Jadi Tanda Persahabatan, Taman Borobudur Dihadirkan di Vatikan

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 05 Oktober 2017
Jadi Tanda Persahabatan, Taman Borobudur Dihadirkan di Vatikan

Candi Borobudur. (foto: youtube)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PRESIDEN Kegubernuran Vatikan Kardinal Giuseppe Bartello meresmikam Taman Borobudur (Borobudur Garden) yang ada di Museum Etnologi Vatikan.

Peresmian itu disaksikan Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata Indonesia I Gde Pitana dan sejumlah duta besar asing untuk Takhta Suci Vatikan, pejabat Vatikan, dan biarawan-biarawati Italia dan Indonesia.

Taman Borobudur terdiri dari dua stupa besar Candi Borobudur terbuat dari aluminium yang didatangkan dari Muntilan, Jawa Tengah. Di samping itu, terdapat hiasan relief di sepanjang tembok yang menggambarkan perjalanan hidup Sidharta Gautama. Demikian pernyataan Pensosbud KBRI Vatikan Wanry Wabang kepada Antara London, Kamis (5/10).

Dalam sambutannya, Kardinal Bartello menyampaikan kehadiran Taman Borobudur di Museum Vatikan merupakan gambaran nyata hubungan persahabatan antara Indonesia dan Takhta Suci Vatikan.

"Semoga dengan kehadiran taman ini, pengunjung dapat menikmati dan memahami lebih jauh arti keharmonisan dalam keberagaman," kata Kardinal Bartello.

Sementara itu, Direktur Museum Vatikan Barbara Jatta mengungkapkan Borobudur Garden merupakan selebrasi persahabatan Indonesia dan Takhta Suci Vatikan.

Ia berharap melalui Taman Borobudur, pengunjung dapat melihat gambaran luas nilai-nilai harmoni dan keberagaman Indonesia.

I Gde Pitana dalam kesempatan itu menjelaskan, proyek Taman Borobudur mulai digarap sejak 2010 sebagai bentuk perwujudan hubungan yang kuat antarkedua negara.

Setidaknya terdapat 1.000 artefak dari Indonesia yang kini ada di Vatikan. Namun, khusus untuk Taman Borobudur, hanya sekitar 200 barang yang dipamerkan.

Pengunjung dapat menyaksikan kekayaan budaya Indonesia dan arti penting Borobudur sebagai simbol keberagaman di Indonesia.

Proyek itu merupakan bantuan pemerintah Indonesia untuk Takhta Suci Vatikan.

Setelah proses pembangunan sekitar 10 bulan, Taman Borobudur resmi hadir di Vatikan. Diperkirakan, Vatikan dikunjungi sekitar 7 juta wisatawan asing per tahun. Dengan begitu, Taman Borobudur diharapkan menjadi daya tarik wisatawan asing untuk berkunjung ke Indonesia.(*)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan