Ramadan 2019

Jaga Kulit Lembap dan Cerah selama Berpuasa, ini Tipsnya

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 17 Mei 2019
Jaga Kulit Lembap dan Cerah selama Berpuasa, ini Tipsnya

Agar kulit tak kering, ikuti langkah-langkah mudah ini. (foto: pixabay/agoengadryirawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SAAT berpuasa, asupan cairan yang masuk cenderung berkurang. Dampaknya tak hanya terasa bagi tubuh, tapi juga kulit.

Asupan cairan yang minim rentang membuat kulitmu dehidrasi. Meskipun demikian, kamu tetap bisa kok menjaga kulit lembap dan cerah selama Ramadan dengan mengikuti tips dari
makeup artist Vivi Thalib, seperti dilansir Antara.



1. Pelembap

skincare
Selalu gunakan pelembap. (foto: pixabay/chezbeate)


Saat asupan air ke dalam tubuh terbatas, jagalah kelembapan kulit dari luar. Caranya, gunakan pelembap. "Aku selalu bawa pelembab ke mana-mana," kata Vivi.

Pelembap bisa kamu andalkan untuk menjaga kesehatan kulitmu saat sedang maupun tidak berpuasa.


2. Rajin pakai produk perawatan kulit

makeup
Memakai makeup boleh saja, tapi utamakan skincare. (foto: pixabay/kinkate)


Bukan cuma make up alias kosmetik yang harus jadi perhatian, melainkan juga produk-produk perawatan kulit juga penting untuk diaplikasikan secara rutin.

Rahasia dari riasan optimal, ujar Vivi, ialah kulit yang sehat. Vivi menyarankan untuk memakai produk perawatan kulit sebelum memakai riasan serta setelah menghapus riasan.


3. Minum air putih

human
Tetap maksimalkan asupan air putih. (foto: pixxabay/pezibear)

Meski bisa menggunakan produk skincare, asupan cairan dalam tubuh tetap memegang faktor penting untuk kesehatan kulit. Memakai pelembap takkan cukup untuk menjaga kesehatan kulit tanpa minum air.

Selama berpuasa, kamu sebaiknya minum air minimal dua gelas setelah buka puasa, empat gelas di antara makan malam hingga tidur, dan dua gelas saat sahur.(*)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan