Kabar Gembira, Kini Anda Bisa Memiliki Motor Chopper Seri Presiden Jokowi

Thomas KukuhThomas Kukuh - Rabu, 01 Agustus 2018
Kabar Gembira, Kini Anda Bisa Memiliki Motor Chopper Seri Presiden Jokowi

Motor Chopper Presiden Jokowi (Kabaroto.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Di awal tahun 2018, dunia otomotif khususnya modifikasi motor makin naik setelah Presiden RI, Joko Widodo membeli sebuah motor chooper hasil karya builder lokal, Elders Garage.

Nah, kabar baik bagi Amda yang ingin punya sepeda motor chopper seperti Jokowi. Elders Garage mulai membuka pesanan untuk pembuatan chopper seperti milik Jokowi tersebut. "Ada 8 unit motor kembar identik dengan milik Jokowi yang kami buat. Sudah laku 5, jadi tinggal 3 unit yang masih bisa dipesan, sistemnya PO," ujar Herest Frasthio, Owner Elders Garage seperti dilansir KabarOto.com (MP Media).

Bengkel motor custom yang terletak di Jalan Lebak Bulus Raya 58 Jakarta Selatan ini mematok harga Rp 200 juta untuk satu unit motor custom yang dibangun dari rangka Royal Enfield Bullet 350 tahun 2016. "Motor ini kan ekslusif, di setiap unit juga kita kasih nomor seri. Nomornya kita buat 1-9, nomor 4 enggak ada," ungkap Heret.

Jokowi
Presiden Jokowi saat menunggangi motor choppernya. (Ist)

Meski jumlah builder yang tidak terbilang banyak, Heret mengaku Elders Garage tidak kesulitan sama sekali memenuhi pesanan motor kustom.

"Karena sudah ada cetakan frame-nya dan sparepart-nya juga buatan lokal dan enggak inden, jadi untuk proses produksi terbilang cepat," pungkasnya.

Chopper Jokowi
Presiden Jokowi saat touring dengan motor Choppernya. (Ist)

Motor custom berwarna emas milik Jokowi dibangun dari rangka Royal Enfield Bullet 350 tahun 2016, dan dimodifikasi dengan konsep chopperland. Menggunakan mesin Royal Enfield berkapasitas 350 cc.

Lama pengerjaannya mencapai 1,5 bulan. Motor itu merupakan hasil kolaborasi dengan KickAss Chopper. Pada 3 Desember 2017, chopper Jokowi disertakan dalam ajang Yokohama Hot Rod Custom Show 2017 di Jepang. (KabarOto.com)

#Jokowi
Bagikan
Ditulis Oleh

Thomas Kukuh

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI Joko Widodo akan menduetkan Gibran-Kaesang di Pilpres 2029. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Indonesia
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Dito Ariotedjo ikut mendampingi Jokowi bertemu PM Arab Saudi Mohammed bin Salman Al-Saud membahas lobi penambahan kuota haji Indonesia tahun 2024.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Januari 2026
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Indonesia
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan sejumlah saksi dan ahli meringankan yang diajukan Roy Suryo Cs dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Indonesia
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Penerapan mekanisme keadilan restoratif (restorative justice/RJ) dalam perkara tersebut mencerminkan arah kebijakan hukum pidana nasional di masa depan.
Dwi Astarini - Senin, 19 Januari 2026
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Indonesia
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Tersangka Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis telah mengajukan surat permohonan restorative justice (RJ) ke Polda Metro Jaya.
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Januari 2026
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Indonesia
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan mengatakan, terlalu dini membicarkan restorative justice usai kliennya bertemu dengan Eggi Sudjana.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Indonesia
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Presiden ke-7 RI, Jokowi, memaafkan dua tersangka kasus ijazah palsu. Namun, PSI menyebutkan bahwa proses hukum harus tetap berjalan.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Indonesia
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Dua tersangka kasus ijazah palsu menemui Jokowi di Solo, Kamis (8/1) sore. Lokasi kediamannya pun langsung disterilkan.
Soffi Amira - Jumat, 09 Januari 2026
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Indonesia
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
Tim kuasa hukum tergugat hanya mengajukan satu alat bukti berupa salinan hasil pemindaian laporan polisi yang menyatakan ijazah sedang disita.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
Indonesia
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Susilo Bambayng Yudhoyono (SBY) dikaitkan dengan isu ijazah palsu Jokowi. Partai Demokrat pun menegaskan, bahwa hal itu merupakan fitnah.
Soffi Amira - Jumat, 02 Januari 2026
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Bagikan