MeraPutih.com - Pelatih The Cong-Viettel, Velizar Popov turut mengomentari kemenangan Persib Bandung atas FC Seoul di laga pertama Grup E AFC Champions League Two (ACL 2) 2026/2027. Maung Bandung menang 1-0 saat dijamu Seoul di Stadion Piala Dunia Seoul, Rabu, 16 September 2026.
Gol kemenangan Persib dicetak Julio Cesar ketika laga berjalan lima menit. Persib nyaris mencetak gol lainnya sepanjang laga. Sementara FC Seoul juga memiliki sejumlah peluang, namun tidak berujung manis.
Skor 1-0 cukup bagi Persib untuk membawa pulang tiga poin.
Baca juga:
Start Positif di Markas FC Seoul, Simak Jadwal 5 Laga Sisa Persib Bandung di Grup E ACL Two
Persib kini memimpin klasemen. Unggul dua angka dari Melbourne Victory dan Viettel FC, yang bermain imbang di Stadion Hang Day, Hanoi. Sementara itu, FC Seoul harus puas berada di dasar Grup E tanpa poin.
Popov Sebut FC Seoul Remehkan Persib
Velizar Popov angkat bicara karena FC Seoul dan Persib merupakan lawan yang akan dihadapi.
Menurutnya, kekalahan FC Seoul dari Persib tidak lepas dari sikap meremehkan.

Skuad Persib merayakan kemenangan lawan FC Seoul di laga pembuka Grup E AFC Champions League Two. (Foto: Persib)
Hasil itu membuat situasi grup semakin rumit. Seoul meremehkan lawannya, menurunkan 11 pemain cadangan, dan menanggung akibatnya,
kata Popov dikutip dari Tuoitre.
The Cong-Viettel Akan Kesulitan di Kandang Persib
Persib Bandung akan menjadi lawan The Cong-Viettel selanjutnya. Laga kedua di Grup E tersebut akan dimainkan di markas Persib, Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada 14 Oktober.
Baca juga:
Kekalahan 0-1 FC Seoul dari Persib Bandung Membuka Mata Kim Gi-dong
“Saya telah mengecek informasi dan juga melihat kekuatan Persib. Mereka telah menghabiskan banyak uang untuk membeli pemain asing."
Pertandingan selanjutnya, bermain di kandang Indonesia, akan sangat sulit,
jelas Velizar Popov, yang sebelumnya juga dikenal sebagai pelatih Timnas Myanmar.
Peluang Menang Sempat Terbuka
Sementara itu, terkait hasil imbang 1-1 melawan Melbourne Victory, Popov mengaku bangga pada pemainnya. Popov menilai hasil tersebut merupakan pencapaian positif bagi timnya, mengingat sejumlah pemain penting harus absen karena cedera.
Saya bangga kepada para pemain. Mereka telah memberikan segala yang mereka miliki. Mendapatkan poin merupakan kesuksesan bagi kami ketika tim kehilangan banyak pemain penting,
ujar Popov.
Pelatih asal Bulgaria itu juga menyebut The Cong-Viettel sebenarnya memiliki peluang untuk mengamankan kemenangan. Namun, faktor keberuntungan membuat mereka harus puas dengan hasil imbang.
"Jika beruntung, sebenarnya kami bisa saja menang karena para pemain memiliki sejumlah peluang mencetak gol yang jelas. Namun, keberuntungan adalah sesuatu yang tidak bisa kami kendalikan," kata Popov.