Masih tak Terima, Jurgen Klopp Sindir Arsenal usai Jerman Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Soffi AmiraSoffi Amira - Selasa, 30 Juni 2026
Masih tak Terima, Jurgen Klopp Sindir Arsenal usai Jerman Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Jerman tersingkir dari Piala Dunia 2026. Foto: Instagram/dfb_team

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Jurgen Klopp melontarkan sindiran kepada Arsenal setelah Jerman tersingkir secara memalukan dari Piala Dunia 2026.

Mantan pelatih Liverpool itu menyaksikan negaranya tersingkir dari turnamen tersebut melalui adu penalti untuk pertama kalinya, saat menghadapi tim yang tidak diunggulkan, Paraguay.

Namun, kerugian sudah terjadi lebih awal dalam pertandingan tersebut ketika sundulan Jonathan Tah, yang tampak sah, dibatalkan setelah VAR memutuskan bahwa Waldemar Anton telah melanggar kiper Orlando Gill.

Baca juga:

Viral! Suporter Jepang 'Ngamuk' usai Brasil Menang Dramatis di Piala Dunia 2026

Drama Var Bikin Laga Jerman vs Paraguay Ternodai

Drama VAR warnai laga Jerman vs Paraguay
Drama VAR warnai laga Jerman vs Paraguay. Foto: Instagram/germanfootball_dfb

Alan Shearer pun mengecam keras keputusan itu dengan menyebutnya "menyedihkan." Namun, Klopp justru memanfaatkan momen tersebut untuk menyoroti taktik bola mati milik Arsenal.

Jerman sempat tertinggal lebih dulu oleh gol Julio Enciso, lewat sundulan yang membawa timnya unggul pada menit ke-42.

Kemudian, Jerman tampil lebih baik di babak kedua dan berhasil menyamakan kedudukan lewat sundulan Kai Havertz, yang menyambut umpan silang dari gelandang serang Liverpool, Florian Wirtz.

Sedangkan pada menit ke-102, Tah mengira dia telah memenangkan pertandingan lewat sundulan kerasnya. Wasit akhirnya membatalkan gol tersebut.

Hal itu membuat pelatih timnas Jerman, Julian Nagelsmann, marah dan akhirnya mendapat kartu kuning di pinggir lapangan.

Baca juga:

Jerman Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann: Kami Bukan Tim Elite Lagi

Jurgen Klopp Sindir Arsenal usai Gol Jerman Dianulir VAR

Jurgen Klopp sindir taktik bola mati Arsenal
Jurgen Klopp sindir taktik bola mati Arsenal. Foto: Dok. Red Bull

Masuk ke babak adu penalti, Havertz gagal mengeksekusi penalti pertama, sebelum Jose Canales mencetak gol terakhir untuk memenangkan pertandingan dengan skor 3-4.

Namun, Klopp menggunakan kesempatan siaran televisinya untuk mengkritik mantan rivalnya di Premier League atas taktik bola matinya, yang dianggap membantu mereka meraih gelar juara.

Jika gol itu dianggap tidak sah, maka Arsenal tidak akan menjadi juara Liga Inggris. Mereka mencetak 60 persen gol dengan cara seperti itu.

ujar Klopp kepada Magenta TV

"Kita memenangkan pertandingan saat bola masuk ke gawang. Jadi, tentu saja, ini terasa sangat kejam. Ada hal-hal yang lebih buruk daripada kekalahan dalam olahraga. Namun, hanya ada satu tujuan, satu impian, dan itu telah hancur. Sungguh dramatis."

Posisi Julian Nagelsmann pun kini tampak di ujung tanduk, tetapi Havertz cukup berani untuk turut memikul tanggung jawab atas kegagalan ini.

Baca juga:

Hasil Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Timnas Belanda Disingkirkan Maroko Via Babak Penalti

"Tidak banyak yang bisa saya katakan. Ini adalah Piala Dunia kedua saya dan kami gagal melaju ke babak berikutnya dua kali berturut-turut. Saya ingin meminta maaf atas hal itu. Kami semua sangat kecewa." kata Havertz

"Kami memiliki banyak rencana untuk Piala Dunia tahun ini. Rasanya tidak menyenangkan harus kembali mengecewakan banyak pihak. Tim sudah berusaha keras." (sof)

#Timnas Jerman #Sepak Bola #Jurgen Klopp #Piala Dunia 2026 #Timnas Paraguay
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Soffi Amira

Content editor, jurnalis digital, content writer yang terbiasa menulis artikel Search Engine Optimization (SEO). Ilmu Komunikasi (Jurnalistik) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) 2012-2017. Aktif menulis, mengedit, dan mengembangkan berbagai jenis konten, mulai dari sepak bola, teknologi, hingga isu-isu yang sedang tren.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Liverpool Pantau Tyler Morton, Berencana Pulangkan 'Sang Mantan' dari Lyon
Liverpool ingin membawa pulang Tyler Morton dari Lyon. Namun, Lyon tak ingin melepasnya begitu saja.
Soffi Amira - 2 jam, 12 menit lalu
Liverpool Pantau Tyler Morton, Berencana Pulangkan 'Sang Mantan' dari Lyon
Olahraga
Manchester City Siapkan Skenario jika Degradasi, Erling Haaland Disebut Mustahil Bertahan
Manchester City sudah menyiapkan skenario terburuk jika terdegradasi. Erling Haaland disebut mustahil bertahan di Etihad.
Soffi Amira - 2 jam, 21 menit lalu
Manchester City Siapkan Skenario jika Degradasi, Erling Haaland Disebut Mustahil Bertahan
Olahraga
Prediksi Argentina vs Bolivia: Albiceleste Berpeluang Bangkit usai Final Piala Dunia 2026
Prediksi Argentina vs Bolivia akan menjadi momen Albiceleste bangkit, setelah kalah di final Piala Dunia 2026.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
Prediksi Argentina vs Bolivia: Albiceleste Berpeluang Bangkit usai Final Piala Dunia 2026
Olahraga
Real Madrid Incar Virgil van Dijk secara Gratis, Liverpool Sudah Siap Kehilangan Lagi?
Real Madrid tertarik memboyong Virgil van Dijk secara gratis. Liverpool harus kehilangan pemainnya lagi yang hengkang ke Bernabeu.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
Real Madrid Incar Virgil van Dijk secara Gratis, Liverpool Sudah Siap Kehilangan Lagi?
Olahraga
Manchester United Terpuruk, Michael Carrick Diminta Cadangkan 3 Pemain ini
Michael Carrick diminta mencadangkan tiga pemain Manchester United. Pemain tersebut dianggap memengaruhi performa MU musim ini.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
Manchester United Terpuruk, Michael Carrick Diminta Cadangkan 3 Pemain ini
Olahraga
Akhirnya Skuad Persib Lengkap Bebas Cedera, Igor Tolic Bisa Mainkan Tim Terbaik di Semua Kompetisi
Pelatih Persib Igor Tolic sumringah usai pilar utama seperti Sandy Walsh dan Notsuda pulih cedera jelang laga ASEAN Club Championship kontra Port FC.
Wisnu Cipto - Rabu, 30 September 2026
 Akhirnya Skuad Persib Lengkap Bebas Cedera, Igor Tolic Bisa Mainkan Tim Terbaik di Semua Kompetisi
Olahraga
Skandal Keuangan Manchester City: Dinyatakan Bersalah, Sanksi Belum Dijatuhkan
Manchester City dinyatakan bersalah atas kasus pelanggaran keuangan. Namun, sanksi kini belum dijatuhkan.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
Skandal Keuangan Manchester City: Dinyatakan Bersalah, Sanksi Belum Dijatuhkan
Olahraga
Cesc Fabregas Ternyata Punya Klausul Khusus di Como, Bisa Pergi jika Dipanggil Barcelona
Cesc Fabregas bisa meninggalkan Como jika Barcelona hingga Chelsea memanggilnya. Klausul tersebut diungkapkan jurnalis Sky Sports.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
Cesc Fabregas Ternyata Punya Klausul Khusus di Como, Bisa Pergi jika Dipanggil Barcelona
Olahraga
Manchester City Ketahuan Gelembungkan Pendapatan Rp 19,6 Triliun, ini Rinciannya
Manchester City diketahui menggelembungkan pendapatan senilai Rp 19,6 triliun. Hal itu terungkap dalam sidang Premier League.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
Manchester City Ketahuan Gelembungkan Pendapatan Rp 19,6 Triliun, ini Rinciannya
Olahraga
UEFA Nations League, Inggris dan Spanyol Kompak Raih Kemenangan
Timnas Inggris dan Spanyol sama-sama mengamankan poin dan optimisme untuk laga berikutnya.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
UEFA Nations League, Inggris dan Spanyol Kompak Raih Kemenangan
Bagikan