Iwan Fals Meriahkan Konser 'Nyanyian Bangsa'

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 28 Oktober 2015
Iwan Fals Meriahkan Konser 'Nyanyian Bangsa'

Musisi legendaris Indonesia, Iwan Fals saat berduet dengan Pentolan Kelompok Kampungan, Bram Makahekeum di Konser 'Nyanyian Bangsa'. (foto: Rizky Kusumo/MerahPutih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Musik - Musisi legendaris Indonesia, Iwan Fals memeriahkan konser yang bertajuk 'Nyanyian Bangsa' di Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Selasa (27/10) malam WIB.

Konser ini sendiri dibuat oleh grup band yang pernah kesohor nyentrik pada zamannya akhir 1970-an sampai awal 1980-an, Kelompok Kampungan. Konser ini digelar guna memperingati Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada hari ini, Rabu 28 Oktober.

Selain Iwan Fals, acara ini juga dimeriahkan oleh para budayawan, aktivis dan seniman. Pentolan Kelompok Kampungan, Bram Makahekeum pun membuka pertunjukan tersebut dengan lagu-lagu andalanya seperti, Ratna, Bung Karno dan Janji Presiden.

Setelah itu ada orasi dari salah satu aktivis Orde Baru, Indro Cahyono. Dirinya memberikan orasi buatan mantan Pemimpin Dewan Mahasiswa, Hariman Siregar yang berjudul 'Gerakan Anak Muda dalam Keniscayaan Sejarah'.

Setelah ditunggu hampir satu jam lamanya, acara puncak-pun dipertunjukan. Ya, Iwan Fals yang berkolaborasi dengan Kelompok Kampungan menjadi puncak acara yang dinanti-nanti.

Dengan Membawa gitar dan memakai kaos berkerah, Iwan Fals langsung berduet dengan Bram Mahakeum. Iwan pun langsung menyanyikan lagu-lagu ciptaan Kelompok Kampungan.

Dirinya menggebrak dengan lagu melankolik, Arti Makna. Tak ayal, penonton yang sudah menanti langsung bergemuruh saat Iwan bergoyang di atas panggung.

Saat menyanyikan lagu kedua, Iwan melantunkan lagu Kontemplasi. Sebuah lagu yang sangat dalam dan penuh makna. Kharisma keduanya pun membuat lagu ini lebih beraura. Apalagi diikuti penampilan Big Band yang luar biasa.

Setelah melakukan drama dengan Kelompok Kampungan. Iwan Fals dan Bram pun menutup acara tersebut. Walau begitu hari ini, Rabu (28/10) penonton masih akan tetap bisa melihat penampilan Iwan Fals dan Kelompok Kampungan. Disertai penampilan dari Radhar Panca Dahana. (Rky)

Baca juga:

  1. Diam-Diam Iwan Fals Penggemar 'Kelompok Kampungan'
  2. Iwan Fals dan Sejumlah Tokoh Nasional Ucapkan Selamat Hari Santri
  3. Iwan Fals Ingin Berikan Inspirasi Tentang Pendidikan
  4. Isyana Sarasvati Mimpikan Duet Bareng Iwan Fals
  5. Iwan Fals Sukses Hentakkan Panggung HUT MNCTV
#Musik #Iwan Fals
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
Dialog Dini Hari menghadirkan album terbaru 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi' berisi delapan lagu, lahir dari perubahan, kehilangan, dan pencarian rasa rumah.
Ananda Dimas Prasetya - 30 menit lalu
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
ShowBiz
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
D’MASIV kembali dengan single terbaru 'Till We’re Old', yang mengangkat kisah cinta, komitmen, dan keinginan untuk terus bersama hingga usia senja.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 20 menit lalu
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
ShowBiz
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
Joyland Sessions 2026 digelar 28–29 November di GBK City Park, Jakarta. Ada 16 penampil dari 7 negara, termasuk Slowdive dan Caribou.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 46 menit lalu
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
ShowBiz
8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026
Synchronize Fest 2026 memasuki tahun ke-11 dengan delapan panggung, kurasi musik beragam, serta penampil lintas genre dan generasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026
ShowBiz
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Tove Lo merilis album studio keenam, ESTRUS. Berisi 13 lagu electro-pop, album ini mengeksplorasi hasrat, keraguan, kebebasan, dan emosi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Dunia
Oasis Ambil Jalur Hukum Hentikan Penjualan Rekaman yang belum Pernah Didengar
Rekaman tersebut dikumpulkan teknisi suara Oasis, Huw Richards, yang bekerja bersama band ini sejak perilisan album debut mereka 'Definitely, Maybe
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Oasis Ambil Jalur Hukum Hentikan Penjualan Rekaman yang belum Pernah Didengar
ShowBiz
Lewat 'Maju Satu Satu', Tsaqib Ungkap Rasa Takut dan Keberanian Menyambut Babak Baru
Tsaqib memperkenalkan single 'Maju Satu Satu', lagu personal tentang rasa cemas, keberanian, ketidakpastian, dan persiapannya menjadi seorang ayah.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Lewat 'Maju Satu Satu', Tsaqib Ungkap Rasa Takut dan Keberanian Menyambut Babak Baru
ShowBiz
Masuki Tahun ke-11, Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Musik hingga Gerakan Lingkungan
Synchronize Fest 2026 memasuki tahun ke-11 dengan tema “It’s Not Just a Festival, It’s a Movement” pada 16-18 Oktober di Gambir Expo Kemayoran.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Masuki Tahun ke-11, Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Musik hingga Gerakan Lingkungan
ShowBiz
Memorabilia Agnez Mo kini Dipajang Permanen di Hard Rock Hollywood
Koleksi tersebut ditempatkan berdampingan dengan memorabilia sejumlah musisi legendaris dunia, termasuk Michael Jackson.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Memorabilia Agnez Mo kini Dipajang Permanen di Hard Rock Hollywood
ShowBiz
'Roulette', Cara BAHA Menerjemahkan Ketidakpastian Hidup lewat Musik
Mengibaratkan kehidupan seperti permainan roulette, terus berputar tanpa pernah memberi kepastian mengenai kapan atau di mana putaran itu akan berhenti.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
'Roulette', Cara BAHA Menerjemahkan Ketidakpastian Hidup lewat Musik
Bagikan