MANUSIA sebagai makhluk sosial tentunya tak lepas dari interaksi dengan sesama. Interaksi bisa terjadi di mana saja. Mulai dari lingkungan rumah hingga ke tempat umum. Perilaku seseorang di tempat umum bisa menjadi cerminan inner beauty seseorang.
"Sebagai makhluk sosial kita tidak akan lepas berinteraksi dengan orang lain. Jika tidak peduli how other people feel about us, kita akan susah get along atau fit in dengan orang lain. Padahal, formula sukses zaman now ialah kemampuan untuk get along with others," jelas Guru Grooming Yuliana F Hartanto ketika dihubungi Merahputih.com, Senin (26/3).
Sebagai pakar ilmu grooming, Yulie mengungkapkan bahwa grooming tak hanya melulu soal tampilan fisik. Grooming diri haruslah dua sisi, dalam dan luar. Di sisi luar terkait erat dengan penampilan, sedangkan di sisi dalam relevansi ke perilaku, sikap, dan pola pikir.
"Ilmu grooming ini ialah ilmu tata cara. Negara bisa maju atau kita bisa maju kalau ada aturan, ikutin aturan, dan tahu aturan," jelas Yulie.
Guru grooming yang telah mengajar di sejumlah korporasi ternama tersebut pun menambahkan bahwa berinteraksi di tempat umum itu ibarat ikan hidup di akuarium. Semua perlaku terlihat transparan. Perilaku yang terlihat itu menjadi tolak ukur nilai diri seseorang.
Guru Grooming Yuliana F Hartanto. (foto: Youtube)
Dalam hal berperilaku di bioskop, Yulie menegaskan bahwa sebaiknya tidak mengganggu kenyamanan penonton lain.
"Perilaku di bioskop seharusnya tidak mengganggu keyamanan orang lain yang sedang asyik nonton ya," jelasnya.
Ia pun memberikan beberapa tata krama menjadi penonton bioskop yang baik, yakni:
1. Duduk rapi, jangan mengangkat kaki di sandaran bangku depan Anda.
2. Tidak sibuk mengobrol (langsung ataupun di ponsel) sehingga mengganggu konsentrasi penonton lain.
3. Kumpulkan sampah Anda, jangan membuang sampah sembarangan.
4. Pakailah tissue. Tidak mengelap tangan di kursi bioskop merupakan etika menjaga dan menghargai properti orang lain. Jadi kursi bioskop tidak rusak ataupun kotor dan bau.
5. Saat keluar atau masuk barisan tempat duduk, mintalah permisi. Berjalan pun jangan lama kayak kura-kura karena akan menghalangi penonton lain.
6. Jangan meludah ke lantai bioskop, pakailah tissue.
Jika ada penonton yang berlaku mengganggu kenyamanan bioskop, Yulie pun menganjurkan untuk tak ragu menegur.
"Harus ditegur. Terkadang orang perlu di permalukan untuk belajar. Namun, di awal menegur jangan kayak ngajak berantem," ujarnya.
Ia juga mengakui bahwa tak sedikit orang yang akan merasa sebal saat ditegur, tapi teguran tetap harus diberikan.
"We got to do what we got to do. Jika semua memilih bungkam, kapan ada perubahan perilakunya," pesan Yulie.
Menjaga perilaku dan mengikuti aturan di tempat umum, termasuk bioskop, tentunya akan menciptakan kenyamanan buat semua orang. Oleh karena itu, selalu sadar akan keberadaan orang lain jadi kunci agar Anda selalu taat aturan.(dwi)