Joko Driyono Mangkir dari Panggilan Satgas Antimafia Bola

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 18 Maret 2019
Joko Driyono Mangkir dari Panggilan Satgas Antimafia Bola

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PSSI, Joko Driyono. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PSSI, Joko Driyono mangkir dari panggilan Satgas Antimafia Bola terkait kasus perusakan barang bukti pengaturan skor.

"Dari penyidik Satgas Mafia Bola akan memeriksa Pak joko Driyono kembali hari ini," kata Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (18/3).

Argo menjelaskan bahwa Jokdri sudah memberi informasi kepada penyidik jika dirinya berhalangan hadir lantaran ada kegiatan lain yang tidak bisa ditinggalkan.

Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola Kombes Argo Yuwono. Foto: MP/Gomes

Untuk itu, kata Argo, penyidikan telah mengagendakan pemanggilan ulang kepada Jokdri untuk dapat memberikan keterangan terkait kasus tersebut pada Rabu (20/3) mendatang.

"Namun karena yang bersangkutan ada kegiatan dan kita mereschedule hari Rabu, rencananya," jelasnya.

Dalam kasus mafia bola, Satgas sudah menetapkan 16 orang sebagai tersangka diantaranya, yakni anggota Komisi Disiplin PSSI Dwi Riyanto alias Mbah Putih, Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Johar Ling Eng, mantan wasit futsal Anik Yuni Artika dan ayahnya yang merupakan mantan anggota Komisi Wasit PSSI Priyanto dan seorang wasit pertandingan antara Persibara Banjarnegara melawan PSS Pasuruan bernama Nurul Safarid.

Selanjutnya, staf Direktur Penugasan Wasit di Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) berinsial ML. Selain ML, Satgas juga menetapkan status tersangka kepada CH, DS, P dan MR. Namun belum ada penjelasan terkait empat tersangka lainnya.

Selain itu, terdapat 4 tersangka tetkait dengan kasus perusakan barang bukti pengaturan skor yakni Musmuliadi, Dani, dan Abdul Gofur, dan Plt Ketum PSSI Joko Driyono. Dalam hal ini, Joko menjadi aktor intelektual yang menyuruh ketiga tersangka lainnya untuk mengambil barang bukti ydi kantor Komdis PSSI yang sudah diberi garis polisi.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PSSI, Joko Driyono

Selanjutnya, pegiat sepakbola Indonesia, Vigit Waluyo sebagai tersangka dalam kasus skandal pengaturan skor. Penetapan tersangka ini dilakukan pada Senin (14/1) karena memberikan dana sebesar Rp 115 juta kepasa Mbah Putih agar PSMP Mojokerto bisa naik kasta dari liga 3 ke liga 2.

Terakhir, eks anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Hidayat sebagai tersangka kasus pengaturan skor setalah dilakukan gelar perkara. Dia diduga berperan mengatur perangkat pertandingan dan penyuapan dalam laga antara Madura FC melawan PSS Sleman di Liga 2 2018. Hidayat ingin PSS Sleman dimenangkan agar lolos ke Liga 1. (Knu)

#Kombes (Pol) Raden Prabowo Argo Yuwono #Joko Driyono #PSSI
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Olahraga
Cetak 3 Ribu Pelatih Baru, PSSI Diganjar Rekor MURI
PSSI meraih rekor MURI setelah mencetak 3.000 pelatih baru, terdiri dari 2.500 pelatih sepak bola Lisensi D dan 500 pelatih futsal.
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Cetak 3 Ribu Pelatih Baru, PSSI Diganjar Rekor MURI
Olahraga
Pemain Muda seperti Matthew Baker Diberi Kesempatan di Timnas Senior, Erick Thohir Apresiasi Langkah Berani John Herdman
Matthew Baker merupakan pemain berusia 17 tahun
Frengky Aruan - Kamis, 04 Juni 2026
Pemain Muda seperti Matthew Baker Diberi Kesempatan di Timnas Senior, Erick Thohir Apresiasi Langkah Berani John Herdman
Olahraga
ASEAN Championship Jadi Titik Balik Mengembalikan Kepercayaan Publik, Timnas Indonesia Harus Juara
Timnas Indonesia belum sekalipun mencicipi gelar juara di ASEAN Championship, yang sebelumnya dikenal Piala AFF.
Frengky Aruan - Rabu, 03 Juni 2026
ASEAN Championship Jadi Titik Balik Mengembalikan Kepercayaan Publik, Timnas Indonesia Harus Juara
Olahraga
35.000 Tiket Laga Indonesia versus Oman dan Mozambik Mulai Dijual, Termurah Rp 300 Ribu
Penjualan hanya dibuka untuk tribun bawah Stadion Utama GBK. Total tiket yang dijual mencapai 35.000 lembar dengan harga termurah Rp 300 ribu.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
35.000 Tiket Laga Indonesia versus Oman dan Mozambik Mulai Dijual, Termurah Rp 300 Ribu
Olahraga
Oman dan Mozambik Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
Timnas Indonesia direncanakan menjalani dua laga persahabatan di FIFA Matchday Juni 2026., di mana Oman dan Mozambik akan menjadi lawan.
Frengky Aruan - Sabtu, 09 Mei 2026
Oman dan Mozambik Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
Olahraga
Undian ASEAN U-19 Championship Telah Dilakukan Menempatkan Timnas Indonesia di Grup A, Stadion Teladan Dipastikan Dipakai
Stadion Teladan Medan masih dalam tahap revitalisasi.
Frengky Aruan - Jumat, 08 Mei 2026
Undian ASEAN U-19 Championship Telah Dilakukan Menempatkan Timnas Indonesia di Grup A, Stadion Teladan Dipastikan Dipakai
Olahraga
Fadly Alberto Diskors 3 Tahun Imbas Tendangan Kungfu, Klub Pastikan Ajukan Banding
Komite Disiplin PSSI resmi menjatuhkan sanksi terberat kepada Fadly Alberto Hengga, yang menjadi sorotan publik lewat aksi "tendangan kungfu" ke pemain Dewa United Rakha Nurkholis.
Wisnu Cipto - Sabtu, 02 Mei 2026
Fadly Alberto Diskors 3 Tahun Imbas Tendangan Kungfu, Klub Pastikan Ajukan Banding
Olahraga
Erick Thohir Rencanakan Timnas Indonesia Hadapi Tim Top Dunia pada FIFA Matchday November 2026
PSSI sempat mengundang Argentina ke Jakarta untuk bertanding dengan Timnas Indonesia pada 19 Juni 2023, atau setahun setelah Tim Tango memenangi Piala Dunia 2022.
Frengky Aruan - Jumat, 17 April 2026
Erick Thohir Rencanakan Timnas Indonesia Hadapi Tim Top Dunia pada FIFA Matchday November 2026
Olahraga
Ketua Umum PSSI Beri Update soal Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
Sebelumnya, Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji menjelaskan bahwa satu negara Asia memberikan sinyal positif untuk bertanding melawan Timnas Indonesia.
Frengky Aruan - Kamis, 16 April 2026
Ketua Umum PSSI Beri Update soal Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
Olahraga
Komisi X DPR Minta PSSI Jelaskan Polemik Pasporgate Pemain Diaspora
Pentingnya komunikasi aktif dengan pihak Belanda guna mencegah kesalahpahaman yang dapat berdampak luas terhadap pemain maupun hubungan antarnegara.
Dwi Astarini - Senin, 06 April 2026
Komisi X DPR Minta PSSI Jelaskan Polemik Pasporgate Pemain Diaspora
Bagikan