Jelang Lebaran, Pasar di Jantung Malioboro Yogyakarta Sepi Pembeli
Pasar Beringharjo. (Foto: MP/ Teresa Ika)
MerahPutih.com - Menjelang Idul Fitri Pasar Beringharjo di Kota Yogyakarta masih sepi pengunjung. Pedagang pasar rakyat terbesar di Kota Yogyakarta, Beringharjo mengaku jumlah pengunjung tahun ini ini jauh menurun dibandingkan Lebaran tahun lalu.
Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Beringharjo Barat Bintoro menjelaskan, kenaikan pengunjung belum terlihat signifikan. Padahal biasanya pasar di jalan Malioboro ini padat merayap di moment lebaran.
Baca Juga:
Pemprov DKI Larang Warga Jakarta Ziarah Kubur Usai Lebaran
Kondisi pasar pada saat libur akhir pekan, lanjut dia, hampir sama seperti hari kerja lainnya. Banyak rekan-rekannya sesama pedagang batik di Pasar Beringharjo yang masih terkejut karena jumlah pengunjung menjelang Lebaran belum kembali normal seperti pada 2019 atau saat sebelum terjadi pandemi COVID-19.
"Secara umum, belum ada kenaikan jumlah konsumen khususnya di pedagang batik. Sabtu atau Minggu tidak bisa dipastikan akan mendapat kenaikan omzet. Konsumen hampir rata," kata Bintoro di Yogyakarta, Rabu (05/05).
Buntoro melanjutkan, saat libur menjelang puasa, sempat ada kenaikan jumlah pengunjung. Tetapi begitu memasuki bulan puasa, jumlah pengunjung langsung berkurang drastis.
Ia memperkirakan, pengunjung menjelang Idul Fitri tidak akan membeludak lantaran adanya pelarangan mudik. Pihaknya berharap warga Yogyakarta dan sekitar tetap mau berbelanja di Pasar Beringharjo.
"Harapannya, 40 persen pengunjung yang biasanya datang saat libur Lebaran tetap bisa datang pada tahun ini," katanya.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta Yunianto Dwi Sutono mengatakan, menambah 30 personel keamanan yang akan ditempatkan di sejumlah pasar yang mengalami kenaikan pengunjung menjelang Lebaran.
Penyekatan dan pemberian tanda alur keluar masuk pengunjung di pasar tradisional tetap diberlakukan sebagai upaya untuk memastikan tidak ada kerumunan dan tiap pengunjung bisa saling menjaga jarak.
"Meskipun untuk menjaga jarak ini sangat sulit ditetapkan. Kami pun sulit menerapkan pembatasan jumlah pengunjung karena karakteristik di tiap pasar tradisional itu berbeda-beda," katanya.
Yunianto memperkirakan, puncak kepadatan di pasar tradisional khususnya di Pasar Beringharjo akan terjadi pada Minggu (9/5), baik di Beringharjo Timur untuk memenuhi bahan kebutuhan pokok atau di Beringharjo Barat untuk kebutuhan pakaian dan perlengkapan ibadah. (Teresa Ika/ Yogyakarta)
Baca Juga:
Mendagri Larang Penjabat Daerah Gelar Open House Lebaran
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Pakai Kapal Laut, Kemenhub Minta Warga Mudik Lebaran Lebih Awal
Kemenhub Mulai Periksa Kapal di 98 UPT Demi Keselamatan Mudik 2026
Tradisi Ziarah Kubro di Kota Palembang, Acara Menyambut Ramadan
Jelang Lebaran 1447 H, Pemerintah Siapkan Diskon Tarif Tol untuk Pemudik
Menjelang Ramadan 2026, Penjualan Tiket Kereta Jarak Jauh untuk Mudik masih ‘Sedikit’
DPR Minta Perbaikan Jalan Dikebut untuk Persiapan Mudik Lebaran 2026
Insentif Lebaran Akan Digelontorkan Rp 16 Trlliun, Salah Satunya Buat Diskon Mudik
Tol Solo-Yogyakarta Bakal Fungsional Saat Lebaran 2026, Jasamarga Kebut Infrastruktur Pendukung
Tiket Kereta Api untuk Lebaran 2026 sudah Mulai Dijual, ini nih Jadwal Pemesanannya
BHR Ojol Bakal Kembali Diberlakukan di Lebaran 2026