Budaya Populer

J-Pop, Musik Pop Jepang yang Tak Pernah Usang

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Kamis, 07 Desember 2023
J-Pop, Musik Pop Jepang yang Tak Pernah Usang

Wujud perkembangan J-Pop tampak pada band asal Osaka bernama L’Arc en Ciel. (Foto: YouTube/@LArc-en-Ciel)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

LAGU itu mengalun pelan. Liriknya bercerita tentang sungai yang mengalir tenang. Airnya bening, membelah bukit hijau di dua sisinya. Begitu indah nan asri.

Semua terangkum dalam lagu berjudul “Bengawan Solo” ciptaan mendiang Gesang. Lagu yang dibawakan dengan musik keroncong ini dimulai alunan kocokan gitar kecil ukulele dan gesekan biola.

Bengawan solo/Riwayatmu ini/Sedari dulu jadi/Perhatian insani”. Demikian sepenggal liriknya berpadu dengan irama instrumen petik yang lembut.

Lagu ini begitu terkenal. Tak hanya di Indonesia, tapi juga hingga ke Jepang. Irama keroncong sebermula dipengaruhi oleh kebudayaan Portugis. Alat musiknya pun berasal dari sana.

Lambat-laun, keroncong dapat sentuhan akulturasi. Keroncong jadi bagian dari kebudayaan 'Anak Negeri', suatu istilah untuk menyebut orang-orang pribumi pada 1900-an.

Konkurs atau kontes keroncong digelar di banyak kota, dari Batavia, nama lama Jakarta, hingga Semarang. "Di park-park seperti Deca Park, Lunapark, dan sebagainya senantiasa ada pertandingan keroncong," ungkap W. Lumban Tobing, penulis musik produktif pada 1950-an, dalam "Musik Krontjong" seperti termuat di Aneka, 20 Oktober 1954.

Meski keroncong sudah jadi bagian dari kehidupan 'Anak Negeri', banyak orang masih mengggap keroncong sebagai kebudayaan Barat. Ini karena lagu keroncong bercerita tentang hubungan asmara yang mengadopsi kisah dari negeri Barat.

Baca juga:

Tanding Sengit J-Pop vs K-Pop

Pada masa pendudukan Jepang, pengaruh Barat dalam keroncong berangsur menghilang. Jepang berupaya menekan pengaruh Barat di segala bidang. Dalam lapangan musik, keroncong ikut terkena kebijakan ini.

"Pada tahun 1943, Jepang melalui Keimin Bunka Shidosho melarang keroncong yang bersifat 'sayang-sayangan' berkembang di Indonesia," ungkap Ahmad Munjid dalam Perkembangan Musik Keroncong 1920-1944.

Tidak ada lagi syair-syair asmara dengan kata-kata merayu yang dianggap melemahkan bangsa Indonesia. Tema asmara berubah jadi tema cinta Tanah Air dan rasa kebangsaan.

Meski Jepang menyerah dan hengkang dari Indonesia, karakter keroncong yang diarahkan Jepang tetap bertahan. Pengaruh Jepang pada musik Indonesia berlanjut pada era 1980-an.

Ingat film Pintar-Pintar Bodoh besutan Warkop DKI pada 1980-an? Dalam film itu, ada adegan Kasino bernyanyi dengan gitar. Irama lagunya “Sukiyaki”, tapi liriknya diganti bahasa Indonesia. Pun begitu dengan judulnya, berubah jadi “Nyanyian Kode”.

Memasuki 1990-an, dunia musik Jepang diwarnai oleh aliran baru, Japanese Pop Music atau musik populer Jepang. Biasa disingkat J-pop, aliran ini untuk menyebut musik modern di Jepang.

“Istilah umum yang mengandung banyak jenis (genre) musik Jepang seperti pop, rock, dance, rap, soul dan lain-lain. Sering juga kita mendengar istilah seperti J-Rock, Visual Kei dan J-Rap, namun semua istilah tersebut berada di dalam naungan J-pop,” ungkap Bagus Belyanto dalam J-Pop Sebagai Budaya Populer Jepang dan Dampaknya di Indonesia.

Wujud dari J-Pop ini tampak pada band asal Osaka bernama L’Arc en Ciel. Band ini berkembang melampaui batas negaranya dan mendorong perkembangan J-Pop ke seluruh dunia.

Baca juga:

Satu Dubber, Banyak Karakter

Masa 2000-an menandai gelombang besar musik pop Jepang (J-Pop) ke Indonesia. Gelombang ini menerjang bersamaan dengan derasnya arus anime. Sebut saja Doraemon, Crayon Shinchan, Nube, Ghost At School, Ninja Boy, Captain Tsubasa, dan Dragon Ball.

Tiap anime punya lagu pembuka dan penutup. Lagu-lagu itu mengendap kuat di telinga para pendengarnya. Musik yang catchy berpadu dengan irama instrumen yang kaya. Lagu tema Dragon Ball misalnya jadi salah satu yang paling diingat karena liriknya diterjemahkan ke bahasa Indonesia.

Saat bersamaan, pengaruh L’Arc en Ciel juga mulai terasa di Indonesia. Kehadiran band ini menginspirasi sejumlah musisi muda Indonesia. Salah satunya adalah Sony Ismail Robayani

“Dulu itu era 2000-an awal, masih sangat sedikit orang yang mendengarkan L’Arc en Ciel. Terus ingat banget, dulu waktu gue latihan di studio daerah Cipete, gue mainin riff gitarnya L’Arc en Ciel tiba-tiba Iman (salah satu teman Sony-Red.) datangi gue (dan berkata-Red.) ‘Lo tahu L’Arc en Ciel juga?’ dan dari situ akhirnya kita coba bikin band bareng,” ungkap Sony dalam wawancaranya di kanal YouTube SoundCorners.

Berawal dari keisengan membawakan lagu-lagu L’Arc en Ciel, mereka berdua mendirikan band J-Rocks. Mereka mengikuti salah satu kompetisi band dan berhasil keluar sebagai pemenang.

Kegemarannya terhadap L’Arc en Ciel bahkan membawa J-Rocks menjadi band pertama yang melakukan rekaman di studio legendaris Abbey Road Inggris.

Seiring perkembangan teknologi, pengaruh musik J-Pop kian kuat. Platform media sosial dipenuhi video cover lagu-lagu pembuka dan penutup anime. Beberapa band bahkan membawakan secara khusus lagu-lagu tersebut ke dalam festival atau konser musik. (far)

Baca juga:

Tampil Slay dengan Cosplay

#Budaya Populer Jepang #Anime #Manga #Budaya Jepang
Bagikan
Ditulis Oleh

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.

Berita Terkait

Lifestyle
Sabar Ya! Rilis Blue Eye Samurai Season 2 Mundur ke 2027
Netflix menyebut musim kedua akan menghadirkan cerita yang “lebih besar, lebih brutal, dan lebih emosional” dibanding musim pertama.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Sabar Ya! Rilis Blue Eye Samurai Season 2 Mundur ke 2027
Indonesia
Anime Serial Olahraga Blue Lock Tayang di Netflix, Ambisi Besar Jepang Ciptakan Striker
Di tengah performa sepak bola Jepang yang masih tertinggal dari Eropa dan Amerika Selatan, seorang pelatih eksentrik bernama Jinpachi Ego meluncurkan proyek radikal bernama Blue Lock.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 April 2026
Anime Serial Olahraga Blue Lock Tayang di Netflix, Ambisi Besar Jepang Ciptakan Striker
Fun
The Ribbon Hero, Warisan Osamu Tezuka Hidup Kembali di Netflix
Netflix kembali menghadirkan anime original terbaru berjudul The Ribbon Hero, yang dijadwalkan tayang global pada Agustus 2026.
Wisnu Cipto - Senin, 27 April 2026
The Ribbon Hero, Warisan Osamu Tezuka Hidup Kembali di Netflix
ShowBiz
AiNA THE END Nyanyikan Opening Baru One Piece 'Luminous', Bawa Makna Penuh Emosi dan Semangat
AiNA THE END membawakan lagu opening terbaru One Piece berjudul “Luminous”. Lagu ini menghadirkan nuansa emosional dan semangat petualangan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
AiNA THE END Nyanyikan Opening Baru One Piece 'Luminous', Bawa Makna Penuh Emosi dan Semangat
Fun
Persatukan K-pop & Anime, Kekuatan Lirik ATTITUDE dari aespa Gampang Diingat
Lagu ATTITUDE berbahasa Jepang dan dipilih sebagai lagu pembuka anime Kill Blue, menandai kolaborasi menarik antara dunia K-pop dan anime.
Wisnu Cipto - Kamis, 26 Maret 2026
Persatukan K-pop & Anime, Kekuatan Lirik ATTITUDE dari aespa Gampang Diingat
Lifestyle
Makna Lagu “Bink’s Brew” dalam One Piece Live Action, Warisan dari Bajak Laut Rumbar
Transisi lagu ini dari versi anime ke format live action menuntut ketelitian tinggi agar nuansa klasiknya tetap terjaga
Angga Yudha Pratama - Rabu, 18 Maret 2026
Makna Lagu “Bink’s Brew” dalam One Piece Live Action, Warisan dari Bajak Laut Rumbar
Fun
Konten Bonus KPop Demon Hunters 10 Menit di Netflix, Isinya Bikin Penasaran
Konten bonus animasi KPop: Demon Hunters berdurasi 10 menit dibagi menjadi empat sesi.
Wisnu Cipto - Senin, 09 Maret 2026
Konten Bonus KPop Demon Hunters 10 Menit di Netflix, Isinya Bikin Penasaran
ShowBiz
Anime 'Dan Da Dan' Berlanjut ke Season 3, Dijadwalkan Tayang Musim Semi 2026
Anime Dan Da Dan dipastikan berlanjut ke season 3 setelah sukses besar di Netflix. Musim terbaru diperkirakan tayang pada Musim Semi 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 15 Februari 2026
Anime 'Dan Da Dan' Berlanjut ke Season 3, Dijadwalkan Tayang Musim Semi 2026
ShowBiz
Netflix Hadirkan Anime Legendaris Februari 2026, dari 'Baki-Dou' hingga 'Kenichi'
Netflix menghadirkan deretan anime legendaris dan favorit kultus sepanjang Februari 2026, mulai dari Baki-Dou, Magia Record, hingga Kenichi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 30 Januari 2026
Netflix Hadirkan Anime Legendaris Februari 2026, dari 'Baki-Dou' hingga 'Kenichi'
ShowBiz
Ado Resmi Bawakan Lagu Opening Terbaru Anime Chibi Maruko-chan 'Odoru Ponpokorin'
Penyanyi Ado resmi membawakan 'Odoru Ponpokorin' sebagai lagu pembuka terbaru anime legendaris Chibi Maruko-chan yang ikonik sejak 1990.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Januari 2026
Ado Resmi Bawakan Lagu Opening Terbaru Anime Chibi Maruko-chan 'Odoru Ponpokorin'
Bagikan