Kiper Juventus Gianluigi Buffon tampil ciamik di penampilannya yang ke-100 di ajang Liga Champions. Buffon melakukan sejumlah penyelamatan gemilang saat Juventus mengalahkan AS Monaco 2-0 di Stade Louis II di leg pertama semifinal Liga Champions, Kamis (4/5) dini hari tadi.
Buffon berhasil menjaga gawangnya 'bersih' tanpa kebobolan selama 90 menit. Kiper berusia 39 tahun itu tercatat berhasil menghalau enam peluang emas AS Monaco. Seperti peluang Kylian Mbappe pada menit ke-13 dan 16'. Demikian pula peluang yang diperoleh Radamel Falcao menit ke-47 berhasil dipatahkan.
Sebaliknya, Juventus berhasil menyarangkan dua gol ke gawang AS Monaco, masing-masing dicetak Gonzalo Higuain di menit '29 dan '59.
"Mereka punya dua peluang dan mencetak dua gol sedangkan kami punya banyak sekali peluang, tapi tak satu pun yang berbuah gol. Itu sudah menjelaskan segalanya," kata Mbappe seperti dilansir SkySport.
Berdasarkan data, AS Monaco punya lebih banyak peluang dibandingkan Juventus. Penguasaan lapangan didominasi AS Monaco dengan 56 persen, dengan 6 tendangan ke gawang. Di sisi lain, Juventus hanya menguasai lapangan 44 persen dan 4 kali tendangan ke gawang.
Manager AS Monaco Leonardo Jardim memuji penampilan gemilang Buffon. Diakui, pemain veteran itu berhasil mematahkan peluang emas anak asuhnya.
"Permainan efisien Juventus dan keputusan Buffon membuat perbedaan malam ini. Sayangnya, kami kurang beruntung. Buffon berhasil mematahkan 2-3 peluang kami," kata Jardim.
Menurut Jardim, Juventus bermain lebih efisien. Meski kalah, namun Jardim tetap bangga dengan anak asuhnya yang telah memberikan penampilan terbaik. Pasukan telah memanfaatkan dengan baik semua peluang. Sayangnya, peluang itu berhasil digagalkan oleh Buffon.
"Saya sangat senang dengan penampilan para pemain kami. Mereka menampilkan permainan khas sepak bola Prancis yang luar biasa malam ini. Malam ini Juve lebih baik daripada kami, kami hanya menyeimbangkan permainan," ujar Jardim.
Sementara itu pujian juga datang dari Pelatih Juventus Massimiliano Allegri. Lini pertahanan Bianconeri yang tangguh membuat gawang mereka 600 menit tanpa kebobolan di Liga Champions.
"Buffon membuat penyelamatan besar saat skor masih 0-0," ujar Allegri. "Dalam pertandingan penting seperti ini, Gigi selalu menjadi yang terbaik di dunia. Namun, pekerjaannya belum lengkap, karena Monaco akan datang ke Turin tanpa ada yang kalah. Ini bisa menjadi musim yang luar biasa bagi kami," lanjutnya.