Berani Sampaikan Ide, Miley Cyrus Tembus Proyek 'Avatar' James Cameron
Film Thriller Korea 'Sister' Siap Tayang Januari 2026, Jung Zi So Jadi Bintang Utama
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
‘Every Day, We’ Tayang Februari 2026, Film Romansa Remaja Kim Sae-ron dan Lee Chae-min
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Rekomendasi Deretan Film Natal yang Bikin Liburan Akhir Tahun Makin Hangat
Aktor 'It: Chapter Two' James Ransone Meninggal Dunia, Bunuh Diri di Usia 46 Tahun
Amazon Teken Kontrak dengan Netflix, James Bond Ikut Pindah Rumah
Disutradarai Baim Wong, Christine Hakim Karakter Utama dalam Film ‘Semua Akan Baik-baik Saja’