Jalur Kereta Yogyakarta-Magelang Telan Biaya Rp400 Miliar per Kilometer
Ilustrasi. (MP/Win)
MerahPutih Travel - Menteri Perhubungan Budi Karya menyatakan bahwa pembuatan jalur kereta api baru Yogyakarta-Magelang merupakan pilihan terbaik. Pasalnya, untuk membuka kembali jalur yang telah ada, pihaknya bakal mengalami banyak kendala.
"Biayanya (pembukaan jalur baru) Rp400 miliar per kilometer. Totalnya, hitung saja, tinggal dikalikan 40 kilometer," katanya kepada wartawan saat melakukan kunjungan kerja di Stasiun Tugu, Yogyakarta, Selasa (27/12).
Menurut Budi Karya, lahan yang dilalui jalur lama kini telah beralih fungsi menjadi permukiman warga. Ia menilai, bila dilihat dari segi teknis, jalur tersebut sangat baik. Hanya saja, persolan hukum menjadi kendala terbesarnya.
Seperti diketahui, saat ini pemerintah tengah mendongkrak kunjungan wisatawan ke Borobudur, Magelang. Diprediksi, dalam beberapa tahun ke depan, angka kunjungan wisatawan ke Borobudur naik 5 juta wisatawan. Guna merealisasikan hal tersebut, PT KAI tengah menghidupkan jalur Yogyakarta-Magelang.
Bagikan
Berita Terkait
Gempa Pacitan Terasa Sampai Yogyakarta, 14 Kereta Api Berhenti Luar Biasa
Jangan Sampai Kehabisan Tiket Mudik 2026, PT KAI Bocorkan Tanggal Paling Rebutan Tahun Ini
Menjelang Ramadan 2026, Penjualan Tiket Kereta Jarak Jauh untuk Mudik masih ‘Sedikit’
Resmi Dibuka, Stasiun Jatake Serpong Jadi Simpul Pertemuan 4.000 Penumpang KRL Jabodetabek
131 Ribu Lebih Tiket Kereta Api Terjual untuk Lebaran 2026, Rute Jakarta-Yogyakarta PP Paling Laris
Stasiun Jatake Resmi Beroperasi, Akses Warga Serpong dan Sekitarnya Kini Jadi Lebih Mudah
Gempa Magnitude 4,5 Goyang Bantul, 17 KA Berhenti Sementara
Gempa Pacitan tak Ganggu Operasional, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Api Kembali Normal
Tiket Kereta Api untuk Lebaran 2026 sudah Mulai Dijual, ini nih Jadwal Pemesanannya
Rel di Pekalongan Terendam Banjir, Komisi V DPR Ingatkan Rentannya Infrastruktur Kereta Api