Pemanasan Debat Capres

Jokowi Sipil Lemah di Isu Pertahanan? Ini Pembelaan TKN

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Jumat, 29 Maret 2019
Jokowi Sipil Lemah di Isu Pertahanan? Ini Pembelaan TKN

Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto. (Foto: Biro Pers Setpres)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tim Kemenangan Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin menepis tudingan jagoan mereka kalah dalam penguasaan isu bidang pertahanan dan keamanan dari Capres Nomor Urut 02 yang juga mantan Danjen Kopassus Prabowo Subianto, karena berlatar belakang bukan dari militer.

"Menurut saya banyak juga kalangan sipil yang justru lebih mengerti terhadap persoalan pertahanan dan keamanan," kata Jubir TKN Jokowi - Ma'ruf TB Ace Ahsan Syadzily, kepada wartawan di Jakarta, Jumat (29/3/2019).

Jokowi sendiri juga dinilainya telah membuktikan diri sebagai pemimpin yang memperhatikan pembangunan di kawasan pinggiran, hingga tapal batas negara. "Saya kira bukan soal latar belakang militernya, tapi soal kemampuan kepemimpinan, itu yang lebih penting," papar Ace.

Presiden Joko Widodo bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subiyanto/Foto: Biro Pers Setpres

Ace mengungkapkan kaum sipil banyak menguasai masalah yang dikuasai kaum militer di negara dengan tingkat demokrasi yang maju. Fakta ini, lanjut dia, membuktikan dikotomi kaum sipil-militer sudah semakin tak relevan saat demokrasi menjadi lebih maju, apalagi dalam konteks Pilpres.

"Kalangan sipil juga belum tentu kurang tegas dibanding kalangan militer. Pak Jokowi tegas melindungi ideologi Pancasila dengan cara mengeluarkan Perppu larangan ormas anti-Pancasila. Itu kan salah satu bentuk ketegasan Jokowi," tutup Wasekjen Golkar itu. (Knu)

#Pilpres 2019
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Bagikan