MerahPutih.com - Selama beberapa pekan terakhir, Jose Mourinho diprediksi akan menjadi pelatih baru Real Madrid.
Namun, kini semuanya telah berubah. Enrique Riquelme mengumumkan, bahwa ia akan mencalonkan diri dalam pemilihan Presiden Real Madrid. Hal itu ikut menghentikan semua rencana klub, yang dimulai dengan kedatangan Jose Mourinho.
Riquelme masih perlu menyerahkan dokumen yang diperlukan untuk menjadi kandidat, dengan tenggat waktu berakhir Sabtu (23/5). Setelah itu, para anggota akan memutuskan pemilihan di kotak suara.
Baca juga:
Alvaro Arbeloa Resmi Tinggalkan Real Madrid, Laga Melawan Athletic Bilbao Jadi yang Terakhir
Kedatangan Jose Mourinho Tergantung Florentino Perez
Semuanya kini mengarah pada kemenangan Florentino Perez yang akan membuat Mourinho menjadi pelatih Los Blancos. Namun, sampai hasilnya dikonfirmasi, kembalinya manajer asal Portugal itu harus ditunda.
Dewan Madrid saat ini telah merencanakan untuk mengumumkan Mourinho pada Minggu (24/5) atau Senin (25/5), karena mereka tidak memperkirakan akan ada pemilihan.
Sekarang, rencana tersebut telah berubah, baik untuk kepemimpinan klub maupun Mourinho sendiri.
Kini, pelatih asal Portugal itu telah memberi tahu Benfica, bahwa ia tidak akan menerima tawaran perpanjangan kontrak.
Baca juga:
Pep Guardiola Cabut dari Manchester City, Timnas Italia Masih Menunggu Kabar
Real Madrid Segera Negosiasi dengan Benfica
Mourinho sendiri masih memiliki satu tahun tersisa dalam kontraknya, tetapi pertanyaan besarnya adalah apakah ia akan tetap berada di Lisbon jika Perez tidak memenangkan pemilihan.
Selain itu, ada juga masalah pembayaran klausul pelepasan. Sampai 26 Mei 2026, jumlahnya berkisar antara 3 juta euro (Rp 61,7 miliar) atau 7 juta euro (Rp 144 miliar), tergantung sumbernya.
Setelah tanggal tersebut, Madrid perlu bernegosiasi langsung dengan Benfica. Lalu, biayanya akan meningkat secara signifikan. (sof)