MerahPutih.com - Direktur Olahraga Persija Jakarta Bambang Pamungkas memberi tanggapan soal potensi skuad Macan Kemayoran berada di posisi pertama di sisa kompetisi Super League 2025/2026.
Dengan 10 laga sisa, Persija Jakarta memang masih memiliki peluang untuk berada di posisi pertama. Mengingat jumlah poin tidak terlalu jauh dengan Persib Bandung, yang masih mantap di puncak klasemen.
Persija saat ini berada di posisi 3 dengan 51 poin. Berselisih dua dari Borneo FC yang menempati tangga kedua dan enam angka dari Persib.
Bepe, panggilan legenda Persija itu tidak bisa memastikan kapan hal itu akan terjadi. Ini disampaikan saat bicara soal skema atau hitung-hitungan yang dibuat berebut gelar juara.
Baca juga:
“Ketika seri (dengan Borneo FC), diminta untuk coba dibuatkan skema 10 pertandingan. Skemanya kurang lebih, 'Oh ini akan begini, kita akan menang di sini, mungkin di sana akan seperti ini' dan sebagainya," kata Bepe.
Bepe menambahkan bahwa dalam hitungannya, perbedaan poin antar tim seperti Persija, Persib, dan Borneo FC akan sangat tipis di akhir kompetisi.
“Pada akhirnya, di pekan 34 akan sangat tipis, perbedaan 1 atau 2 poin. Menurut perkiraan kita. Catatan dari itu adalah, seperti pak panca (Direktur Persija Mohamad Prapanca) katakan, artinya Persija tidak boleh lagi kepeleset dalam situasi apa pun. Tidak boleh sama sekali kalah.”
"Terkait dengan kapannya kita akan mengkudeta, kan saya enggak ceritakan poin tipis satu atau dua itu kita di mana kan saya enggak ceritakan kan? Tapi bagi kami yang penting adalah, semoga di akhir musim setelah pekan ke-34 kita di nomor satu," kata Bepe.
Dalam 10 laga sisa, Persija akan menjalani lima laga kandang, termasuk menjamu Persib Bandung pada pekan 32.
"Jadi sekali lagi, masih 10 pertandingan itu masih banyak hal yang bisa terjadi. Masih ada 30 poin yang bisa diperebutkan," kata Bepe. (*)

