MerahPutih.com - Juventus berada dalam risiko besar gagal lolos ke Liga Champions 2026/27, setelah serangkaian hasil buruk di Serie A 2025/26.
Jadi, berapa kerugian yang akan diderita Si Nyonya Tua jika mereka gagal lolos ke kompetisi utama Eropa musim depan?
Sebelumnya, Juventus kalah 2-0 melawan Fiorentina pada akhir pekan lalu. Sementara itu, tim Serie A lainnya, Napoli, AC Milan, AS Roma, dan Como, semuanya meraih kemenangan penting.
Hasil akhir pekan tersebut menempatkan tim asuhan Luciano Spalletti di posisi keenam klasemen, atau terpaut dua poin dari empat besar menjelang putaran terakhir pertandingan.
Kini, mereka membutuhkan bantuan dari AS Roma dan Como di hari terakhir untuk lolos ke Liga Champions musim depan.
Baca juga:
Juventus Terancam Gagal ke Liga Champions 2026/27, Bernardo Silva Bisa Berpaling ke Barcelona
Keuangan Juventus Terancam jika Gagal Lolos ke Liga Champions 2026/27
Terakhir kali, Juventus tidak bermain di Liga Champions adalah musim 2023/24. Tim tersebut mendapat pengurangan 10 poin di Serie A pada musim sebelumnya, kemudian dikeluarkan dari kompetisi Eropa karena melanggar peraturan keuangan UEFA.
Selain musim 2023/24, Juventus telah berpartisipasi dalam setiap edisi Liga Champions sejak 2012/13.
Gagal lolos ke Liga Champions berdampak besar pada keuangan Juventus tahun itu. Mereka mencatat kerugian terbesar dalam tiga tahun keuangan terakhir, yakni 199 juta euro (Rp 4 triliun).
Selain itu, pendapatan mereka juga turun sekitar 78 juta euro (Rp 1,6 triliun) pada musim itu.
Baca juga:
Inter Milan Resmi Luncurkan Jersey Kandang 2026/27, Gabungkan Desain Klasik dan Modern
Pendapatan Juventus dalam 3 Tahun Terakhir
2022/23: 438 juta euro (Rp 9 triliun)
2023/24: 360 juta euro (Rp 7,4 triliun)
2024/25: 420 juta euro (Rp 8,6 triliun)
Kerugian Bersih Juventus dalam 3 Tahun Terakhir
2022/23: -124 juta euro (Rp 2,5 triliun)
2023/24: -199 juta euro (Rp 4 triliun)
2024/25: -58 juta euro (Rp 1,1 triliun)
Baca juga:
Musim 2023/24 tentu saja merupakan masa ketika Juve sama sekali tidak berpartisipasi di kompetisi Eropa, sementara pada musim 2026/27, mereka masih dijamin setidaknya mendapatkan tempat di Liga Europa.
Namun, pendapatan yang diperoleh dari Liga Champions dan Liga Europa tidak sepenuhnya sama.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, perbedaan antara lolos ke babak 16 besar Liga Champions dan perempat final atau semifinal Liga Europa, target realistis bagi Bianconeri musim depan, akan mencapai sekitar 55 juta euro (Rp 1,1 triliun) hingga 60 juta euro (Rp 1,2 triliun). (sof)