Jelang Album 'Romantisasi Impulsif', The Jansen Hadirkan Single 'bila cinta adalah sebuah propaganda (wo ai ni)'

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 29 April 2026
Jelang Album 'Romantisasi Impulsif', The Jansen Hadirkan Single 'bila cinta adalah sebuah propaganda (wo ai ni)'

The Jansen lepas sinlge baru. (Foto: dok/the jansen)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tak ada yang benar-benar bisa memprediksi langkah berikutnya dari The Jansen. Perjalanan mereka telah berlangsung cukup panjang, dimulai dari EP From Bogor to Japan (2016), lalu berlanjut ke album Present Continuous (2017), Say Say Say (2019), hingga mencapai titik penting lewat Banal Semakin Binal (2022) yang berhasil menjangkau pendengar lebih luas.

Dua tahun lalu, mereka kembali hadir melalui Durja Bersahaja (2024) dengan pendekatan berbeda—lo-fi, vokal Bani yang sengaja dipendam, serta balutan reverb basah yang sempat mengejutkan.

Kini, kejutan itu berlanjut. The Jansen, yang kini beranggotakan Cinta Rama Bani Satria (Bani) dan Adji Pamungkas, mengumumkan album keempat sekaligus penutup trilogi mereka, Romantisasi Impulsif.

Baca juga:

The Jansen Hidupkan Kembali 'Banal Semakin Binal' Lewat Antologi Visual

Album ini berisi dua belas lagu dan menjadi penutup dari rangkaian yang dimulai sejak Banal Semakin Binal (2022) dan dilanjutkan lewat Durja Bersahaja (2024).

Sebagai gerbang menuju album tersebut, mereka merilis single bila cinta adalah sebuah propaganda (wo ai ni) pada Rabu, 29 April 2026.

Lagu ini menjadi petunjuk awal bagi pendengar untuk membaca arah musikal The Jansen ke depan. Lebih dari sekadar rilisan biasa, single ini menandai lagu cinta pertama dalam katalog mereka.

"Ini pertama kali The Jansen dengan sengaja membikin lagu cinta," ujar Adji.

Baca juga:

The Milo x Pure Saturday Rilis Single 'Tangguh', Ketika Shoegaze Berpadu dengan Progressive Rock

Selama ini, The Jansen dikenal dengan tema pesta anak muda, kritik sosial, kegelisahan eksistensial, hingga romantisme bernuansa pahit.

Namun kali ini, mereka secara gamblang membahas jatuh cinta, kerentanan, dan konflik perasaan—ditambah frasa wo ai ni (aku cinta padamu dalam bahasa Mandarin) yang terdengar manis sekaligus menyimpan ironi.

Menurut Adji Pamungkas sebagai penulis lirik, cinta sering kali mendorong seseorang melakukan hal-hal di luar nalar. Awalnya mungkin terasa tidak masuk akal, tetapi pada akhirnya banyak orang rela melakukan tindakan ekstrem demi mempertahankan perasaannya.

Ia mencontohkan fenomena sederhana, seperti seseorang yang rela meminjam motor hanya untuk mengajak pasangannya berjalan-jalan—sebuah pengalaman yang kemudian diolah The Jansen menjadi lagu dengan pendekatan yang khas dan cermat.

Dengan rilisan ini, The Jansen kembali menunjukkan keberaniannya mengeksplorasi tema dan pendekatan baru, sekaligus memberi sinyal kuat bahwa Romantisasi Impulsif akan menjadi bab penting dalam perjalanan musikal mereka. (Far)

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Stevan Pasaribu Gandeng Andi Rianto, Ungkap Sisi Lain Sebuah Hubungan lewat Single 'Siapa yang Tahan'
Stevan Pasaribu menggandeng Andi Rianto dan Kamga dalam lagu “Siapa yang Tahan”, yang mengangkat kisah hubungan penuh luka dan batas kesabaran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Stevan Pasaribu Gandeng Andi Rianto, Ungkap Sisi Lain Sebuah Hubungan lewat Single 'Siapa yang Tahan'
ShowBiz
Lirik dan Makna Lagu 'Out of Time' The Weeknd tentang Hubungan yang Kian Menjauh
Makna lagu Out of Time The Weeknd mengisahkan penyesalan karena terlambat menyadari kesalahan dalam mempertahankan sebuah hubungan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Lirik dan Makna Lagu 'Out of Time' The Weeknd tentang Hubungan yang Kian Menjauh
ShowBiz
Float Bicara tentang Luka, Kecemasan, dan Kekuatan untuk Bangkit di Lagu 'Yang Kembali Pulih'
Float merilis EP 'Constant Changes' bersama single 'Yang Kembali Pulih' yang membawa pesan tentang luka, keraguan, dan keberanian untuk bangkit.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Float Bicara tentang Luka, Kecemasan, dan Kekuatan untuk Bangkit di Lagu 'Yang Kembali Pulih'
ShowBiz
KickFlip Rilis Single 'Puzzle Piece', Lirik Lagunya Bicara tentang Proses Menemukan Jati Diri
KickFlip merilis 'Puzzle Piece' sebagai pembuka mini album KICK OFF THE WALL Pt. 1. Lagu ini mengangkat kecemasan, jati diri, dan ketidaksempurnaan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
KickFlip Rilis Single 'Puzzle Piece', Lirik Lagunya Bicara tentang Proses Menemukan Jati Diri
ShowBiz
Ada Kesepian hingga Keputusasaan, Ini Makna Lagu 'Dreams Come True' Park Eun Bin
Park Eun Bin merayakan 30 tahun perjalanan debut lewat album spesial. Lagu 'Dreams Come True' mengisahkan perjuangan mengejar dan mewujudkan impian.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Ada Kesepian hingga Keputusasaan, Ini Makna Lagu 'Dreams Come True' Park Eun Bin
ShowBiz
Rendy Orthodoxy Chants Terjemahkan Kegelisahan Lewat 'Raging Cult' dan 'False Hope Archipelago'
Rendy Orthodoxy Chants menghadirkan dua sisi berbeda di 'Raging Cult' dan 'False Hope Archipelago', ledakan amarah hingga kegelisahan menghadapi ketidakpastian.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Rendy Orthodoxy Chants Terjemahkan Kegelisahan Lewat 'Raging Cult' dan 'False Hope Archipelago'
ShowBiz
Ikuti Langkah BTS, Stray Kids Boikot Grammy
Billboard sebelumnya sempat menyebut Stray Kids sebagai salah satu kandidat kuat untuk kategori baru 'Best Asian Pop Music Performance'.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Ikuti Langkah BTS, Stray Kids Boikot Grammy
ShowBiz
Jasmine Yen Tampil Misterius di 'SWEAT', Single yang Bawa Pendengar ke Sisi Gelap
Jasmine Yen membuka era baru lewat single dark pop 'SWEAT' yang mengeksplorasi hasrat, obsesi, dan sensasi kehilangan kendali.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 05 Oktober 2026
Jasmine Yen Tampil Misterius di 'SWEAT', Single yang Bawa Pendengar ke Sisi Gelap
ShowBiz
Ade Govinda Gandeng Dinda Kirana dan Theo Supple untuk Hidupkan Kisah 'Timpang'
Dinda Kirana dan Theo Supple menjadi pasangan suami istri dalam video klip 'Timpang' Ade Govinda yang mengangkat kisah kehilangan, trauma, dan penyesalan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 05 Oktober 2026
Ade Govinda Gandeng Dinda Kirana dan Theo Supple untuk Hidupkan Kisah 'Timpang'
ShowBiz
Aziz Hedra Kembali dengan 'Backseat', Lagu Personal tentang Proses Pendewasaan
Aziz Hedra merilis single 'Backseat' yang mengangkat cerita personal tentang pendewasaan, kehidupan sebagai perantau, dan mimpi masa kecil.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 05 Oktober 2026
Aziz Hedra Kembali dengan 'Backseat', Lagu Personal tentang Proses Pendewasaan
Bagikan