Merahputih.com - Hasil pertandingan Liga Champions antara PSG vs Liverpool berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan tim tuan rumah pada Kamis dinihari WIB.
Kekalahan telak ini memicu sorotan tajam terhadap lini pertahanan The Reds, terutama performa Ibrahima Konate yang dianggap gagal membendung serangan balik Paris Saint-Germain di Parc des Princes.
Baca juga:
Musim Tanpa Trofi Menanti Liverpool, Xabi Alonso Kandidat Kuat Pelatih Baru di Anfield
Kegagalan Taktik Bertahan Arne Slot
Paris Saint-Germain membuka keunggulan melalui aksi Desire Doue pada babak pertama. Gol tersebut langsung meruntuhkan skema permainan tim asuhan Arne Slot yang awalnya turun dengan formasi tiga bek. Meskipun Liverpool mencoba mengandalkan serangan balik cepat, disiplin tinggi pemain PSG membuat upaya tersebut selalu menemui jalan buntu.
Memasuki babak kedua, raksasa Prancis tersebut justru menggandakan keunggulan. Khvicha Kvaratskhelia mencetak gol kedua yang memastikan kemenangan PSG. Kekalahan ini mengungkap celah besar dalam strategi bertahan Liverpool yang tampak kewalahan menghadapi intensitas serangan tim lawan sepanjang laga.
Kritik Pedas Jamie Carragher untuk Konate
Mantan bek legendaris Liverpool, Jamie Carragher, melontarkan kritik keras terhadap penampilan Ibrahima Konate. Carragher menilai bek asal Prancis tersebut tampil buruk dan sering melakukan kesalahan fatal yang merugikan tim. Kesalahan-kesalahan ini dianggap menambah beban kerja Virgil van Dijk di jantung pertahanan.
Baca juga:
Drama di Parc des Princes, PSG Gagal Dapat 2 Penalti meski Kalahkan Liverpool
"Ibrahima Konate tampil sangat mengecewakan musim ini dan terus membuat kesalahan di setiap pertandingan. Performa buruknya di Paris menjadi bukti bahwa Liverpool memerlukan penyegaran di lini belakang," ujar Carragher.
Situasi ini menempatkan manajemen Liverpool pada posisi sulit mengingat kontrak Konate akan segera berakhir. Muncul opsi bagi klub untuk mulai mencari bek baru guna menyongsong musim 2026/2027 daripada memberikan perpanjangan kontrak kepada pemain yang performanya tengah menurun.