Skenario Keajaiban atau Kiamat Lebih Cepat Buat Messi dan Argentina

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Jumat, 22 Juni 2018
Skenario Keajaiban atau Kiamat Lebih Cepat Buat Messi dan Argentina

Lionel Messi, bintang Argentina. Foto: Reuters/Antara

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kejutan kembali terjadi di Piala Dunia Rusia 2018, Timnas Argentina takluk 0-3 dari Kroasia pada laga kedua Grup D di Stadion Nizhny Novgorod, Jumat (22/6) dini hari WIB. Kekalahan ini membuat posisi Lionel Messi dan kawan-kawan di ujung tanduk pulang lebih cepat tidak lolos ke babak 16 besar.

Argentina kini menduduki posisi 3 di klasemen sementara Grup D dengan skor 1, satu tingkat di atas Nigeria yang belum meraih poin tetapi masih belum menjalani laga kedua melawan Islandia malam nanti. Urutan teratas Kroasia yang telah memenangkan dua pertandingan melawan Nigeria (2-0) dan Argentina sekaligus mengamankan tiket lolos ke 16 besar.

argentina
Kiper Argentina Cabalero yang gagal menyelamatkan gawangnya dari serangan Kroasia. (FIFA.com)

Islandia yang berbagi skor 1-1 lawan Argentina di laga pertama grup berada di posisi kedua dengan poin 1. Namun, wakil Eropa itu berpeluang besar mendulang poin di laga kedua menghadapi tim terlemah Grup D, Nigeria, malam nanti. Jika Islandia menang, artinya bakal memiliki 4 poin, sekaligus membuat Argentina semakin pasti pulang kampung lebih cepat.

Skenario Nigeria Kalahkan Islandia

Timnas Islandia berhasil lolos Piala Dunia 2018. (k-vision.tv)

Argentina tentu mengharapkan keajaiban Nigeria bisa mengalahkan Islandia. Meski Nigeria menang, bukan berarti posisi Argentina aman. Pasalnya, Nigeria bakal menanggok 3 poin dan naik ke urutan kedua. Apalagi, kedua tim akan bertemu di laga terakhir grup yang bakal menjadi pertarungan hidup mati. Jika Nigeria minimal bisa meraih satu poin alias seri, otomatis langsung memulangkan Argentina.

Biarpun misalkan menang, Lionel Messi masih harus menggantungkan nasib terhadap hasil laga terakhir antara Kroasia lawan Islandia. Kemenangan bagi Islandia berarti kiamat buat Argentina. Tim Tango lagi-lagi hanya bisa berharap Islandia seri atau kalah di tangan Kroasia.

Skenario yang bakal membawa Messi dkk lolos dari lubang jarum, dengan perolehan poin terakhir grup, Krosia 9 (7 jika seri lawan Islandia), Argentina 4, Nigeria 3, Islandia 1 (2 jika seri). Itupun lagi-lagi patut dicatat, kita berandai-andai Argentina mampu menekuk Nigeria di laga terakhir grup.

Peluang Tipis, Tapi Masih Ada

kiper
Aksi Kiper Islandia Hannes Thor Halldorsson menggagalkan Penalti Lionel Messi. (FIFA)

Jika Islandia menang melawan Nigeria malam nanti sama saja kiamat semakin dekat buat Argentina. Peluang juara dunia dua kali itu kian tipis dengan berharap Kroasia bisa menekuk Islandia dengan skor besar minimal selisih di atas dua gol. Argentina sendiri juga harus menang besar melawan Nigeria dengan selisih torehan gol minimal di 4, atau harus di atas skor kekalahan mereka dari Kroasia 3-0.

Skenario ini akan berujung dengan urutan klasemen, Kroasia di urutan pertama dengan poin 9. Nigeria posisi buncit tanpa poin sama sekali. Sedangkan, Argentina dan Islandia berbagi poin sama 4 dengan penentuan siapa yang lolos berdasarkan selisih gol di antara keduannya. Namun, semua skenario ini bakal buyar jika Islandia minimal berhasil meraih hasil seri dengan Kroasia di laga terakhir.

Pilihan Terakhir, Pasrah Saja

Messi
Lionel Messi, bintang Argentina. Foto: Reuters/Antara

Apapun skenarionya, peluang Messi dan kawan-kawan memang terjal untuk lolos dari Grup D. Butuh keberuntungan dan keajaiban luar biasa. Maaf, mungkin sudah saatnya bagi para pendukung tim Tango untuk mempersiapkan diri menerima kedatangan kiamat lebih cepat, pulang lebih cepat dari Rusia. Apalagi jika nanti malam Islandia bisa menekuk Nigeria dengan selisih skor di atas 3 gol. Yang artinya sama juga dengan mengucapkan, "Sayonara Tim Tanggo." (*)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me
Bagikan