Merahputih.com - Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, membela Vinicius Junior yang disebutnya menjadi korban intimidasi sepanjang laga melawan Espanyol di RCDE Stadium, Minggu (23/8) dini hari WIB.
Di tengah pertandingan yang dimenangkan Real Madrid 2-1 itu, Vinicius sempat terlibat perselisihan dengan pemain Espanyol, Calatrava. Vinicius kemudian mendapat kartu kuning setelah terlibat cekcok dengan lawannya.
Baca juga:
4 Statistik Menarik di Balik Kemenangan Real Madrid atas Espanyol, Mourinho Jaga Rekor
Mourinho menilai situasi yang dialami Vinicius sudah berlebihan. Ia bahkan menyebut pemain berusia 26 tahun tersebut menjadi sasaran intimidasi lawan maupun penonton.
Vini bukanlah orang suci, tetapi apa yang orang lakukan kepadanya sudah keterlaluan,
kata Mourinho dikutip dari ESPN.
Menurut Mourinho, perlakuan terhadap Vinicius sudah seperti sebuah pola. Lawan disebut berusaha memancing emosi sang pemain sejak awal pertandingan.
Semuanya dimulai di menit pertama. Ini sesuatu yang memiliki pola, satu lawan demi satu. Ini membuat frustrasi baginya,
ujar Mourinho.
Mourinho Wanti-Wanti Vini

Baca juga:
Di sisi lain, Mourinho mengingatkan Vinicius agar tetap mengontrol emosinya, terutama saat merayakan gol, dan tidak memberikan kesempatan kepada lawan untuk kembali memprovokasinya.
Saya memberi tahu Vini bahwa meskipun Anda mencetak gol, berhati-hatilah dalam merayakannya, tetaplah di lapangan,
tutur Mourinho.
Mourinho menilai Vinicius menghadapi situasi yang tidak mudah karena tekanan datang dari berbagai arah.
"Kita berada di era sosial anti-perundungan, tetapi dengan Vini, kita masih berada di era perundungan, baik itu dari lawan maupun dari publik," katanya.