Pilpres 2019

Jokowi-Ma'aruf Apa Adanya, Prabowo-Sandi Tampil Formal, ini Kata Ahli soal Busana Kandidat dalam Debat Capres

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 18 Januari 2019
Jokowi-Ma'aruf Apa Adanya, Prabowo-Sandi Tampil Formal, ini Kata Ahli soal Busana Kandidat dalam Debat Capres

Kedua pasangan kandidat tampil dengan gaya busana masing-masing. (foto: tangkapan layar Net TV)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DEBAT perdana Pilpres 2019 digelar Kamis (17/1) malam. Kedua pasangan calon tampil sebaik mungkin mengungkapkan gagasan mereka dalam adu argumen. Perhatian warga Tanah Air pun tertuju pada tampilan mereka.


1. Tampilan Kontras Kedua Kandidat

debat capres 2019
Kedua pasangan tampil dengan gaya masing-masing. (Foto: Twitter @SoldaSaju)

Kedua pasang kandidat memang kerap dilihat publik tampil dengan gaya yang berbeda. Tak terkecuali saat debat kali ini.

Seperti dialnsir Antara, pasangan calon presiden-wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tampil mengenakan setelan jas hitam-hitam berdasi merah dan peci hitam. Keduanya terlihat rapi dan formal.

Sementara itu, pasangan Jokowi-Ma'aruf memakai kostum berwarna putih. Jokowi mengenakan peci hitam, kemeja putih, dan celana panjang hitam, sedangkan Ma'ruf menggunakan baju koko putih, kain sarung, dan peci hitam.

2. Jokowi-Ma'aruf Apa Adanya

Pasangan Jokowi-Maruf
Pasangan Jokowi-Ma'ruf tampil dalam nuansa putih.(Humas Setpres Agus Suparto)


Dominasi warna putih pada tampilan pasangan calon dengan nomor 1 itu menunjukkan sesuatu yang bersih dan apa adanya. Demikian diiungkapkan menurut pengamat mode Sonny Muchlison, seperti dilansir Antara.

Sonny menyebut Jokowi konsisten dalam penampilan. Sejak mencalonkan diri pertama kali sebagai presiden, Jokowi tetap mengenakan putih. Bahkan, ketika terpilih, ia tetap melakukan hal yang sama. "Putih itu kan bersih dari segala hal. Jokowi sudah konsisten dengan putih. Dengan pakaian seperti itu, Jokowi lebih menunjukkan apa adanya walau ia tahu sedang berada dalam acara debat," ujar Sonny.

Selain itu, ia juga memuji kain sarung yang dikenakan Ma'ruf. Menurutnya, kain yang dikenakan Ma'ruf punya motif yang tidak seperti biasanya. Ma'ruf dianggap lebih 'sadar' dengan penampilan. "Kalau dilihat dengan jelas, itu kainnya seperti ada motif hati, tapi dengan warna yang gelap. Ada hijaunya juga tapi yang redup," imbuhnya.

Sarung yang dikenakan Ma'aruf, menurut Sonny, menggambarkan kami yang digunakan saat pertemuan, bukan buat beribadah. Warna sarung yang dikenakan pun lebih ke pelangi warna. "Dia tahu sedang berada di acara formal dan diselenggarakan malam hari," jelas Sonny.

Dengan keseluruhan tampilan Jokowi-Ma'aruf, Sonny menyebut keduanya sudah menunjukkan identitas mereka. "Identitas Indonesianya lebih terlihat," kata Sonny.


3. Prabowo-Sandiaga Tampil Formal

Prabowo-Sandiaga
Prabowo dan Sandiaga tampil formal dengan setelan jas. (foto: Instagram @muhammadzewu)


Pasangan calon nomor urut 2 tampil dengan pakaian yang lebih formal. Mereka tampil kompak dengan mengenakan setelah jas hitam, kemeja putih, dasi merah marun, dan peci hitam. Dengan tampilan tersebut, tentu Prabowo-Sandiaga terlihat lebih formal.

Meskipun demikian, Sonny mengatakan Prabowo dan Sandi dianggap terlalu ingin menunjukkan kewibawaan. Padahal, menurutnya dalam acara debat, keduanya seharusnya bisa memilih busana yang lebih santai. "Upayanya terlalu berat. Mereka yang biasanya terlihat santai, apalagi Sandi dengan gaya kesehariannya, dikasih yang kayak gini jadi terlihat berat. Jadi terlalu berlebihan kalau pakai seperti tuxedo begitu, mungkin mereka lebih ingin menunjukkan kewibawaan," katanya.

Meski keduanya memakai peci, hal itu tidak menampilkan jati diri masing-masing. "Sandy pakai pecinya agak sedikit miring ke kanan. Orang kalau terbiasa pakai peci dan tidak kan beda ya. Mungkin juga karena grogi," ujarnya.

Lebih jauh, Sonny menyoroti dasi yang dikenakan Prabwo. "Tarikan dasi Prabowo juga seperti terlalu kencang, sedangkan Sandi agak longgar. Ini kan semacam acara kampanye, paling tidak mereka harus bisa menunjukkan identitas. Sedangkan di sini, identitasnya tidak sampai," lanjutnya.

Ia juga mengatakan Sandi sangat memperhatikan penampilan. Sementara itu, Prabowo cenderung mengabaikan yang terlihat. "Kalau diperhatikan, Prabowo dari wajahnya masih kelihatan ada oily. Sedangkan Sandi wajahnya putih, bedakannya beda. Dia tahu berpaes, dia lebih mementingkan penampilan, karena warna di lehernya terlihat lebih gelap jika dibandingkan dengan wajahnya," kata dia.(*)

Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Bagikan