Jelang Pelantikan, Warga Solo Penuhi Tembok Kampung dengan Mural Wajah Jokowi-Ma'ruf

Zulfikar SyZulfikar Sy - Sabtu, 19 Oktober 2019
Jelang Pelantikan, Warga Solo Penuhi Tembok Kampung dengan Mural Wajah Jokowi-Ma'ruf

Warga Kampung Gremet RT 04 /RW 11, Kelurahan Manahan, Kecmatan Banjarsari, Solo membuat mural wajah Jokowi-Amin. (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Banyak cara unik yang dilakukan warga Solo, Jawa Tengah untuk menyambut Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin, pada Minggu (20/10) besok.

Salah satunya dilakukan warga Kampung Gremet RT 04 /RW 11, Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari, Solo. Warga memural tembok kampung dengan gambar Jokowi-Ma'ruf dengan aksesoris bendera merah putih.

Baca Juga:

Polresta Surakarta Terjunkan 510 Personel Amankan Kampung Jokowi

Inisiator mural wajah Jokowi-Ma'ruf, Teguh Prasojo mengungkapkan mural wajah presiden dan wakil presiden terpilih yang akan dilantik MPR ini bagian dari memeriahkan kampung dalam menyambut kepemimpinan baru periode 2019-2024, Jokowi-Ma'ruf.

"Warga kampung sudah merencanakan sepekan lalu untuk membuat mural wajah Jokowi-Amin. Setelah alat-alat lengkap kita langsung buat muralnya," ujar Teguh kepada merahputih.com, Jumat (18/10).

Warga Kampung Gremet RT 04 /RW 11, Kelurahan Manahan, Kecmatan Banjarsari, Solo membuat mural wajah Jokowi-Amin. (MP/Ismail)
Warga Kampung Gremet RT 04 /RW 11, Kelurahan Manahan, Kecmatan Banjarsari, Solo membuat mural wajah Jokowi-Amin. (MP/Ismail)

Mural wajah Jokowi-Ma'ruf ini melibatkan empat orang tokoh warga setempat yang terbilang mahir dalam melukis wajah. Teguh mengaku sebagai orang yang membuat desain awal wajahnya.

"Kami memulai pekerjaan mural wajah Jokowi-Amin sejak Selasa kemarin. Jumat hari ini mural sudah masuk tahap final," kata dia.

Baca Juga:

1.000 Petugas PLN Dikerahkan Jelang Pelantikan Presiden

Pengerjaan mural ini, kata dia, tinggal melengkapi latar belakangnya agar lebih sedap dipandang mata. Karena ruang gambarnya masih lapang, sejumlah wajah mantan presiden Republik Indonesia juga ikut dilukis di dinding kampung tersebut.

Warga Kampung Gremet RT 04 /RW 11, Kelurahan Manahan, Kecmatan Banjarsari, Solo membuat mural wajah Jokowi-Amin. (MP/Ismail)
Warga Kampung Gremet RT 04 /RW 11, Kelurahan Manahan, Kecmatan Banjarsari, Solo membuat mural wajah Jokowi-Amin. (MP/Ismail)

"Ya kita juga mural wajah Presiden RI Soekarno, Suharto, BJ Habibie, Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarnoputeri, dan Susilo Bambang Yudhoyono," kata dia.

Ia berharap diperiode kedua Jokowi ini Indonesia semakin maju dan rakyat sejahtera. Sebagai warga Solo pastinya bangga ada orang asli Solo menjadi presiden dua periode.

"Kita berdoa semoga proses pelantikan berjalan sukses," tutup Teguh. (Ism)

Baca Juga:

Antisipasi PLN agar Tak Mati Lampu saat Pelantikan Presiden

#Presiden Jokowi #Solo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Prabowo Ganti Kapolri Listyo Sigit, Jokowi: Komjen Suyudi Baik
Jokowi menegaskan pergantian pucuk pimpinan di Polri itu memang sudah saatnya dilakukan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Presiden Prabowo Ganti Kapolri Listyo Sigit, Jokowi: Komjen Suyudi Baik
Indonesia
Terancam Kehilangan Pekerjaan, 56 Jukir Masjid Zayed Demo
Dinas Perhubungan (Dishub) Solo berencana mensterilkan aktivitas parkir di timur Masjid Raya Sheikh Zayed Solo dalam waktu dekat.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Terancam Kehilangan Pekerjaan, 56 Jukir Masjid Zayed Demo
Indonesia
Populasi Rusa di Sriwedari Melonjak, Rawan Lepas ke Jalan karena Kandang Terbuka
Populasi rusa di Sriwedari dianggap melonjak dan kandang terbuka membuat hewan mudah keluar sampai ke jalan raya.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Populasi Rusa di Sriwedari Melonjak, Rawan Lepas ke Jalan karena Kandang Terbuka
Indonesia
Wamendagri Bima Arya Dorong Pelaksanaan 6 SPM Posyandu Plus di Solo Jadi Percontohan
Kemendagri saat ini terus mendampingi seluruh kepala daerah agar pelaksanaan enam bidang SPM dapat berjalan optimal.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Wamendagri Bima Arya Dorong Pelaksanaan 6 SPM Posyandu Plus di Solo Jadi Percontohan
Indonesia
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Revitalisasi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat memang sudah direncanakan sebagai bagian dari upaya untuk merevitalisasi aset-aset budaya.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Indonesia
Dokkes Polda Jateng Tes DNA Keluarga 3 Korban KM Virgo di Polresta Solo
Hasil tes DNA akan dikirim ke Pusdokkes untuk dilakukan pemeriksaan dan pencocokan dengan sampel jenazah yang telah ditemukan.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Dokkes Polda Jateng Tes DNA Keluarga 3 Korban KM Virgo di Polresta Solo
Indonesia
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Warga terancam kena gusur akibat perluasan Stasiun Solo Jebres.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Indonesia
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Tahir Solo Museum diketahui memiliki tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar Rp600 juta.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Indonesia
5 Jurnalis Hilang saat Meliput Gunung Anak Krakatau, PFI, AJI, dan PWI Solo Gelar Aksi Menyalakan Lilin Doa Bersama
Menjadi wadah bersatunya para insan pers dan masyarakat Solo guna mendoakan keselamatan seluruh korban yang hingga saat ini belum ditemukan.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
5 Jurnalis Hilang saat Meliput Gunung Anak Krakatau, PFI, AJI, dan PWI Solo Gelar Aksi Menyalakan Lilin Doa Bersama
Indonesia
Waketum PSI Ogah Komentari Penyitaan Uang Rp3,5 M dari Ahmad Ali oleh KPK, tak Mau Urusi Elite
Menegaskan kasus tersebut berjalan sebelum Ahmad Ali masuk PSI.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Waketum PSI Ogah Komentari Penyitaan Uang Rp3,5 M dari Ahmad Ali oleh KPK, tak Mau Urusi Elite
Bagikan