MerahPutih.com - Jeremy Jacquet merupakan calon bintang masa depan Liverpool yang memiliki kemiripan dengan bek ikonis Real Madrid dan timnas Prancis, Raphael Varane.
Hal itu diungkaplan mantan pemandu bakat legendaris yang pernah bekerja untuk Everton, Aston Villa, dan Tottenham, Bryan King.
Pemain 21 tahun itu kembali tampil gemilang saat The Reds mengalahkan Bournemouth 1-0 di Vitality Stadium.
Liverpool merekrut Jacquet dari Rennes pada Januari 2026 lalu dengan nilai sekitar 60 juta poundsterling (Rp 1,4 triliun) dan harus menunggu hingga musim ini untuk melihat aksinya di lapangan.
Baca juga:
Alexis Mac Allister Blak-blakan soal Masa Depannya di Liverpool, Masih Mau Bertahan?
Jeremy Jacquet Jadi Calon Bintang Masa Depan Liverpool
Kini, penantian tersebut sudah terbayar lunas. Pemain asal Prancis tersebut telah beradaptasi dengan sangat baik di Premier League. Ia juga tampil menonjol secara konsisten sepanjang musim ini.
Jacquet juga akan mencatatkan penampilan perdananya bersama timnas Prancis dalam waktu dekat, setelah dipanggil oleh Zinedine Zidane.
Varane menjuarai Piala Dunia 2018 bersama Prancis, kemudian memenangi Liga Champions sebanyak empat kali bersama Real Madrid.
Baca juga:
Superkomputer Prediksi Manchester City Juara Premier League 2026/27, Arsenal Jadi Runner-up
Bek legendaris tersebut bergabung dengan Manchester United pada 2021 dan memutuskan untuk mengakhiri kariernya pada usia 31 tahun di 2024, setelah mengalami cedera lutut serius saat melakoni debutnya untuk Como.
Namun, ia tetap menjadi salah satu bek terbaik sepanjang masa Prancis. Tentu saja, Varane merupakan sosok yang sangat hebat untuk dijadikan pembanding.
"Maksud saya, lini tengah pertahanan mereka terlihat cukup tangguh, bukan? Apalagi dengan pemain muda ini. Ya ampun, dia baru berusia 21 tahun. kata King kepada Football Insider
"Dia tampak sebagai pemain yang sangat bagus. Sungguh, terkadang dia mengingatkan saya pada Varane, yang pernah bermain untuk Real Madrid. Dia terlihat agak mirip dengannya. Dia tampak sangat cerdas. Dia memiliki kecepatan yang luar biasa untuk pemulihan posisi dan kuat dalam duel udara," tambahnya.
Andoni Iraola Puji Penampilan Jeremy Jacquet
Jacquet tampak tak tertembus pada pertandingan pekan lalu. Ia terus-menerus menghalau umpan silang berbahaya dengan sundulan maupun memotong operan terobosan lawan.
Kemudian, ia mengakhiri pertandingan dengan catatan impresif, yakni delapan kontribusi pertahanan dan 14 operan yang menembus lini pertahanan lawan.
"Saya ikut senang untuknya karena dia juga mendapatkan panggilan pertamanya ke timnas Prancis," ujar Iraola. (sof)