Fashion

Jadi Hypebeast dengan Bujet Minim? Coba 'Hunting' Versi Tiruan di Tiongkok

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 10 Mei 2019
Jadi Hypebeast dengan Bujet Minim? Coba 'Hunting' Versi Tiruan di Tiongkok

Asli atau tiruan, yang penting hypebeast (Foto: Hypebeast)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

VIDEO yang dibuat oleh vlogger Collin Abroadcast menarik perhatian beberapa penonton YouTube beberapa waktu lalu. Hal itu dikarenakan ia membahas topik yang ia beri judul fake market bargain. Collin merupakan seorang youtuber asal Amerika yang sedang bekerja di Tiongkok. Awalnya Collin hanya membuat vlog layaknya turis di Negeri Tirai Bambu. Akan tetapi, pada saat dia melakukan vlog terkait barang-barang bermerek yang ternyata bukanlah barang asli.

Video yang diunggahnya mulai viral, begitu pun dengan channel YouTube miliknya. Ingin tahu seperti apa konten yang ia buat? Berikut sedikit fakta unik yang berhasil ditemukan Collin saat berburu berbagai barang hypebeast tiruan buatan Tiongkok.

1. Barang yang Ditawar Selalu Setengah Harga dari Harga Asli

Seperti yang terlihat mulai pada saat awal dia menawar harga, penjual yang awalnya memberikan harga sekitar CNY 4500 sekitar USD 710. Alih-alih setuju, Collin menawar dengan harga CNY 300 atau USD 47! Sontak penjual kaget dengan harga yang Collin minta.

Akan tetapi, ketika diberitahu ingin membayar melalui aplikasi WeChat Pay penjual sadar bahwa Collin tengah menetap di Tiongkok. Karena sebelumnya Collin dianggap sebagai wisatawan oleh penjual, maka permainan harga sudah mulai sedikit "mencair".

Setelah berdebat sengit mulai dari harga CNY 4500 hingga, Collin berhasil mendapatkan barang yang ditawarnya hingga CNY 400 atau setara dengan USD 65 saja.

2. Kalkulator

Jadi Hypebeast dengan Bujet Minim? Coba 'Hunting' Versi Tiruan di Tiongkok
Jangan mudah terlena dengan harga yang ditawarkan penjual (Foto: YouTube/Collin Abroadcast)

Meski penjual terlihat memiliki kemampuan berbahasa inggris yang cukup mahir. Masalah angka untuk harga tentu sangat sensitif sehingga jika salah sebut, penjual bisa saja rugi.

Sehingga penggunaan kalkulator digunakan untuk memberikan angka yang sesuai dengan keinginan penjual dan pembeli agar tidak salah tangkap. Akan tetapi, harga yang ditawarkan cukup fantastis terlebih lagi untuk barang replika atau tiruan.

3. Selalu mengatakan hal yang sama "Good Quality"

Jadi Hypebeast dengan Bujet Minim? Coba 'Hunting' Versi Tiruan di Tiongkok
Penjual tidak pernah menyebut barang KW asli, Good Quality only (Foto: YouTube/Collin Abroadcast)

Meski cenderung tidak terlihat seperti barang-barang hypebeast bermerek asli. Penjual tetap akan berkata "like the real one" yang artinya mirip seperti aslinya. "Good quality" sambil menyuruh calon pembeli untuk menyentuh barang yang sedang ditawar.

4. Memaksa Membeli Lebih dari Satu Untuk Mendapat Diskon

Jadi Hypebeast dengan Bujet Minim? Coba 'Hunting' Versi Tiruan di Tiongkok
Beli banyak, diskon juga banyak (Foto: YouTube/Collin Abroadcast)

"If you buy more than 1 piece i will give you another discount" kurang lebih seperti itu yang selalu dikatakan penjual kepada Collin dalam video.

Kata-kata tersebut sering muncul dari para penjual jika Collin menawar dengan harga murah yang drastis. Bahkan untuk barang bermerek terkenal sekalipun.

Penjual mampu memberikan harga yang sesuai dengan penawaran, meski terkadang Collin harus menambah sekitar CNY 10 - 20 dari harga penawaran.

5. Rayuan Penjual

Jadi Hypebeast dengan Bujet Minim? Coba 'Hunting' Versi Tiruan di Tiongkok
Hindari rayuan saat berburu barang bermerek KW (Foto: YouTube/Collin Abroadcast)

Penjual akan melakukan berbagai macam cara untuk membuat dagangan mereka laku dengan harga yang mereka mau, khususnya barang bermerek terkenal.

Maka dari itu, jurus ampuh yang biasanya dilakukan oleh penjual adalah menyebut pembeli dengan panggilan tampan atau cantik melihat siapa calon pelanggan yang diincar. (riq)

#Hypebeast #Streetwear #Fashion #Tiongkok
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fashion
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Merek apparel olahraga raksasa asal Jerman ini menilai desain tersebut ‘mirip secara menyesatkan’ dengan logo khas mereka, the three stripes.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Fashion
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
Batik perlu terus beradaptasi dengan perkembangan tren fesyen agar dapat memperluas pasar.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
ShowBiz
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Dion tampil tepat di bawah Menara Eiffel yang terkenal di kota tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Fashion
Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Minimalisme elegan mendominasi pasar dengan merek-merek yang menekankan identitas mereka melalui bahan berkualitas tinggi.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
 Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Fashion
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
First Edit menjadi ruang bagi para mahasiswa untuk membawa karya yang sebelumnya dikerjakan sebagai tugas akhir keluar dari lingkungan kampus.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
Fashion
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
UNIQLO dan KAWS kembali berkolaborasi lewat KAWS UNIVERSE yang menghadirkan COMPANION, karakter baru, dan plush charm mulai 14 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
Fashion
'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Penampilan dramatis Putri Diana saat tiba di Serpentine Gallery pada 1994 menjadi salah satu momen ikonis dalam budaya pop.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
 'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Fashion
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Lewat inisiatif ‘With Gemini, In Craft’, Google menjadikan akal imitasi sebagai mitra kreatif pendukung bagi rumah mode, studio kreatif, serta pelaku usaha di Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Olahraga
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Jersey Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengangkat motif Gorga khas Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Bagikan