Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Jangan Dibuang! Cangkang Telur Punya Manfaat Lo

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 21 Desember 2017
Jangan Dibuang! Cangkang Telur Punya Manfaat Lo

ilustrasi. (foto: pexels)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TELUR pastilah jadi menun makanan yang akrab bagi semua orang. Telur kerap jadi menu sarapan pagi yan mudah, tapi bernutrisi. Enggak cuma isinya telur yang bergizi lo. Ternyata cangkang telur juga punya banyak manfaat.

Apa iya?


Cangkang telur yang keras terbuat dari kalsium karbonat, bentuk kalsium yang paling umum. Kalsium merupakan salah satu mineral penting yang dibutuhkan agar tubuh selalu berfungsi dengan baik.

Satu cangkang telur mengandung sekitar 40% kalsium. Setengah dari kulit telur saja sudah bisa memenuhi kebutuhan kalsium harian orang dewasa, yaitu 1.000 mg per hari.

Selain kalsium, kulit telur juga mengandung mineral lainnya termasuk strontium, fluorida, magnesium, selenium, hingga protein. Semua zat gizi tersebut juga berperan dalam menjaga kesehatan tulang.

Seperti dikutip dari Hellosehat, dengan segala kandungan nutrisi tersebut, cangkang telur punya berbagai manfaat kesehatan bagi tubuh.


1. Memenuhi kebutuhan kalsium harian

Kandungan kalsium yang ada pada kulit telur lebih cepat diserap tubuh daripada suplemen kalsium yang ada di pasaran. Hal itu dibuktikan penelitian pada tikus dan babi.

Selain untuk menjaga kekuatan tulang dan gigi, kalsium dibutuhkan untuk membantu jantung memompa darah ke seluruh tubuh dan membuat detak jantung lebih teratur. Kalsium juga bertindak sebagai obat penenang alami yang menenangkan sistem saraf untuk mengurangi rasa sakit, sekaligus menghentikan perdarahan ketika kita terluka.


2. Mengurangi risiko osteoporosis

Osteoporosis adalah pengeroposan tulang yang dapat meningkatkan risiko patah tulang. Osteoporosis umum tampak pada usia lanjut, tapi awal perkembangannya bisa dimulai sejak usia muda. Pengeroposan tulang itu pada umumnya disebabkan kurangnya asupan kalsium dalam menu makanan sehari-hari. Seiring dengan bertambahnya usia, tingkat kalsium alami pun mulai menurun.

Sebuah studi yang dilakukan pada wanita pascamenopause menemukan bahwa bubuk cangkang telur dapat memperkuat tulang yang mengalami osteoporosis. Dalam tubuh, cangkang telur bekerja mengikat vitamin D dan magnesium untuk meningkatkan kepadatan mineral tulang.

Studi yang sama juga melaporkan bahwa bubuk cangkang telur mungkin lebih efektif dalam mengurangi risiko osteoporosis daripada suplemen kalsium.


3. Menjaga kesehatan persendian

Jika Anda intip bagian dalam cangkang telur, Anda akan menemukan selput transparan tipis yang melapisi dindingnya. Anda juga dapat melihatnya lebih jelas saat mengupas telur rebus. Selaput itu biasanya menempel pada bagian dalam kulit telur.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa suplemen vitamin yang mengandung membran cangkang telur dapat menjaga kesehatan persendian Anda. Pasalnya, selaput kulit telur terbuat dari kolagen, kondroitin sulfat (penyusun jaringan tulang rawan), dan glukosamin.

Kolagen dilaporkan bermanfaat untuk mengurangi nyeri sendi akibat osteoarthritis dan rematik. Akan tetapi, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui apakah suplemen kulit telur benar-benar efektif untuk mengatasi keluhan tersebut.

Yuk, olah kulit telur dengan cara ini

Untuk memetik manfaat dari cangkang telur, Anda bisa mengolahnya sendiri di rumah. Pertama-tama, cuci bersih cangkangnya dan rebus selama beberapa menit untuk mematikan bakteri dan zat asing yang menempel (termasuk timbal, aluminium, kadmium, dan merkuri).

Setelah itu, tumbuk atau blender cangkang telur sampai menjadi serbuk. Pastikan untuk menggilingnya sampai benar-benar halus. Bagian pinggiran kulit telur yang cenderung tajam bisa melukai tenggorok atau kerongkongan Anda bila ditelan utuh. Anda bisa menambahkan bubuk kulit telur itu pada makanan atau mencampurnya dengan minuman.

Selamat mencoba!(*)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan