ENTAH apa yang ada di benak aktor Josh Brolin ketika ia tiba-tiba memutuskan mengikuti tren menjemur perineum. Yang pasti, pemeran Thanos itu langsung merasakan akibatnya: luka bakar parah.
Brolin rupanya terpancing kehebohan menjemur perineum yang banyak bertebaran di Instagram. Tanpa ragu, ia mencoba melakukan hal itu dan mengunggah hasilnya di Instagram. Alih-alih memberikan testimoni manfaat, Brolin malah mencak-mencak karena bagian anusnya menderita luka bakar yang parah. "Aku awalnya berencana pergi shopping bersama keluargaku. Namun, aku malah mengoleskan losion lidah buaya dan krim luka bakar seharian," ujarnya.
BACA JUGA: Thanos akan Kembali Sebagai Kameo di Film Marvel The Eternals
Di tengah kegeramannya, aktor 51 tahun itu juga mengumpat siapa pun yang memulai tren 'ajaib' tersebut. Ia bahkan dengan tegas tidak menyarankan siapa pun untuk melakukan apa yang ia lakukan. "Aku sarankan, jangan lakukan selama yang aku lakukan," ujarnya.
Sudah pasti pengalaman Brolin jadi banyolan kawan sesama selebritas. Ryan Reynolds mengomentari dengan tawa panjang.
Apa sih Jemur Perineum?
Ide awal 'kegiatan' ini diunggah pemilik akun @metaphysicalmeagen, Oktober lalu. Dalam unggahan foto yang memperlihatkan dirinya tengah menjemur perinium, influencer itu menambahkan caption yang menggugah. "Menjemur perineum merupakan praktik tua ala Toisme dari Timur jauh," ujarnya.
Meagan juga meyakinkan bahwa menjemur perineum membawa banyak manfaat, semisal memperkuat organ tubuh, mempertahankan kesehatan dan membuat panjang umur, menyeimbangkan energi seksual dan menjaga libido, hingga meningkatkan kualitas tidur.
Dengan penjelasan sedemikian rupa, tak sedikit orang yang mencoba menjemur perimeum mereka di bawah terik matahari. Namun sayang, pengalaman dan manfaat yang didapat tak seperti yang diungkap sang influencer.
Berbeda dengan berjemur yang umumnya menyinari bagian tubuh seperti punggung dan bagian depan, jemur perineum berfokus pada menjemur bagian pantat. Perineum adalah lapisan tipis antara lubang anus dan alat kelamin, baik vagina maupun penis.
Saat menjemur perineum, seseorang disarankan untuk berada dalam posisi tidur dengan kedua kaki diangkat tinggi. Dengan begitu, bagian anus, dan juga perineum, akan terpapar sinar matahari langsung. Posisi menjemur itu disarankan untuk dilakukan selama beberapa waktu, paling tidak selama 30 detik.
Ini Pendapat para Ahli
Meski ramai dibahas di media sosial dan sang influencer mengklaim menikmati manfaatnya, praktik 'ajaib' itu tidak disarankan para ahli di ilmu kedokteran. Seperti dilansir Health, lapisan kulit tipis di bagian bawah tubuhmu itu tak seharusnya terpapar sinar matahari langsung. "Sebagai dermaotolog, aku tak merekomendasikan memaparkan perineum ke sinar matahari tanpa perlindungan," ujar Direktur Jefferson Laser Surgery and Cosmetic Dermatology Center Nazanin Saedi, MD kepada Health.
Saedi menambahkan bahwa area perineum faktanya amat butuh perlindungan dari sinar matahari, layaknya bagian tubuh lain. "Pakaian, atau dalam hal perineum: celana, akan memberikan perlindungan itu," katanya.
Senada, Pendiri Mount Kisco's The Center for Dermatology, Cosmetic & Laser Surgery, David E Bank mengatakan menjemur perineum amatlah berbahaya. "Kulit di bagian itu amatlah sensitif. Jika dilakukan dalam jangka waktu lama, hal itu bisa meningkatkan risiko kanker kulit," jelasnya.
Keduanya juga menekankan bahwa tak ada bukti ilmiah akan manfaat menjemur perineum. Terlebih jika ada cara yang lebih masuk akal untuk mendapat manfaat yang sama seperti disebutkan. "Misalnya, kamu bisa mencoba melakukan relaksasi, meditasi, dan mindfulness," saran Saedi.
Selain itu, tentang klaim yang menjemur perineum memberi lebih banyak asupan vitamin D, para ahli punya pendapat lain. Cara terbaik untuk menambah asupan vitamin D ialah minum suplemen. "Jumlah yang disarankan untuk asupan vitamin D dengan mudah didapat lewat suplemen dan diet yang sehat," saran dermatolog pada NYU Langone Health Anna Karp, DO.
Jadi intinya, dengan berkaca dari pengalaman Brolin dan saran para ahli, kamu benar-benar tak perlu menjemur bagian perineum. Kamu juga wajib selalu menjaganya tetap tertutup saat berada di tempat umum. Demi kesehatanmu dan orang sekitarmu.(dwi)